Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger

with 26 comments
Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger
Kalau dulu, motivasi utama saya ngeblog adalah agar bisa berbagi dan mengabadikan sedikit pengalaman serta pengetahuan melalui hobi menulis saya. Yang saya tahu hanya menulis, menulis, dan menulis. Tapi, semakin ke sini, semakin banyak pengetahuan yang saya peroleh dari hobi ngeblog yang saya jalani. Salah satunya adalah istilah personal branding. Ketika blogger lain ramai membicarakan personal branding melalui self packaging yang menjadi ciri khas blog-nya, blog saya masih berada pada masa pubertas; labil dan nggak jelas "identitasnya".

Lifestyle Blogger, salah satu istilah yang menjadi pelarian ketika saya -- dan beberapa blogger lain -- masih belum menemukan tema yang sesuai, atau lebih tepatnya masih belum bisa setia dengan hanya satu tema saja. Kalau identitasnya saja belum jelas, bagaimana bisa orang mengenal blog tersebut? Sejauh ini, blog yang memiliki identitas jelas lah, yang akan dengan mudah dikenal orang. Ketika blog menentukan tema jalan-jalan maka si empunya akan dikenal sebagai seorang yang hobi traveling, begitupun beauty blogger, parenting, dan tema-tema spesifik lainnya.

Lalu bagaimana kabar blogger yang mengaku sebagai lifestyle blogger dan konten blognya cenderung gado-gado? Susah dong, ya, kalau mau menjual diri? #halah. Belajar dari beberapa artikel yang mengulas tentang personal branding, ada beberapa cara/konsep yang meskipun seorang blogger berada di bawah naungan label "Lifestyle Blogger" tapi dia tetap bisa mem-branding blog-nya dengan mudah. Konsep seperti apakah itu?

Penamaan Label yang Sesuai dengan Tulisan
Dengan menentukan nama label yang sesuai dengan tulisan, akan mempermudah pembaca ketika ingin mencari info lain yang masih memiliki kesamaan tema dengan tulisan yang sudah dibaca sebelumnya. Selain itu, dengan adanya label tersebut bisa menandakan bahwa blog kita membahas konten dengan tema sesuai nama label. Jadi sewaktu-waktu kalau ada pengunjung lama yang membutuhkan info mengenai KPR misalnya, dia bisa langsung membuka blog kita dan melihat artikel dengan label KPR tersebut.

Menerapkan Tema Posting Mingguan/Bulanan
Kalau memilih satu tema saja masih takut nggak bisa konsisten, mungkin bisa dimulai dengan menentukan tema mingguan/bulanan. Jadi paling enggak, pembaca bisa memberi sedikit perhatian pada blog kita melalui tema mingguan/bulanan tersebut. Saya belum menerapkan konsep ini, sih, tapi dari beberapa teman blogger ada yang menggunakan konsep tersebut dan saya sendiri beberapa kali mengunjungi blog tersebut karena tema bulanannya.

Desain Simple dan Warna Template yang Soft
Desain menarik dan warna kalem bisa menjadikan pembaca rileks dan nyaman, tahu sendiri, kan, sesuatu yang nyaman itu susah buat ditinggalkan #apeu. Desain dan warna template blog juga akan menjadi ciri khas yang bisa menghadirkan kesan tersendiri bagi pembaca.

Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger

Memaksimalkan Fungsi Media Sosial.
Selain ketiga poin di atas, yang terakhir adalah mempromosikan tulisan melalui media sosial. Membagikan artikel di blog ke media sosial adalah cara paling mudah dalam mendukung konsep personal branding yang saya sebutkan di atas. Dengan begitu orang akan tahu seperti apa blog yang kita kelola serta apa saja "produk" yang ada di dalamnya.

Sependek pengetahuan saya, keempat konsep tersebut mungkin bisa diterapkan dalam membangun personal branding bagi blogger yang mengusung tema lifestyle pada blog-nya. Karena kesuksesan sebuah blog itu tergantung bagaimana seorang blogger mengemas produknya, tentunya akan ada lebih banyak ragam cara lagi yang diterapkan blogger untuk mencapai sukses tersebut.

Sincerely,

Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger


26 comments:

  1. Desain Simple dan Warna Template yang Soft, setuju. Blog konten campur bisa menggunakan trik template khas pemiliknya. Satu tambahan yang bisa menjadi branding untuk blog konten campuran bisa memakai tata bahasa khas daerah. Misal memakai bahasa Jawa Kromo Alus... Pastinya, apapun konten blog selama terus dikembangkan pasti akan melekat di pembacanya. Keep writing. @ge1212y

    ReplyDelete
  2. Pernah saya mencoba membuat tema mingguan, tapi ga kuat ternyata. hehe :)

    ReplyDelete
  3. Hai mba Elisa! Bermanfaat sekali ilmunya, akupun awalnya fokus ke food tapi lambat laun ada hal-hal yang mau aku share di blog seperti kesehatan dan hobi lainku. Setuju mba klo harus bgt bikin tema mingguan, tp aku masih susah nih yg ini karena masih mood-moodan hehe

    ReplyDelete
  4. Postingnya maish angot2an nih Mbak. Kalau pas selo ya seminggu bisa dua kali. Kalau di dunia nyata lagi nuntut ekstra ya seminggu sekali itu sudah jos banget. Hihi.

    ReplyDelete
  5. Sebagai blogger newbie aku baru kepikiran deh mbak kalau bikin tematik mingguan gitu. It's nice to try deh kayaknya. Hehehe. Thank you banget mbak atas sharing nya. Berguna banget dan harus banget menajamkan personal branding di blog!

    ReplyDelete
  6. Sepertinya saya pun adalah Lifestyle Blogger yang punya banyak tema yang bisa dituliskan

    ReplyDelete
  7. Cocok nih buat saya yang blognya gado-gado gak jelas, hehehe. Trims mbk

    ReplyDelete
  8. Saling berkunjung ke blogger lain juga meningkatkan personal branding dan silaturahmi sesama penggiat blog

    ReplyDelete
  9. Iya juga ya, blog aku aja masih gado-gado, tp lebih dikenal dengan nama food blogger :|

    ReplyDelete
  10. Aku masih aduk2an.. Tapi lbh banyak ngebahas makanan dan jalan-jalan. Makasih infonya mbak.. Kayaknya tema mingguan boleh juga nih

    ReplyDelete
  11. Wahh, jujur saya belum berani menerapkan tema mingguan. Tapi menarik juga untuk dicoba. Terutama jika ingin membranding diri sbg profesional blogger. Hehe.

    ReplyDelete
  12. Wahh, jujur saya belum berani menerapkan tema mingguan. Tapi menarik juga untuk dicoba. Terutama jika ingin membranding diri sbg profesional blogger. Hehe.

    ReplyDelete
  13. Point nomer 4 memang bisa membangun personal branding, namun aku belum bisa maksimalkan, dengan alasan malu, karena tulisanku masuh jelek.
    Jadi takut dibully..

    ReplyDelete
  14. Aku udah sedikit mempersimpel desain blog, lho. Sepertinya ide bulanan gitu cukup menarik, deh. #TFS, Elisa ;)

    ReplyDelete
  15. Makasih kak Elisa tipsnya, kuakan catat dan berusaha menerapkannya hehehe.

    ReplyDelete
  16. Setuju banget dah. Tapi yang namanya membangun personal branding memang butuh perjuangan yangbluar biasa dan berdarah darah. Mulai dari bawah sampe dikenal sungguh luar biasa.

    ReplyDelete
  17. saya juga temanya lifestyle mbak, hehe. lagi belajar konsisten dan menikmati proses, jadi nanti branding harapannya bisa nempel seiring waktu

    ReplyDelete
  18. Saya sih Yes dengan blog gado-gado dan belum belum ada niat jadi blog niche... palingan ada sih yg niche di genre sastra tapi jarang banget diupdate :D

    ReplyDelete
  19. Makasih ilmunya, Mbak.
    Aku pun awalnya niat jadi travel blogger, tapi akhirnya malah jadi gado-gado, dan mulai ngaku-ngaku lifestyle blogger deh.

    ReplyDelete
  20. Dari dulu pengin ganti theme yang bagus dan lebih khas, tapi belum sempet2. :(

    ReplyDelete
  21. Apapun niche blognya, yang penting sering posting artikel yang menarik dan bermanfaat tentunya udah pas buat aku hehe

    ReplyDelete
  22. hehe aku nih ngeblognya angot-angotan, pdhl di kepala sdh byk ide yg pengen ditulis.. pfff, malesnya lg kumat, gimana mau bangun nih personal brandingnya.. oke lah, stl baca tulisan mbak.. kudu semangaat

    ReplyDelete
  23. Ayoooo gunakan sosial.media utk meningkatkan performa personal branding yg konstruktif

    ReplyDelete
  24. Yang paling sering diterapin baru rajin share di medsos hehe dan lumayan sih hasilnya ketimbang nggak di apa-apain. Masih butuh bimbingan banyak buat ngeblog dan nerapin personal branding ini hehe. Makasih sharingnya kak El.

    ReplyDelete
  25. Suka amazing sama bloger yang mampu menetap di satu hati.
    Konsisten dengan jadwal posting, dan lain-lain.

    Sejauh ini,
    nulis adalah untuk mengalirkan rasa.

    Heehe...jadi pas lagi gatel nulis drama Korea, yaa...nulis.
    Tapi pas insaf, nulis parenting lagi.

    Hiihi...emak (masih) galau.

    ReplyDelete
  26. gimana yng nasib gado2 ya blognya...

    ReplyDelete

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com