Personal Blog, Lifestyle, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

ZenCore; Senyata-nyata "Jalaran Tresno Soko Kulino"

with 5 comments
ZenCore


Halo Buibu yang setiap hari harus siap siaga memantau anak-anak selama PJJ alias Pelajaran Jarak Jauh atau istilah kekiniannya sekolah online.. Masih sehat jiwa dan raga, kah? Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT ya, Buibu, biar bisa selalu ikut mendampingi perkembangan buah hati sekaligus dalam memahami puluhan materi sekolah yang diberikan selama PJJ.

Pilihan antara PJJ dan Sekolah tatap muka ini bagi saya sendiri bagai makan buah simalakama, pengennya sekolah segera kembali normal, masuk Senin sampai Jumat agar anak bisa mengikuti pelajaran dan menerima materi seperti biasa, tapi.. gimana dong keadaan masih seperti ini, malah bikin resah juga kalau dipaksa masuk sekolah. Terus kalau PJJ juga saya berasa kurang maksimal penyampaian materinya, jadi setiap kali Kakak yang sekarang ini ada di kelas 8 bilang "Mah.. Aku belum paham materinya ini, ngerjain tugasnya gimana, Mah?", biasanya kalau sudah begitu saya auto mikir buat cari materi tambahan di Google atau Youtube. 

Membuat Pas Foto Tanpa Harus ke Studio? Bisa Banget!

with 8 comments
Cara Cepat Edit Pas Foto Daftar Sekolah Lamaran Kerja SKCK dari Aplikasi Android

Jadi beberapa bulan yang lalu, waktu musim PPDB - Pendaftaran Peserta Didik Baru, Adik saya yang mulai masuk ke kelas 10 SMA mendadak banget butuh Pas Foto, padahal biasanya kalau habis lulusan sekolah kan sudah satu paket dapatnya, mulai dari buku kenangan, dokumen-dokumen kelulusan, dan ada Pas Foto dari sekolah lama juga. Tapi.. tau sendirikan, bagaimana sistem kelulusan sekolah di awal pandemi lalu? Semua serba terbatas, kegiatan sekolah diminimalisir, bahkan Ujian Akhir Nasional pun ditiadakan. Pokonya antara "senang" dan sedih menghadapi situasi seperti itu.

Nah.. karena kegiatan lain selain pelajaran sangat dibatasi, acara pengambilan foto kelulusan pun akhirnya dijadwal ulang, dan sayangnya waktu pendaftaran di sekolah baru hasil Pas Fotonya belum keluar. Jadi lah saya ikut mikir, gimana ya caranya bisa dapat pas foto dalam waktu 1 hari tanpa harus pemotretan dulu ke studio foto? Terus saya bilang ke adik "Udah pakai foto lama aja biar nanti tak edit background-nya sesuai syarat" pede banget bilang gitu padahal belum tentu hasilnya sesuai dengan yang dia inginkan XD. Tapi namanya juga usaha.. kan sah-sah aja segalanya dicoba asal dengan cara yang baik-baik kan..

Dan nemulah saya dokumen kelulusan dia waktu Madrasah yang di dalamnya ada pas foto menempel di lembar Ijazah nya. Saya scan pas fotonya diperbaiki sedikit dan akhirnya jadi. Tapi.. kadang mau diupayakan seperti apapun, kalau hasilnya nggak sesuai ekspektasi dia yaaa.. mau gimana lagi kan ya. Katanya sih fotonya udah jadul, udah beda sama dia yang sekarang, jadi mintanya yang ter-update. Ealah.. anak muda emang beda banget nggak sih, dikasih yang mudah eh.. nggak cocok juga, akhirnya tetep juga berangkat ke studio foto dengan resiko foto nggak bisa jadi cepet, kalau kepepet baru deh pakai yang sudah saya buat tadi -_-"

Nah.. karena sudah kepalang paham caranya bikin file pas foto pakai hp, jadi sekalian ini saya buatin tutorial bikin pas foto tanpa ribet harus datang ke studio foto juga. Berikut tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk edit pas foto dengan aplikasi HP (Di sini saya pakainya HP Android ya)

Tutorial Mudah Membuat Pas Foto dengan Aplikasi HP


Tutorial Membuat Pas Foto dengan Aplikasi HP Canva

- Pertama siapin dulu foto terbaik kamu, terserah mau pakai background apapun, mau di taman, di dapur, depan kamar mandi, pada akhirnya semua background bisa diatur.

- Selanjutnya pastikan kamu sudah punya aplikasi Canva di smartphone mu, atau bisa juga mengaksesnya melalui website canva.com. Tapi di sini saya bakal kasih tutorialnya yang versi smarphone ya...

- Kalau sudah pasang Canva, langsung masuk ke aplikasinya, dan membuat draft dengan meng-klik ikon (+) di pojok kanan bawah untuk membuat custom size. Jadi karena di Canva nggak ada ukuran pas foto langsung yang 2x3, 3x4, atau 4x6, kita bikinnya pakai custom size aja ya kakak-kakak.

- Setelah masuk ke laman custom size, sesuaikan ukuran pas foto yang ingin kamu pakai atau yang sedang kamu butuhkan. Untuk ukuranya bisa disesuaikan sendiri ya, terserah mau pakai yang cm, mm, inc, atau pixel. Kalau saya seringnya pakai pixel, sih..

Cara Membuat Ukuran Pas Foto dengan HP

- Ukuran draft canva sudah ditentukan dan siap dieksekusi, selanjutnya bisa klik icon (+) di pojok kiri bawah untuk menambahkan foto yang sudah disiapkan sebelumnya.

- Ketika foto sudah ter-upload di draft canva, bagi pengguna canva pro bisa langsung menggunakan fitur effects yang terdapat di dalamnya untuk menghapus background asli foto, tapi buat yang pakai canva gratis, bisa membaca cara membuat gambar JPG menjadi background transparan lebih dulu untuk menghapusnya. 

- Setelah background awal sudah berhasil dihapus, terakhir tinggal ganti warna background sesuai dengan yang di butuhkan.

Nih saya tambahin tutorial versi videonya biar makin greget..




Mudah dan simpel banget nggak, sih.. bisa dilakukan #DiRumahAja jadi aman meski ada PPKM, edit Pas Foto nya sambil rebahan juga bisa banget, nggak perlu capek-capek datang ke studio foto, toh zaman sekarang ini serba mengutamakan soft file, mau kirim berkas pendaftaran sekolah ataupun surat lamaran kerja, sekarang dikirimnya cukup lewat online saja. Jadi worth it banget kalau kamu mau praktikin tutorial membuat pas foto dengan hp ini, mau itu pas foto surat nikah, buat lamaran kerja, SKCK, atau buat yang lain. Semua bisa!!

Sekian tutorial singkat dari saya, semoga bermanfaat!! Dan.. Stay Safe, Stay Healthy buat semuanya. #Hug


Sincerely,











Beragam Keuntungan Melakukan Pemeriksaan Laboratorium Via Aido

with Leave a Comment
Keuntungan Melakukan Pemeriksaan Laboratorium Via Aido


Jika sudah berbicara mengenai penyakit memang tidak ada yang tahu kapan nantinya gangguan kesehatan tersebut akan menyerang dan juga apa jenisnya. Namun satu yang pasti bahwa memang setiap orang menginginkan tubuh yang sehat, karena kesehatan adalah harta yang paling mahal harganya dibandingkan dengan apapun. Serangkaian jenis pemeriksaan akan dilakukan untuk mendiagnosa sebuah penyakit. Umumnya dokter akan menyarankan pasiennya untuk melakukan tes laboratorium guna mendapatkan hasil diagnosa dan pastinya juga pengobatan secara tepat.

Mungkin banyak di antara Kamu yang pastinya sudah tahu bahwa untuk melakukan pemeriksaan ini sendiri ada serangkaian tahap yang harus dilalui, belum lagi dengan daftar antreannya yang cukup panjang. Sehingga terkadang harus sedia banyak waktu untuk hal tersebut. Namun sekarang tak perlu repot lagi karena Aido sendiri menyediakan fasilitas baru untuk pemeriksaan laboratoriumnya. Seperti yang diketahui bahwa Aido ini sendiri termasuk aplikasi yang menyediakan beragam layanan kesehatan secara online, bukan pasien yang harus datang ke rumah sakit, melainkan tenaga medis yang akan datang ke rumah, mulai dari perawat, dokter, fisiterapis sampai dengan layanan untuk lab sekalipun.

Tentunya ada banyak keuntungan yang bisa Kamu rasakan dengan melakukan pemeriksaan laboratorium via Aido ini, di antaranya adalah:

Praktis, layanan yang satu ini memang praktis digunakan, karena Kamu tinggal memilih jenis pemeriksaan yang diinginkan dan menentukan jadwal sesuai dengan waktu senggang. Nantinya akan ada petugas medis yang datang ke rumah sesuai dengan jadwal yang telah dipilih tersebut. Sangat praktis bukan jika dibandingkan dengan Kamu yang harus datang ke rumah sakit secara langsung.

Hemat waktu dan juga tenaga, selama ini untuk menikmati fasilitas atau layanan yang ada di rumah sakit memang tak dapat dipungkiri jika seandainya Kamu harus keluar banyak waktu maupun tenaga, belum dengan banyaknya antrian yang ada ditambah lagi jika seandainya lokasi rumah sakit tersebut juga jauh. Padahal tidak semua orang punya waktu luang, banyak di antaranya yang harus bekerja atau melakukan kegiatan lain. Aido Health ini dapat dipilih karena memungkinkan Kamu menghemat waktu maupun tenaga.

Lebih aman dan nyaman bagi yang sedang sakit, dengan adanya layanan yang datang ke rumah sebenarnya memungkinkan bagi pasien yang sedang sakit agar lebih merasa aman dan juga nyaman karena tak harus kesana kemari. Mengingat nantinya tenaga medis yang akan datang ke rumah Kamu langsung. apalagi di tengah kondisi pandemi virus Corona seperti sekarang ini memang fasilitas kesehatan menjadi tempat yang paling rawan untuk menularkan penyakit berbahaya tersebut, sehingga rumah adalah tempat paling aman.

Aido sudah bekerjasama dengan banyak rumah sakit berkualitas dan juga tenaga medis yang berpengalaman, sehingga nantinya kualitas layanan yang diberikan juga tidak asal-asalan, apalagi bagi masyarakat yang tengah sakit. Mereka tetap bisa mendapatkan fasilitas pemeriksaan terbaik meskipun hanya di rumah saja. Nantinya hasil juga akan langsung dikirim ke email pasien sesuai dengan layanan yang dipilih. Nantinya layanan berkesinambungan juga sudah ada rekam medis pasien yang tercatat di sana, sehingga akan lebih aman bagi Kamu.

Jadi tidak perlu ragu lagi untuk melakukan pemeriksaan laboratorium via Aido karena memang benar-benar sudah terpercaya dan berpengalaman. Ada banyak fasilitas kesehatan secara online yang bisa Kamu dapatkan di sini, jadi langsung saja download aplikasinya dan digunakan.

Review Aplikasi blu By BCA Digital

with 28 comments
Review Aplikasi blu

Industri digital kreatif saat ini sedang menjadi trend serta "lapak" yang menjanjikan sekaligus diminati banyak orang, khususnya milenials. Maklum, teknologi digital semakin canggih, jadi nggak ada salahnya memanfaatkan kesempatan yang ada. Bicara soal teknologi digital, selain industri kreatif, sekarang ini industri di sektor keuangan juga tampak bersaing dalam menyajikan inovasi baru dalam menyeimbangi kecanggihan tersebut, seperti toh.. dompet dan tabungan digital yang mulai muncul dan tersedia dalam berbagai macam pilihan.

Salah satu tabungan digital terbaru saat ini adalah blu by BCA Digital. Yup!! BCA Group sebagai perusahaan inovativ akhirnya ikut serta dalam meramaikan perkembangan industri keuangan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dan mengeluarkan Aplikasi tabungan digital yang memang sedang menjadi trend gaya hidup masa kini.

Nah kali ini saya bakal sedikit menulis tentang Review Aplikasi blu, aplikasi tabungan digital dengan warna cerah khas anak muda sebagai latar interface-nya, lebih tepatnya warna cyan, atau turquoise, ya? Pokoknya antara 2 warna itu lah, mirip soalnya ^^"

Sebelum melanjutkan Review Aplikasi blu ini, agar kamu nggak bingung karena cuma baca caranya tanpa praktik secara langsung, pastikan di smartphone sudah terpasang aplikasinya ya, atau kalau belum ada, bisa download aplikasinya di Play Store bagi pengguna Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bcadigital.blu. Dan untuk pengguna iPhone, kamu juga bisa cek di App Store:  https://apps.apple.com/us/app/blu-by-bca-digital/id1550237185

Seperti tabungan digital pada umumnya, sebelum menggunakannya kamu harus membuat akun terlebih dahulu dengan menyiapkan KTP serta NPWP (bagi yang sudah punya). Ssstt.. tenang blu by BCA Digital ini sudah terdaftar resmi di OJK kok, jadi nggak perlu khawatir, data diri yang masuk ke sistem pendaftaran pasti aman di tangan meraka. Ya.. sekelas BCA kan pasti tingkat sekuritasnya tinggi lah ya.

Untuk Review Aplikasi blu kali ini.. karena ini bener-bener merupakan Review Jujur Aplikasi blu dari saya, saya akan menuliskan secara menyeluruh tentang cara mendaftar di aplikasi tabungan digital tersebut, data apa aja yang perlu disiapkan dan dilengkapi, bagaimana dengan hanya membuka smartphone-mu sudah bisa mendapatkan nomor rekening yang bisa digunakan untuk transaksi, dan nilai plusnya adalah bluAccount kamu bisa aktivasi langsung setelah melakukan video call dengan haloblu (sebutan untuk customer service blu) tanpa harus bolak-balik isi formulir ke bank.

Jadi yang harus disiapkan untuk membuat akun di blu by BCA Digital adalah:

1. Nomor HP. Pastikan kamu memakai nomor aktif dan bukan nomor yang hanya digunakan untuk whatsapp-an aja, karena nanti blu akan mengirimkan kode OTP melalui SMS, dan.. pastikan juga ada saldo pulsa di nomor tersebut.
2. E-KTP. Untuk aplikasi blu by BCA Digital sendiri memiliki beberapa syarat yang nantinya akan dikonfirmasi melalui data dari E-KTP yang didaftarkan. Berikut beberapa syarat awal sebelum lebih lanjut mendaftar di blu;
   - Pemilik akun harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki E-KTP
   - Merupakan Warga Negara Indonesia, dan
   - Tidak memiliki kewajiban perpajakan di negara lain
Nah, pastikan sebelum klik lanjut, kamu sudah memenuhi ketiga syarat tersebut, Gaes.
3. NPWP. Sebenarnya ini opsional sih, tapi kalau memang sudah punya, mungkin lebih baik disiapkan aja, toh nanti bakal terdeteksi juga kalau kamu sebenarnya emang udah terdaftar sebagai wajib pajak.
4. Alamat Email, Password, dan PIN. Untuk keamanan ganda, kamu juga perlu menyiapkan ketiga poin tesebut secara teliti.
5. Yang terakhir nih, pastikan koneksi internetmu lancar jaya ~

Aplikasi Jujur Aplikasi blu

Setelah semua persiapan sudah lengkap, dan sudah memasukkan nomor HP yang akan dipakai, di tahap awal kamu akan masuk ke halaman email dan kode referral/voucher, nah untuk kode/voucher ini opsional kok, Gaes.. jadi bisa dikosongin aja. Setelah itu masukkan password dengan kriteria minimal 8 karakter dan terdiri dari huruf besar, kecil, simbol, serta angka.

Langkah selanjutnya adalah persiapan untuk mengambil gambar dari E-KTP dan juga swafoto atau bahasa kekiniannya "Selfie". Yang harus diperhatikan adalah.. ambil gambar E-KTP nya harus sejelas mungkin ya, karena pengisian data mulai dari Nomor Induk KTP, Nama, Alamat, dan Tanggal Lahir nantinya akan terdeteksi melalui hasil dari foto E-KTP tersebut. Simple banget nggak sih, jadi nggak perlu ketik-ketik buat isi data diri lagi. Setelah pengambilan gambar E-KTP beres, siapkan diri buat melengkapi data pengenalan wajah dengan mengambil foto selfie, saat pengambilan gambar wajah harus terlihat jelas, jadi masker dan yang pakai kacamata harus dilepas semua. Yang terakhir untuk kelengkapan data diri adalah dengan mengambil gambar NPWP. Seperti halnya pengambilan gambar E-KTP, gambar NPWP pun juga harus terlihat jelas, karena dengan hasil gambar tersebut blu akan mendeteksi data nomor pokok wajib pajak kamu. 
 
Setelah semua data diri beres selanjutnya kamu akan diarahkan ke halaman yang menghubungkan tabungan BCA dengan akun blu by BCA Digital, ini opsional juga sih, tapi karena saking excited-nya saya dengan Aplikasi blu by BCA Digital ini, saya langsung menghubungkan tabungan BCA saya ke blu, pikir saya pasti bakal efisien lagi kalau mau simpan atau perlu bayar sesuatu, apalagi di musim pandemi seperti ini kan.

Dan.. Karena selama ini setiap ada job dari blog, benefitnya selalu masuk ke tabungan utama, alhasil uangnya kecampur sama pos lain, padahal kalau khusus yang dari blog maunya ditabung aja nggak buat dipakai macam-macam, tapi.. karena kecampur jadi satu, adaaa aja alasan buat "gapapa ah, pakai ini dulu" ujung-ujungnya lupa balikin -_-". Nah.. karena sekarang sudah ada blu by BCA Digital.. selanjutnya saya bakal manfaatin bluAccount ini untuk pemasukan yang saya peroleh dari hasil blog, sekalian nanti dibuatin posnya sendiri, paling nanti tabungan yang ada di bluAccount cuma dipakai untuk pemeliharaan blog aja. Saya yakin sih, dengan menggunakan bluAccount sebagai rekening penyimpanan dari  hasil blog, uangnya bakal lebih terkelola dengan baik.

Rencana saya di atas tentu sejalan dengan misi blu by BCA Digital yang disampaikan oleh Ibu Lanny Budianti selaku Direktur Utama BCA Digital saat launching aplikasi blu by BCA Digital pada hari Kamis, 22 Juli 2021 lalu yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom, yakni menyediakan layanan perbankan untuk para Digital Savvy melalui one stop smart solution banking, dengan 3 segment target pasar yang meliputi:

- Financially Mature - Dengan icon Benni yang artinya Berani Investasi.
Financial Mature di sini meliputi para digital savvy dengan tingkat finansial yang terbilang sudah mapan, jadi harapan kedepan mereka bisa menyiapkan dana untuk investasi masa depan dengan adanya fitur bluDeposit yang disediakan oleh blu by BCA Digital.

- Financially Independent - Dengan icon Lea yang artinya Lebih Kaya.
Untuk segment ini ditujukan pada digital savvy yang tingkat finansialnya sudah stabil, sehingga dianggap mampu mengatur dan menyiapkan dana sesuai pos masing-masing, seperti pos untuk kebutuhan sehari-hari, pos untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, ataupun pos khusus untuk dana darurat. Mereka yang termasuk dalam segment ini juga dapat memanfaatkan fitur bluSaving dengan kemudahan pembagian pos yang diberikan

- The Youngest - Dengan icon Utta yang artinya Utamakan Tabungan.
Merupakan segment digital savvy yang belum memiliki pendapatan tetap, misal seperti pelajar atau mahasiswa. Harapannya agar mereka bisa mengatur ke-stabil-an antara pemasukan dan pengeluaran dengan memanfaatka adanya fitur Cash Flow di Aplikasi blu by BCA Digital.

Oke lanjut.. setelah proses integrasi antar bluAccount dan Tabungan BCA, kamu akan masuk ke halaman Syarat & Ketentuan dan melakukan video call dengan tim haloblu untuk melanjutkan verifikasi dengan menyiapkan E-KTP dan melakukan verifikasi Pengenalan Wajah seperti sebelumnya. Setelah berhasil verifikasi, kamu akan bisa secara langsung mengatur PIN untuk kegiatan transaksi di Aplikasi blu, atau bisa juga mengatur biometrik (atau lebih dikenal dengan fingerprint) untuk persyaratan login, tapi itu opsional juga, jadi bisa dilakukan di lain waktu. Dan.. tadaaa.. bluAccount-mu sudah bisa digunakan!! Tapi jangan lupa, proses verifikasi email juga harus diselesaikan ya, biar lebih aman lagi akunnya.

Setelah bluAccount berhasil dibuat, tahapan Review Aplikasi blu selanjutnya adalah fitur-fitur yang ada dalam aplikasi tersebut. Sebelumnya perlu kamu ketahui, aplikasi blu by BCA Digital ini beda lo sama mobile BCA dan sejenisnya. Bisa dilihat dari fitur yang terdapat dalam blu by BCA Digital yang menawarkan beberapa keunggulan dan manfaat yang lebih spesifik. Emang apa aja sih fiturnya? Yuk simak Review Jujur Aplikasi blu lebih lanjut.

Aplikasi blu by BCA Digital


- Home
Pertama kamu akan masuk ke laman Home, di sana kamu bisa melihat nomor rekening beserta saldo yang terdapat pada bluAccount-mu, selain saldo dan nomor rekening di laman home juga terdapat highlights atau update terkini dari blu, dan kamu juga bisa melihat transaksi favorit di bagian paling bawah laman home.

- Tracker
Selanjutnya kamu bisa geser ke kiri untuk masuk ke laman tracker, pada laman ini kamu bisa melihat histori transaksi sekaligus Cash Flow setiap bulannya. Jadi kamu bisa mengontrol pemasukan dan pengeluaran dengan meninjau cash flow tersebut sebagai acuan.

- Simpanan
Terakhir dengan menggeser ke kanan setelah laman home, kamu akan masuk ke laman simpanan. Simpanan di sini memiliki beberapa fitur yang sangat menarik, lho.. Berikut fitur yang terdapat pada laman simpanan atau pocket:

1. bluSaving
Merupakan rekening tabungan digital yang bisa diberi nama sesuai pos atau kebutuhan. Kelebihan dari bluSaving sendiri adalah: 
- Bisa autodebit untuk mempermudah setoran ke bluSaving,
- Untuk goal-nya bisa diatur sesuai kebutuhan,
- Budgeting jadi mudah dan terarah,
- Bisa membuat sampai dengan 10 pos bluSaving
Wah.. Pas banget untuk kamu yang punya banyak wishlist, dan mau nabung buat goal-in keinginan kamu.

2. bluGether
Merupakan rekening tabungan digital yang berfungsi seperti tabungan bersama. Tapi hanya pemilik akun (disebut juga dengan Creator) yang membuka bluGether saja yang bisa mengelola tabungan tersebut, meski begitu member dalam bluGether bisa memonitor transaksi apa saja yang dilakukan oleh Creator, karena setiap ada transaksi, member akan mendapatkan notifikasi. Jumlah member sendiri bisa sampai 20 lebih, jadi bisa juga dimanfaatkan untuk menyimpan uang kas, patungan buat beli kado, bahkan bisa juga digunakan sebagai tempat menyimpan uang arisan. Mantap banget kayaknya, nih..

3. bluDeposit
Merupakan rekening tabungan digital yang berfungsi untuk simpanan dana berjangka waktu 1 sampai 12 bulan dengan dana minimal Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah). Dan apabila sudah masuk jatuh tempo, maka simpanan dana pokok beserta keuntungannya akan secara langsung masuk ke bluAccount. Selain itu kalau kamu ada kebutuhan mendadak, kamu juga bisa menarik uang deposito sebelum jatuh tempo tanpa penalty, dan tentunya tanpa keuntungan juga, ya..

Nah.. terlihat banget kan bedanya dengan fungsi produk BCA lainnya? Fitur yang disajikan pun bisa membantu kamu untuk menabung dengan lebih terarah, ini karena fungsi bluSaving yang bisa membedakan pos per tabungan. Selain perbedaan fitur yang ditawarkan, Aplikasi blu by BCA Digital sendiri termasuk dalam inovasi layanan perbankan yang dikembagkan oleh anak perusahaan BCA Group, yakni PT. Bank Digital BCA atau BCA Digital, dan meskipun fokus blu saat ini lebih ke Digital tanpa menggunakan kartu Debit atau kartu fisik lainnya, kamu tetap bisa melakukan tarik tunai di ATM BCA karena data blu by BCA Digital sudah terintegrasi dengan layanan yang dimiliki oleh BCA. Jadi meskipun memiliki embel-embel yang sama-sama BCA-nya, fitur dan sistem yang diterapkan masing-masing produk sangat berbeda, kalau BCA masih menggunakan kartu ATM dan harus datang ke kantor cabang langsung untuk proses verifikasi data dan sebagainya, dengan blu by BCA Digital semuanya bisa dilakukan secara online hanya melalui aplikasi blu. Dan tentunya saya yakin kedepannya akan ada berbagai inovasi baru yang ditambahkan ke Aplikasi blu by BCA Digital yang lebih bermanfaat bagi pemilik bluAccount.

Baiklah sekian Review Jujur Aplikasi blu by BCA Digital ini.. Semoga bermanfaat bagi pembaca dan semoga ada juga yang tertarik buat mencoba.


Aplikasi blu by BCA Digital


Memahami Fitur Pada Google Analytics dan Google Search Console.

with 1 comment

Begitulah kebanyakan orang bijak menyebutnya "Berbagi adalah wujud dari rasa peduli". Dan itu yang saya rasakan selama 3 minggu ini (bahkan lebih) ketika mengikuti kelas SEO dari BRT yang penuh dengan ilmu. Makasih lho Mbak Monic buat info yang di-share lewat story WhatsApp dan juga sudah diizinkan bergabung di kelas gratisnya *peluk*.

Menjalani masa rehat dari dunia blog selama hampir 3-4 tahun ini membuat saya jauh tertinggal akan peliknya dunia blog. Apa saja yang perlu diperhatikan agar blog mendapat predikat SEO yang baik, Bagaimana cara melacak kinerja blog agar dapat terindeks dengan benar oleh mesin pencari Google, dan update-update terbaru yang perlu diketahui oleh seorang blogger agar kinerja blog lebih maksimal lagi. Tentu banyak yang harus dipelajari jika sudah menyangkut tentang SEO, tapi kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu yang saya peroleh setelah mengikuti webinar gratis dari Kelas BRT dengan narasumber Mas Priyo Harjiyono yang bertema "Audit Web dan Cara Menggunakan Tools Audit".

Karena salah satu syarat untuk mendapat predikat SEO bintang 5 adalah dengan kita harus bisa memahami "kesehatan organ dalam" blog kita, juga memahami apa yang baik dan buruk bagi struktur blog. Maka layaknya tubuh yang harus diperiksa apabila badan terasa kurang fit, blog pun harus diaudit apabila ada sesuatu yang sedang nggak baik-baik saja, misalnya; artikel yang kita tulis nggak masuk dalam pencarian google. Wah.. sayang banget kan..

Nah.. Di sini saya akan membahas tentang tools yang bisa digunakan untuk mengecek kesehatan blog, lebih tepatnya istilah, fitur, serta fungsi yang ada pada tools tersebut. 

Cara_Audit_Website_dengan_Google_Analytics_dan_Google_Search_Console



Tools yang pertama adalah Google Analytics, sebagai blogger tentu kita sudah tau dong ya fungsi dasar dari Google Analytics *kan biasanya jadi salah satu syarat buat datengin cuan #skip*, Tapi ternyata.. Fungsinya bukan hanya sekedar melihat statistik jumlah user atau pembaca saja, lho.. Lalu apa saja yang bisa kita peroleh dengan menggunakan Google Analytics? Berikut akan sedikit saya jelaskan sesuai urutan fitur-nya.

Istilah dan Fungsi Fitur pada Google Analytics

- Realtime, ketika kita masuk dalam fitur ini, kita akan disuguhkan dengan jumlah pembaca yang saat itu (bebarengan dengan kita pas buka GA) juga sedang membaca artikel di blog kita. Jadi secara langsung pada fitur realtime menunjukkan artikel mana yang sedang dibaca, dari mana sumbernya; Google, direct dari WhatsApp, atau dari referral link, bisa juga bersumber dari link yang kita share di media sosial, kalau dari google, kita juga bisa melacak kata kunci apa yang digunakan dalam mesin pencarian sehingga pembaca tersebut sampai pada blog kita.

- Audience / Penonton, dari fitur audience ini, kita akan mengetahui dari mana saja user atau pembaca blog kita berasal, terus mereka berkunjungnya pakai PC, Tab, atau smartphone, kalau pakai smartphone kita juga bisa lihat, yang mereka gunakan pas baca artikel di blog itu smartphone-nya merk apa, selain itu kita juga bisa melacak pembaca tersebut merupakan user yang sudah pernah berkunjung ke blog kita, atau merupakan user baru. Kok Google tau ya, dia user lama atau baru? Nah, biasanya IP yang digunakan user juga terekam di Google Analytics, jadi user-user yang berkunjung ke blog bisa dikategorikan sesuai dengan IP yang digunakan. 

- Acquisition / Akuisisi, fitur ini merupakan fitur yang merekam dari mana pembaca blog kita datang, hampir sama kayak yang realtime tadi kan? Tapi bedanya kalau acquisition ini merekam secara keseluruhan, bukan user yang sedang membaca artikel pada saat itu saja. Dan yang dimaksud dengan "dari mana" di sini bukan lokasi atau device yang digunakan ya, melainkan link atau asal muasal mereka berkunjung ke blog kita. Ada 4 kategori sumber yang dapat kita lihat pada fitur ini; yang pertama adalah user dalam kategori direct, biasanya mereka datang dari link yang di-share melalu WhatsApp dan aplikasi sejenis lainnya, atau yang lebih kerennya lagi, mereka datang dengan cara mengetik url blog kita secara langsung. Wah.. Kalau sampai hafal gitu kan sudah bisa disebut sebagi pembaca setia dong ya *Kepedean yang HQQ*. Selanjutnya ada juga kategori referral link, sebagai blogger kita pasti pernah melalui masa-masa ikutan list Blog Walking dong ya, nah dari situ lah biasanya referral link berasal, jadi ketika ada pengunjung blog lain atau website yang pernah kita tanamin link lalu pengunjung tersebut meng-klik link yang kita tanam di sana lalu masuk ke laman blog kita, user tersebut akan masuk dalam kategori referral link. Singkatnya seperti itu. Oh, ada juga yang berasal dari short url yang pernah kita bagikan juga, ding. Untuk kategori ke tiga adalah Social, dari namanya saja sudah jelas ya, dari mana user tersebut datang. Yes, mereka datang dari link-link artikel yang disebar melalui media sosial, apapun jenisnya, mulai dari twitter, linkedin, Facebook Page, Bio Instagram, dan media sosial lainnya. *emang ada berapa banyak sih? ^^'*. Dan yang terakhir adalah kategori yang sampai detik ini membuat para blogger berlomba-lomba buat berajar ilmu SEO, kategori ORGANIC SEARCH, duh sampe di capslock gitu. Jadi kenapa sampai mereka berlomba-lomba? Karena kalau kita bener-bener paham akan ilmu tersebut, hanya dengan mengetikkan keyword pada laman pencarian Google, pengunjung akan bisa langsung menemukan blog kita di laman pencarian google, Gaes! Itu kalau keyword yang kita gunakan tepat dan kalau syarat-syarat lain juga terpenuhi, bahkan artikel kita juga bisa banget lho bertengger di  page one-nya Mbah Google. Dan sampai detik ini, hanya beberapa artikel dari Lifestyle Blog by DigitaLife yang berhasil menembus page one, kasian *kan curhat kan*, oke lanjut. Jadi kalau user yang masuk ke blog kita langsung berasal dari pencarian google, user tersebut masuk dalam kategori organic search, begitu. 

- Behaviour / Perilaku, kalau menurut awam, fitur ini biasanya berfungsi untuk menampilkan jumlah page views dari artikel yang paling populer sampai yang biasa saja, jadi kita bisa tau artikel mana saja yang sering dikunjungi oleh pembaca, padahal dengan fitur ini kita juga bisa melihat bagaimana performa artikel dari sudut pandang pembaca, kalau diklik lancar dan nggak harus nunggu lama, atau malah harus mager bermenit-menit untuk mendapatkan tampilan halaman secara utuh dan ujungnya membuat calon pembaca bosan menunggu? Laporan-laporan seperti contoh di atas, atau tentang apa saja yang dilakukan oleh pembaca di blog kita akan terlihat pada fitur behaviour ini. 

Ke 4 fitur yang ada pada Google Analytics di atas akan sangat membantu Blogger dalam menulis sebuah artikel dengan patokan hasil pelacakan yang ada di dalamnya. Tentunya apabila kita tau benar bagaimana cara mempraktikkannya.

Tools berikutnya adalah Google Search Console, tool ini berfungsi untuk melacak performa blog, kehidupan url artikel blog di dunia google, juga membantu blogger untuk memperluas jangkauan artikel dengan fitur yang ada di dalamnya, dan bisa mendeteksi penyakit dalam yang dimiliki blog sesuai diagnosa dari Google. Sama dengan Google Analytics tadi, untuk Google Search Console, saya juga akan sedikit menuliskan tentang 

Istilah dan Fungsi Fitur pada Google Search Console.

- Performance, fitur paling atas dari Google Search Console, berfungsi untuk melacak kinerja blog, bisa dibilang fungsi Performance dalam Google Search Console ini kembar tapi beda dengan fungsi Google Analytics, kalau Google Analytics melacak kinerja blog dari sudut pandang pengguna, Performance pada Google Search Console ini melacak kinerja blog dari sudut pandang mesih pencari atau Google itu sendiri. Tentunya banyak sekali kategori yang dapat kita lihat di sana, mulai dari kinerja url blog yang terindeks pada pencarian google, url error atau ketika ada isu-isu tertentu pada blog maka akan terdeteksi melalui fitur ini, dan kategori yang paling penting pada fitur ini adalah queries, di mana dalam kategori tersebut kita bisa mengetahui keyword-keyword penting yang biasa diketikkan pembaca pada mesin pencari Google sehingga mereka bisa sampai pada blog kita. 

- URL Inspection, Fitur ini berfungsi untuk melacak apakah blog atau url artikel yang kita tulis sudah terindeks dengan benar oleh mesin pencari. Dan kalau hasilnya sudah centang ijo di setiap kategori, berarti URL kita aman di mata mesin pencarian. Terus kalau belum terindeks oleh mesin pencari gimana? Yuk lanjut baca fitur selanjutnya, yuk ~

- Sitemap, dengan fitur ini, kita bisa memperluas jangkauan artikel yang sudah kita publish dengan cara submit url artikel tersebut pada kolom perayapan. Jadi jangan lupa, setiap kamu memiliki artikel baru, submit url-nya ke fitur sitemap dari Google Search Console ini, biar cepat terindeks oleh mesin pencari sehingga artikel yang kita tulis jadi lebih bermanfaat dan banyak yang baca juga.

- Page Experience, fitur ini melacak kinerja blog yang mencakup pengaturan struktur blog, kecepatan blog, serta tingkat ke-responsif-an blog bagi pengguna mobile device. Dan apabila ada isu-isu tertentu, kita juga bisa langsung memperbaikinya dengan menggunakan pertunjuk yang ada pada setiap isu yang terdeteksi.

Saya jadi agak galau pas lihat Page Experience blognya Mas Pewe yang dapat centang ijo semua, sementara saya masih ada yang merah. Pengen ngoprek tapi masih belum paham, duh. Kepada Mas Pewe tolong kasih bocoran ke saya bagaimana itu caranya page experience nya dapat ijo semua ^^'  *woro-woro pake toa*. Etapi biasanya Gilang yang jago kalau soal struktur blogspot begini, karena selama mengikuti kelas SEO dari BRT setiap ada error, selalu Gilang yang pasang badan buat bantu kita para pengguna Blogspot, Maacih ya, Ge.. 

Oke, sebelum ngelantur kemana-mana.. sampai di situ dulu pembahasan tentang Google Search Console yang siapa sangka ia dulunya adalah Google Webmaster. Makanya saya nggak begitu asing dengan fitur-fiturnya *mulai deh sok taunya*

Dan... Gila ya saking galaunya lihat update di grup On Page 2 Kelas SEO BRT di mana temen-temen udah pada setor semua menjelang DL, akhirnya saya lanjut menulis artikel hasil rangkuman webinar ini sampai pagi buta, jadi moon maap kalau ada typo atau salah kata. Jiaaaan mantap semangat dari kalian!!

Oke sekian

Arti Istilah yang ada di Google Analytics dan Google Search Console











Send Me Your Questions Here!

elisa.fariesta@gmail.com

. . . . . .