Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

"Rasa Cinta" Sehari Bersamanya : Pada Suatu Waktu - @arievrahman

with Leave a Comment
Selalu ada "rahasia" di balik tulisan-tulisan Ariev Rahman. Kali ini aku akan menuliskan review tentang Sehari Bersamanya : Pada Suatu Waktu di kumcer Rasa Cintapasti ada pada makhluk yang bernyawa terbitan Bukune.


Rasa Cinta
Rasa Cinta, Manis, Asam, dan... Asin (?)
Sehari Bersamanya.

Kisah ini menceritakan tentang Leo dan Alena yang sedang dilanda asmara. Namun saat ini jarak, ruang, waktu, dan keadaan menjadikan mereka berbeda, kecuali Rasa Cinta

Leo, dulu pada pertengahan 2008 dia masih berstatus sebagai Mahasiswa di salah satu Universitas di Semarang, dan dia juga menjalin cinta dengan gadis yang bernama Alena. 

26 Desember 2009. Leo kembali mengunjungi Semarang untuk menghadiri acara keluarganya. Iya, itu adalah acara sunatan Om-nya (?) begitulah, kegaringan sang penulis memang random sekali. Sebelumnya pada bulan Agustus 2009 Leo juga sempat berkunjung ke sana, entah dengan dalih keperluan apa, tapi yang jelas sore itu dia berpelukan dengan Alena di sebuah stasiun kereta api, tututuuuuut.. Pelukan untuk sebuah perpisahan. Pesan teks masuk ke telepon genggam Alena, isi pesan tersebut adalah ajakan Leo untuk bertemu dengan Alena di warung kecil loenpia yang menjadi tempat alternatif Leo dan Alena ketika mereka bingung dan sudah tidak tahu harus  kemana. Dan..  Ternyata, selain warung kecil itu mereka juga kadang mengisi ketidak jelasannya dengan mengunjungi kamar kos Leo yang berdebu dan fikiran negatifku hilang setelah tau kalo untuk menunggu jam kuliah dan sekedar bercengkrama dengan pemiliknya yang penuh dengan canda.

27 Desember 2009. Sebuah pertemuan setelah perpisahan, mereka bernostalgia di warung kecil loenpia yang penuh kenangan, dengan membawa rasa yang masih sama, Rasa Cinta. Pertemuan itu berakhir dengan ciuman Leo dan Alena di antara penuhnya bioskop.

Malam di stasiun kereta.
"Salam buat istri kamu." *ini, Alena*
"Baik-baik di sini sama suami kamu. Titip anak kita, ya." *ini, Leo*
"..............................................." *dan ini, Aku*


"Pada Suatu Waktu"

Pada suartu waktu, mungkin kita akan bertemu di kedai kopi sederhana ini.
Aku dengan secangkir coffe latte, dan kamu memesan cinnamon cake favorite kamu.
Aku akan meminta kamu bercerita tentang hari-hari dulu dan sekarang.
Lalu, kamu bisa memperhatikan aku menuliskannya dalam beberapa lembar kertas elektronik.
Tentang cinta yang berakhir karna Tuhan yang tak sama,
juga tentang restu orang tua yang tak kunjung tiba.
Kamu, apakah bahagia sekarang?
Aku, masih menganggap kamu sebagai bahagiaku
Kita, seharusnya bisa lebih bahagia sekarang.
Pada suartu waktu, mungkin kita akan bertemu di kedai kopi sederhana ini.
Aku dengan istriku, dan kamu akan membawa anak kita bersama suami kamu.

[Untuk Alena di sebuah kedai kopi sederhana]
-LEO-

0 Komentar:

Post a Comment

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com