Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Arisan Link: Tips Menuju Puncak Bersama Anak-anak

with 3 comments

Bepergian dengan anak seringkali dibutuhkan tenaga sekaligus persiapan perlengkapan ekstra, tentunya dengan tetap menyesuaikan tempat yang menjadi tujuan seperti apa. Mendaki gunung adalah salah satu destinasi wisata outdoor yang ingin saya lakukan bersama pasukan alit saya. Selain untuk menunjukkan bagaimana indahnya alam Indonesia, kegiatan tersebut juga bisa melatih kesabaran dan kegigihan mereka.

Tapi.. kalau ingat kejadian-kejadian yang sering diberitakan mengenai pendaki, kegiatan tersebut seakan identik dengan medan yang "berbahaya", harus menaiki jalanan yang menanjak, belum lagi kalau kondisi jalannya terjal, licin, dan lain sebagainya. Rasanya kurang sesuai kalau harus ngajak bocil buat melakukan kegiatan outdoor tersebut. Lah, menghadapi masalah jalan saja sudah bikin pusing, gimana mau ngajak bocil coba? Tapi, meskipun realisasinya belum bisa terwujud, adakalanya saya kepo dan akhirnya ngubek google buat baca-baca pengalaman mereka yang pernah naik gunung dan mengajak pasukan alitnya.


Adalah Blog Jalanjalankenai milik Mbak Myra Anastasia yang berhasil memberikan tips apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum mendaki gunung. Saya yang tahu banget kalau Mbak Myra merupakan salah satu travel blogger ngehits dijajarannya, tentunya sangat tertarik dan ingin tahu perlengkapan seperti apa yang dia siapkan sampai tiap kali jalan-jalan dengan ramai dan senangnya mengajak anak-anaknya. Berikut tips dari Mbak Myra mengenai perlengkapan yang harus disiapkan untuk mendaki gunung bersama anak;

Kondisi yang Fit

Yak, bener banget. Kondisi tubuh adalah kunci utama kalau kita mau jalan-jalan, apalagi kalau tujuannya outdoor yang notabene membutuhkan stamina kuat. Untuk menjaga kondisi tetap fit, tentunya kita harus memperhatikan konsumsi makanan dan minuman kita, salah satu yang disarankan Mbak Myra adalah meminum air jahe. Air jahe sendiri memang memiliki manfaat untuk mengobati penyakit ringan seperti yang sering dialami orang-orang pada umumnya, yakni flu dan batuk. Mendaki gunung kan biasanya cuacanya sejuk, kan, ya. Jadi bisalah air jahe dimasukkan salah satu solusi sebelum menuju puncak.

Perlengkapan yang Siap Sedia

Nah, biasanya orang bepergian kan riweuh banget kalau mau packing, apalagi emak-emak, segala rasanya mau diangkut saja, gitu. Di sini kita harus bisa menyesuaikan alat apa saja yang wajib dibawa, bukan apa sih, ya, ini kan medannya naik-turun, kalau segala macam alat dibawa, bisa linu-linu itu pundak. Sebelum memasukkan peralatan yang akan dibawa, ada baiknya kita sudah melakukan cek-ricek kondisi alat-alat tersebut, perlu dibersihkan kah, diperbaiki atau diperbaharui, agar perjalanan menjadi nyaman tanpa memikirkan peralatan yang tiba-tiba ngambek di jalan.

Cek Rute, Penginapan, dan Porter

Jalan menuju puncak itu kadang sama rumitnya dengan jalan menuju hatimu #skip. Jadi, jauh hari sebelum mendaki, akan lebih baik kita mengumpulkan info mengenai situasi dan kondisi gunung yang menjadi tujuan, apakah dalam situasi/kondisi aman untuk mendaki atau nggak, selain itu kita juga harus menyiapkan akomodasi yang dibutuhkan selama di sana, yakali sudah siap naik ke puncak masih harus cari-cari penginapan, atau nyasar-nyasar dulu baru cek rute. Porter, bagi pendaki yang mengajak serta anak-anak, porter akan sangat membantu dalam pengangkutan barang, kasihan juga bocil, sudah capek naik jalanan yang menanjak, eh, bawa ransel yang lumayan berat pula. Selain itu dengan memanfaatkan layanan porter, kita juga bisa lebih menghemat tenaga.

Air Mineral dan Camilan yang Menyehatkan

Air mineral adalah salah satu kebutuhan yang wajib dibawa ketika akan mendaki. Selain itu, camilan kesukaan anak-anak pun jangan sampai ketinggalan, antisipasi saja, sih, kalau bocil sudah merasa kelelahan, camilan kesukaan bisa jadi sedikit penyemangat untuk mencapai puncak. Untuk makanan yang dapat menambah tenaga bisa membawa makanan seperti madu sachet atau cokelat, sebagai pengganti konsumsi buah-buahan yang mungkin nggak bisa tahan lama.

Nah, beberapa poin di atas adalah tips yang berhasil saya peroleh dari blog Jalan Jalan Kenai tentunya ada beberapa poin lagi yang nggak saya cantumkan di tulisan kali ini. Selain tips mendaki gunung bersama anak-anak, dalam blog tersebut juga terdapat beragam tips traveling lainnya.

Meski saya belum bisa mewujudkan keinginan ntuk menuju puncak bersama pasukan alit saya, dengan menulis ini semoga hal tersebut bisa segera terealisasi. Yakali.. Namanya juga sedikit usaha. XD

Sincerely,









3 comments:

  1. Kapan yaa bisa bawa anak-anak naik gunung?

    ReplyDelete
  2. semoga bisa tereaisasi jalan-jalan bersama pasukannya. Terima kasih banyak untuk tulisannya :)

    ReplyDelete

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com