Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

"Surat Cinta" atau Ucapan Selamat Ulang Tahun? Ah, Sudahlah..

with 2 comments

#30HariMenulisSuratCinta


Aku jatuh cinta..


Bukan seperti.. "aku cinta kamu", "I love you" ataupun "ana ukhibbuka". Agak terdengar aneh, aku jatuh cinta pada tulisan-tulisan di catatan elektronikmu. Kamu, seseorang yang aku tidak tau siapa, bagaimana dan seperti apa?

Semua berawal dari #GembritAward2013..

Aku menemukan nama @arievrahman di antara nominator #GembritAward2013 ajang penghargaan sekaligus seru-seruan yang di-ada-in sama akun @gembrit di Twitter. Duh, kemaren sore banget ya, mas. Tapi, yasudahlah.. Saat itu kamu masuk dalam nominasi Best Traveler, aku agak ragu sih buat milih kamu, karna aku gak tahu, Ariev Rahman itu siapa? Yang mana? Yang aku tahu, di TL itu ya cuma @aMrazing yang selalu dan suka update-update masalah travelingnya, gitu. Kalo kata pepatah kan "Tak Kenal Maka Tak Kenal" *lah* jadi aku klik username kamu, aku baca bio kamu, dan aku lihat link backpackstory.me di sana. Aku klik link yang bertuliskan bacpackstory.me tersebut. Masuklah aku ke dalam duniamu, catatan elektronikmu. Kemudian, dengan yakin aku memilihmu sebagai Best Traveler di #GembritAward2013. Dan kamu menang. Memang bukan apa-apa sih, mas. Tapi ada rasa bahagia tersendiri ketika aku mempercayakan sesuatu pada orang yang tepat. Dan itu kamu mas.... *run-run small*

Tentang Kamu..

Setelah berakhirnya ajang penghargaan itu, berhari-hari aku kepo-in kamu. Aku terus menelusuri semua hal yang berhubungan denganmu, mulai dari siapa kamu, yang aku tau dari kicaun beberapa selebtwit, kamu juga seorang penulis, aku melacak buku-buku apa saja yang sudah kamu tulis, dan alhamdulillah aku sudah memiliki beberapa buku hasil karyamu, salah satunya Kumcer Rasa Cinta yang di sana ada beberapa nama penulis yang bersanding dengan namamu, tapi cuma cerpen-cerpenmu yang berhasil membuatku bolak-balik berkata "HAH?" dengan kekagetan yang mendebarkan jantung. *ini, gak berlebihan, kan?*. Dari mana asalmu, yang ternyata kita sama-sama orang jawa dan kabupaten kita tetanggaan, *ciegitu* aku merasa jarak kita terasa semakin dekat, berharap suatu waktu bisa ketemu langsung sama kamu dan mencubit gemes pipi kanan-kirimu, mas. *ngetik sambil remes-remes kertas* Kerja di bidang apakah kamu, orang pajak seringkali membuat ribet pekerjaanku loh, mas. Percaya deh, Itu gak termasuk kamu kok, mas. Sumpah... Jaman sekarang ini, apa saja kurang afdhol rasanya kalo gak dicari tau kebenarannya, mas. *uopoiki* dan kebenaran yang paling membuatku senang adalah ketika aku tau kalo kita mempercayai Tuhan yang sama *lebaydeh*. Entah kenapa ada nilai plus tersendiri ketika aku tau kalo kamu beragama Islam. Terdengar aneh kan, mas? tapi, memang begitulah. Aku masih ingat balasan mention pertamaku dari kamu pas aku ngucapin selamat atas kemenanganmu di #GembritAward2013. Aku agak terkejut sih, soalnya kebanyakan nih yaaa.. Selebtwit itu jarang ada yang mau balas mention dari followernya, follower baru, lagi. Dan dari situ aku menyimpulkan sendiri, kalo kamu itu orangnya ramah, tamah, baik hati dan tidak sombong, rajin sholat serta mengaji. Bener gak, yang ini? Ohiya.. Ada lagi. Rejekimu itu pasti spesial mukjizat dari Allah SWT, masak kalo ikut kuis selalu deh, menang lagi, menang lagi. Hmmh.. Jangan-jangan terjadi adanya konspirasi nih.. Tapi, lancar terus deh, mas buat semua-muanya. Amin.

Ada Bahagia Dalam Setiap Catatan Elektronikmu.

Mamacation, di sana aku bisa memahami betapa kamu sangat menyayangi, menghormati dan menjaga perasaan ibumu, mas. Mengajaknya berlibur, membahagiakannya, menghadirkan senyum dan tawa yang menghiasi wajah cantiknya. Ah, tapi sungguh aku tidak bisa membayangkan betapa bahagia perasaan ibumu, dan betapa bangganya ibumu memiliki anak seperti kamu, mas. Aku baca satu demi satu tulisan-tulisan di catatan elektronikmu. Sampai pada akhirnya aku melihat solusi kencan murah di Museum Nasional, itu adalah tulisan favoritku, di dalamnya aku menemukan kebahagiaan, pengetahuan dan pengalaman yang kamu susun dengan sangat rapih, konyol dan tentunya sama sekali tidak membuatku merasa bosan ketika membacanya. Ikut seneng, ketika aku tahu bahwa kamu dimiliki oleh seorang good girl with a good quality, dan yang tak biasa adalah dia memanggilmu MARJI karna kamu mirip Narji, bener gak sih, mas? hahaaa. Ehem.. Mau lanjut baca kan, mas? Please.. Mau yah... Oke, lanjut. Tau gak sih, mas. Postingan terakhir yang aku baca dan yang menyatakan bahwa kalian berdua adalah The LDR Survivor itu super duper bikin ENVY!! Tulisan-tulisan di catatan elektronikmu itu seakan menyebarkan virus-virus di kepalaku, mas. Entah, aku tidak tahu apa nama virus itu. Tapi aku berfikir kalau mereka itu sepertinya memiliki suara dan membisikkan kata "Ayo menulislah! Lihat keberhasilanku! Belajar, kamu pasti bisa menulis dengan baik!" padaku, kalo bisa sih, virusnya gak nularin keinginan menulisnya doang, sekalian sukses menulis dengan baiknya, juga boleh. Amin.. Hmmh.. Memang tidak akan ada habisnya kalau aku terus membahas tentang semua tulisan-tulisan di catatan elektronikmu itu, mas.

"Surat yang jauh dari kata Cinta"

Baiklah, akhirnya selesai juga tulisan "Surat yang jauh dari kata Cinta" ini buatmu. Setelah berfikir keras, aku harus mengawali tulisan ini dari mana. Dan hasilnya.. Tadaaaa.. Ini adalah tulisan terpanjang di blog yang baru aku buat awal Januari 2014 lalu, jadi mohon maklum ya mas kalo tulisannya masih berantakan. *banget* Ini bisa jadi bukti nih, Betapa kamu sangat mendatangkan inspirasi, mimpi apa aku bisa nulis surat buat kamu ambadawa seperti ini *ambadawa itu istilah dari guru sejarahku yang artinya panjang lebar, mas*. Aku sengaja ngirimin surat ini di tanggal 14 Februari 2014, tepat pada hari ulang tahunmu, mas. Mungkin bisa sekaligus dijadikan sebagai kado di hari ulang tahunmu. Ah, terlalu tidak penting sekali ya, mas. Masak "Surat yang jauh dari kata Cinta" yang tidak keren, tidak bagus dan membosankan ini, bisa dianggap sebagai kado ulang tahun. Gak mungkin, kan? Eh, tapi berhari-hari sebelum datangnya tanggal 14 tanganku udah gatel banget pengin ngirimin surat ini loh, mas. Habisnya baru awal bulan Februari aja Surat Cinta buat kamu udah banyak banget. Hmmh.. Tapi aku kan penyabar, jadilah "Surat yang jauh dari kata Cinta" sampai di tab mentionmu hari ini.


And, Last But Not Least..


Selamat Ulang Tahun. Aku mendo'akan semua yang terbaik untukmu, mas.


Selamat Hari Kasih Sayang. Sini, sini.. Bagi cokelatnyaaah! *abaikan*


dan.......


Selamat Membaca "Surat yang jauh dari kata Cinta" ini.

Terima kasih, sudah menyempatkan diri untuk membaca "Surat yang jauh dari kata Cinta" ini.

Salam Hangat Dariku,



Pengagum, Penikmat dan Pecinta Setiap Rangkaian Katamu

2 comments:

  1. Uwuwuwu, balas gak yaaa ~

    Ah, terima kasih Elisa sudah menyempatkan dan merepotkan diri untuk membuat surat ini. Really appreciated that! :')

    Dan, semoga lekas sembuh!

    ReplyDelete
  2. *balas. balas. balas* *loncat-loncat ala cheerleader*

    Ah, sama sekali tidak repot, kok, mas. Terima kasih.

    Alhamdulillah, sudah sembuh, mas.

    ReplyDelete

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com