Personal Blog

Lifestyle, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Menjaga Kewarasan Rumah Tangga Dengan ROG Phone 3

with Leave a Comment

Kalau dilihat dari kacamata ibu-ibu pada umumnya, saya yakin bahwa yang paling mungkin menjadi penyebab hancurnya hubungan dalam rumah tangga adalah pelakor. Karena kasus perselingkuhan yang sering terekspos di social media, kebanyakan melibatkan pihak lelaki dan juga pelakor. Walaupun hal itu tak membutakan saya akan fakta bahwa sang wanita juga punya potensi untuk terlibat dalam skandal serupa. Banyaknya kasus pelakor dan semacamnya di social media, membuat tak sedikit netizen yang menganggap perselingkuhan sebagai momok paling mengerikan dalam sebuah pernikahan. Mungkin, kamu juga salah satu netizen yang punya pemikiran begitu?

Kalau iya, sini tos dulu #ehehe. Eits, tapi kita perlu ingat, bahwa hadirnya orang ketiga bukanlah satu-satunya penyebab hancurnya bahtera rumah tangga. Dan ternyata, ada yang lebih mengerikan dari itu lho! Menurut data dari Dirjen Badan Peradilan Agama yang dikutip oleh lokadata.id, kasus yang didasari oleh pertengkaran adalah penyebab perceraian yang paling banyak terjadi pada tahun 2016-2018. Dengan persentase lebih dari 46% dari total kasus perceraian yang tercatat. Jauh diatas kasus perselingkuhan (meninggalkan pasangan) yang "hanya" sekitar 18% saja. Wah, serem juga yah ..

Sialnya, pandemi yang sedang kita hadapi bersama saat ini semakin menambah tantangan dalam berumah tangga. Kamu pasti pernah dengar kabar soal kasus perceraian yang meningkat di masa pandemi ini kan? Iya, itu nggak cuma terjadi di negeri Tiongkok saja, tetapi juga terjadi di Indonesia. Beberapa pengamat berpendapat bahwa meningkatnya angka perceraian di masa pandemi bisa terjadi karena jenuh dengan keadaan ditengah terbatasnya ruang gerak. Yang biasanya bisa bebas beraktivitas, eh sekarang cuma ngendon dirumah terus.

Kerja di rumah, anak-anak sekolah di rumah, apa-apa di rumah. Menimbulkan stress, pikiran tak lagi jernih, hingga memicu konflik (pertengkaran) yang berujung pada perceraian. Belum lagi soal potensi KDRT yang sangat mungkin bisa terjadi. Wah, pokoknya nggak banget deh.. Amit-amit..!!
Menjaga Kewarasan Dalam Rumah Tangga

Sebagai istri dan juga pegawai swasta, saya mengerti bahwa pasti ada kelelahan dan kejenuhan yang ikut terbawa sepulang dari kantor. Tapi di masa pandemi ini, nggak banyak yang bisa kami lakukan untuk me-refresh semuanya. Mau piknik cantik juga ngeri. Terlebih yang saya lihat masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan di tengah jumlah kasus yang belum terlihat surut. Jadi terpaksa di rumah saja.. demi keselamatan bersama, walau harus menahan suntuk. Paling banter ya berpetualang via layar kaca di channel Nat Geo Wild.

Saya bersyukur punya Mas Bojo [read: suami] yang nggak gampang bosenan dan pintar mengatasi suntuk dengan hal yang bermanfaat. Memang sih.. nggak jauh-jauh dari yang namanya smartphone. Tapi yang dipantengin sama Mas Bojo itu bukan sekadar scroll-scroll social media, tapi untuk membaca kajian di grup WhatsApp, ataupun melihat kajian di YouTube. Atau sesekali menonton TV bersama saya dan anak kalau ada acara yang berfaedah. Kalau sudah agak bosan, baru deh main game.

Walau begitu.. terbatasnya ruang gerak tetap membuat saya khawatir akan timbulnya stress diantara kami. Yang bisa menyebabkan emosi tidak stabil, dan menjadi uring-uringan. Sehingga membuat saya memikirkan langkah-langkah pencegahan untuk dapat menghindarinya. Hadirnya ASUS ROG Phone 3 beberapa waktu lalu memunculkan sebuah ide di benak saya. Mungkin.. smartphone gaming ini bisa menjadi solusi untuk menjaga kewarasan rumah tangga di masa pandemi. Eh bentar.. gimana gimana???

Yup! Kamu nggak salah baca!! ASUS ROG Phone 3 merupakan smartphone yang dirancang untuk kebutuhan para gamers, alias built for gamers. Saya yakin, semua orang sudah tau itu. Tapi, apa hubungannya dengan rumah tangga?

Jujur, saya sendiri akan gerah jika melihat suami bermain game terus menerus. Apalagi saya juga pernah mendengar kabar soal pertengkaran suami istri akibat sang suami yang bermain game tanpa kenal waktu. Tapi jika melihat perilaku Mas bojo yang sejauh ini (dan semoga bisa terus) sanggup meredam kecanduan berlebih saat bermain game, rasa-rasanya justru ROG Phone 3 bisa menjadi sebuah alat bantu untuk menghilangkan stress. Harapannya adalah agar Mas bojo dapat terus menjaga manajemen emosi di tengah-tengah kondisi yang rawan bikin depresi seperti sekarang ini. Sekaligus dapat tetap meredam kecanduan nge-game.

Dalam sebuah jurnal yang dipublikasikan pada situs radenintan.ac.id, disebutkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan adiksi terhadap sebuah game adalah karena keinginan untuk memperoleh nilai yang tinggi dalam game. Atau bisa diartikan juga sebagai keinginan untuk memenangkan permainan. Karena beberapa game online umumnya mengharuskan pemain untuk mengalahkan semua pemain lain sebagai syarat untuk memenangkan permainan. Atau yang biasa disebut sebagai "battle royale".

Nah, disinilah ROG Phone 3 dapat berperan agar Mas bojo dapat tetap meredam kecanduan bermain game. Karena ROG Phone 3 merupakan senjata yang ampuh untuk membantu memenangkan permainan. Gampangnya sih.. kalau sudah menang, rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba dan mencoba lagi pasti bakal berkurang. 

Yang Membuat ASUS ROG Phone 3 Istimewa

ASUS ROG Phone 3 adalah smartphone pertama di dunia yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 865 plus, yang merupakan platform seluler paling powerful saat ini. Sependek pengetahuan saya, performa smartphone itu sangat penting agar dapat menjalankan sebuah game dengan baik. Menurut seorang teman yang gemar bermain game online, smartphone dengan performa kurang mumpuni akan mengurangi kenikmatan dalam bermain. Bermain menjadi tidak nyaman, dan terkadang malah bikin emosi jika tak sanggup menjalankan game dengan lancar.

Wah, kalau sampai emosi gara-gara smartphone tidak mumpuni buat nge-game kan bahaya. Bertentangan dengan tujuan bermain game, yaitu untuk menghibur diri, sebagai pelarian untuk menghilangkan stress dan jenuh. Bukan malah bikin makin emosi.

Performa dari ROG Phone 3 yang sangat kencang bakal memastikan kelancaran dalam bermain berbagai jenis game. Ukuran game yang semakin besar takkan menjadi masalah bagi smartphone gaming ini berkat dukungan RAM LPDDR5 berkapasitas hingga 12GB. Kapasitas penyimpanan berjenis UFS 3.1 berkapasitas hingga 256GB juga memungkinkannya untuk menyimpan berbagai game, sekaligus banyak aplikasi. Terkesan mubazir untuk suami yang hanya sesekali bermain game? Saya rasa tidak. Karena spesifikasi yang dimilikinya itu menurut saya adalah aset agar ia dapat terus digunakan dalam jangka panjang. Karena kami bukanlah tipe orang yang doyan gonta-ganti hape. Apalagi ia juga sudah mendukung konektivitas 5G dan WiFi 6. Yang artinya, ia sudah siap untuk menjalankan teknologi seluler masa depan.

Oleh karena dirancang untuk gaming yang notabene sebuah tugas berat, ROG Phone 3 dilengkapi dengan sistem ruang uap 3D dan heatsink 6 kali lebih besar untuk dapat meredam hawa panas dari prosesornya yang sangat powerful itu. Ia pun memiliki ventilasi yang berguna untuk membuang panas. Tujuan dari sistem yang diberi nama Gamecool 3 ini adalah untuk menjaga temperatur di batas aman, sekaligus agar ia dapat mempertahankan kinerja puncak selama digunakan untuk bermain. Smartphone yang dijuluki sebagai "Fastest Android On The Planet" oleh hothardware.com ini bahkan punya fitur yang diberi nama X Mode untuk mengoptimalkan kinerja smartphone saat bermain game.

Sudah, kalau begini sih.. nggak ada ceritanya emosi karena hapenya nggak kuat. Untuk poin ini, aman! Selanjutnya adalah soal bagaimana ia membantu pemain dalam memenangkan game, agar mengurangi rasa penasaran untuk coba dan coba lagi yang memicu munculnya rasa candu.

Nggak cuma bermodal performa tinggi saja, ROG Phone 3 juga hadir dengan fitur eksklusif yang diberi nama Air Trigger 3. Air Trigger 3 merupakan sebuah sensor ultrasonic yang berguna untuk membantu kontrol permainan. Ia punya fungsi seperti tombol tambahan yang didesain agar mudah dijangkau oleh jari telunjuk. Mirip seperti tombol L1 dan R1 pada game console. Ini merupakan sebuah privilage bagi pemain, karena bisa dengan mudah menggunakan keempat jarinya untuk mengontrol permainan, disaat pemain lain hanya bisa menggunakan kedua jempolnya di atas layar.

Tenang, kalau takut salah pencet, kita bisa kok mengatur seberapa kuat jari harus menekan untuk memicu Air Trigger 3. Karena sensor ini begitu canggih hingga ia bisa mendeteksi perbedaan kekuatan tekanan, serta mampu mendeteksi input slide dan swipe. Jelas, fitur ini bakal memberikan pengalaman yang berbeda bagi mobile gamers.

Belum berhenti sampai di situ. Demi menghadirkan pengalaman gaming yang lebih immersive, ASUS menyediakan berbagai pilihan aksesoris eksklusif untuk ROG Phone 3. Mulai dari ROG Kunai 3 Gamepad, TwinView Dock 3, Mobile Desktop Dock, hingga AeroActive Cooler 3. Kesemua aksesoris tersebut dapat dihubungkan dengan ROG Phone 3 melalui port khusus yang berada di samping kiri smartphone. Bersama dengan port tersebut, ada pula sebuah port charging sekunder agar tak mengganggu pemain saat ingin nge-game sambil charging. Hardcore gamers pasti suka nih!

Kebutuhan gaming adalah soal kecepatan. Semakin cepat perangkat merespons input yang dilakukan pemain, maka akan semakin baik. Karena semakin besar pula kemungkinan untuk dapat mengalahkan pemain lain. Layar dari ROG Phone 3 punya kecepatan respon yang sangat tinggi, yaitu 25ms touch latency, dan juga 270Hz touch sampling rate. Yang saya tau, touch latency yang lebih cepat bakal membuat delay antara waktu jari menyentuh layar hingga ia meresponnya akan semakin responsif. Tak sampai sekedipan mata, ROG Phone 3 sudah sanggup merespon sentuhan kita. Tarian jari diatas layar pun bakal sanggup dideteksi dengan cepat berkat touch sampling rate yang jauh melampaui smartphone lain.

Nah, kalau urusan ini, rasanya saya juga bakal butuh nih, buat main Shopee tangkap mode jari #ehehe. Karena, bener deh.. Kadang suka gregetan sendiri melihat respon smartphone terhadap pergerakan jari di layar. Suka ketinggalan gitu kan wadah popcorn-nya kalau kita gerakin buat nangkep item yang jatuh.

Apalagi layar 6.59 inci di smartphone ini mampu menampilkan warna yang sangat kaya sekaligus akurat. Nggak main-main loh! Reproduksi warna yang dihasilkan bisa mencapai 113% DCI-P3, dengan Delta-E kurang dari 1%. Yang mana semakin kecil poin pada Delta-E, maka tingkat akurasi warnanya akan semakin tinggi. Dengan tampilan warnanya yang akurat ini, bisa saya jadikan patokan dan saya manfaatkan untuk melakukan pengeditan tone warna foto atau gambar, tanpa perlu khawatir tampilan warnanya akan terlihat aneh pada layar perangkat lain.

Yang membuatnya makin menarik, panel layar AMOLED yang dilindungi dengan lapisan Corning Gorilla Glass 6 tersebut juga mampu menampilkan gambar HDR10+. Bukan hanya membuat tampilan layar nampak menawan ketika menampilkan konten video, tetapi juga memberikan keuntungan tersendiri bagi gamers karena dapat melihat tampilan dengan lebih jelas. Terdapat pula fitur Snapdragon Elite Gaming yang mendukung pengoptimalan game pada tampilan HDR. Fitur Snapdragon Elite Gaming hanya bisa ditemukan pada smartphone terpilih untuk dapat memberikan pengalaman gaming yang super-smooth. Agar mampu menjalankan game dengan frame rate super cepat, hingga 144fps.

Kabar baiknya, panel layar pada ROG Phone 3 juga sudah mendukung refresh rate 144Hz, jauh melampaui smartphone lain yang umumnya hanya punya layar 60Hz. Artinya.. layar dari smartphone gaming yang satu ini, secara nyata bakal sanggup menyajikan tampilan visual super smooth hingga 144fps

Bagi saya yang bukan gamer, fitur-fitur yang dimiliki oleh smartphone ini memang terkesan over power. Tapi kalau mengacu pada keterangan teman saya yang seorang gamer, fitur dan performa tinggi milik ROG Phone 3 memang sangat dibutuhkan dan diidamkan untuk dapat memberikan pengalaman bermain yang lebih menyenangkan. Dan inilah mengapa sedari awal saya berpikir bahwa smartphone ini bakal menjadi solusi yang bagus untuk menjaga kewarasan dalam rumah tangga. Agar tujuan menghibur diri ketika bosan di rumah dapat benar-benar terlaksana, tanpa gangguan lag yang justru bisa membuat emosi kala bermain game.

Dan jangan lupa, ia juga merupakan sebuah smartphone. Sebuah alat yang sangat dibutuhkan di era digital. Sehingga, ROG Phone 3 bakal tetap bermanfaat walau tidak sedang digunakan untuk gaming. Misalnya, saya akan bisa memanfaatkan kameranya untuk mengambil foto produk, ataupun lokasi kulineran untuk di-review. Dengan sensor kelas flagship Sony IMX686 beresolusi 64 megapixel pada kamera utamanya, saya tak perlu lagi mengkhawatirkan soal kualitas dan juga detail fotonya. Atau, saya juga bisa memanfaatkan kamera macro yang merupakan satu dari tiga kamera belakangnya untuk  mengambil foto dari jarak sangat dekat agar dapat menangkap detail kecil dari objek yang akan saya foto.

Kamera utama tersebut bahkan mampu menghasilkan video beresolusi 8K 30fps, atau 4K 60fps dengan tetap dapat mengaktifkan fitur 3-axis Electronic Image Stabilization. Terlebih dengan kapasitas baterai 6000mAh yang dimilikinya, rasanya akan cocok untuk diajak bekerja seharian tanpa khawatir akan kehabisan baterai di tengah hari.

Maka dari itu, tak berlebihan rasanya untuk memiliki ROG Phone 3. Karena selain dirancang untuk memenangkan permainan, fitur-fitur pelengkapnya juga bakal berguna untuk berbagai hal lain. Termasuk untuk nonton drakor disaat Mas Bojo sedang nonton pertandingan tinju. Ooo ya jelas, drakor mah tetep dong ya! #ehehe. Soalnya kalau sudah ada acara tinju, terpaksa saya harus mengalah karena tidak bisa diganggu gugat. Speaker stereo berteknologi Qualcomm aptX yang mendapatkan skor tinggi yaitu 75 poin pada DXOMARK Audio Review, pastinya bikin suara oppa-oppa jadi makin bening <3.

ASUS ROG Phone 3 sudah bisa ditemukan di toko fisik maupun situs e-commerce yang link nya ada di bawah ini.

Berikut adalah spesifikasi lengkap dari ASUS ROG Phone 3


Processor

3.1 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 865 Plus 5G Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor

GPU

Qualcomm® Adreno™ 650

UI

Android™ 10 with ROG UI

Display

6.59” 19.5:9 2340x1080 (391ppi) 144Hz/1ms AMOLED HDR10+ certified; 

270Hz touch sampling rate, 25ms touch latency;

650nits HBM brightness & 1000 nits peak brightness, 113% DCI-P3 Delta E average <1%; 

1.07 billion colors; 1,000,000:1 contrast ratio;

Front 2.5D Corning® Gorilla® 6 Glass;

TÜV Low Blue Light (Hardware Solution) and Flicker Reduced certifications for eye comfort;

Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports Glove touch)

Memory/Storage

LPDDR5/UFS3.1

8GB/128GB 

12GB/256GB

SD storage

no SD-card reader; NTFS support for external HDD

Sensor

Accelerator, E-Compass, Proximity, Hall sensor*2, Ambient light sensor, in-display fingerprint sensor, Gyro, Ultrasonic sensors for AirTrigger 3 and grip press

Main Rear Camera

64MP SONY IMX686 sensor, 0.8 µm pixel size – Quad Bayer technology with 16MP, 1.6 µm large effective pixel size, F1.8, 1/1.7” sensor, 2x1 OCL PDAF, LED flash

Second Rear Camera

13MP, 125˚  ultra-wide, F2.4, Real-time distortion correction, 11mm equivalent focal length in 35mm film camera

Third Rear Camera

5MP Macro, F2.0

Front Camera

24MP, 0.9µm, Quad Bayer Technology, F2.0,

27mm equivalent focal length in 35mm film camera

Video Recording

8K (7680 by 4320) @ 30 fps (main rear camera)

4K (3840 by 2160) @ 30/60 fps (main rear camera), @ 30 fps (second rear camera)

1080p @ 30/60 fps; 720p @ 30 fps

3-axis electronic image stabilization for rear cameras

Time Lapse (4K)

Slow Motion video (4K @ 120 fps; 1080p @ 240/120 fps; 720p @ 480 fps)

Take still photo while recording video

Speaker

Dual front-facing speakers with GameFX & Dirac HD Sound

7-magnet stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Audio Output

Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard (USB-C™ output) that is 4 times better than CD quality

GameFX audio system for improved in-game audio experience

New AudioWizard with multiple listening profiles tuned by Dirac

Microphone

Quad microphones with ASUS Noise Reduction Technology

Wireless Technology

WLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6

2x2 MIMO, Bluetooth 5.1

Wi-Fi Direct support

Navigation

GNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a),

BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5)

SIM Cards

Dual SIM dual standby

Slot 1: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

Slot 2: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

5G+4G or 4G dual SIM dual standby support

Data rate


Support EN-DC(6DL+FR1, 4DL+2FR1)

FR1: DL up to 4.4Gbps / UL 542Mbps

LTE 6CA DL Cat20 up to 2.0Gbps / UL Cat13 up to 150Mbps

DC-HSPA+: DL 42Mbps / UL 5.76Mbps

4x4 MIMO and CA with 4x4 MIMO support

Bands


5G (Bands N1, N2, N3, N5, N28, N41, N66, N71, N77, N78, N79)
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 66, 71)
TD-LTE (Bands 34, 38, 39, 40, 41, 42, 48)
WCDMA (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
CDMA (Bands BC0) (CN and HK only)
TD-SCDMA (Bands 34, 38) (CN and HK only)

Interface

Side-port: 48 pin Customized/Type C connector USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Fast Charging (QC3.0+QC4.0/PD3.0) / Direct Charge

Bottom-port: Type C connector USB2.0/Fast Charging (QC3.0/PD3.0)/Direct Charge

NFC

Support (Card mode support in power off)

OS

Android™ 10

Battery

6.000mAh

Charger

Output: 10V 3A, supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter

Dimensions

171mm, 78mm, 9.85mm

Weight

240 grams

Price

Rp9.999.000 (8GB RAM & 128GB Storage)

Rp14.999.000 (12Gb RAM & 256GB Storage)



Sincerely,













Gula Aren Bisa Memperkecil Hasil Reaktif Rapid Test? Baca Tips Berikut!

with 2 comments
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Sebelum Rapid Test

Kesehatan, sekarang yang menjadi fokus utama sebagian orang di tengah masa yang serba terbatas dan nggak pasti ini adalah bagaimana cara agar tubuh bisa selalu dalam keadaan sehat, mengingat efek pandemi atau virus lain yang akan menjadi semakin seram ketika dia menyerang orang yang sedang tidak baik-baik saja. Contohnya saya sendiri. Bukan, meski saya telah melakukan rapid dan hasil test-nya adalah reaktif IgG, ketika melakukan SWAB hasil yang saya peroleh bukanlah positif. Dan itu cukup membuat saya stres, saya benar-benar dibuat penasaran dengan penyebab hasil reaktif dari rapid test yang saya sudah saya ikuti.

Selain saya, ada beberapa teman saya yang juga mendapat hasil reaktif setelah melakukan rapid test, padahal mereka sama sekali nggak merasakan gejala-gejala yang banyak dialami para kasus positif, atau tanda-tanda ketika virus corona menyerang daya tahan tubuh seseorang. Dan setelah sedikit mendengar cerita dari mereka, hasil reaktif yang mereka terima kemungkinan disebabkan oleh alasan-alasan sebagai berikut;

1. Merasa Cemas, Panik, dan Takut 
Rasa cemas, panik, dan takut biasanya membuat seseorang menjadi lebih rentan untuk terserang berbagai macam penyakit, dan tentunya berpengaruh pada kesehatan mental kita juga yang menjadi salah satu faktor penyebab turunnya imun atau daya tahan tubuh. Jadi meskipun merasa super sehat ketika akan melakukan rapid test, kalau sebelum tes kita keduluan cemas, panik, atau takut, akhirnya kita bisa stres sendiri dan berpengaruh pada lemahnya imun kita. Jadi kita harus stay positive. Biar hasilnya juga positif, positif bersih dari virus-virus yang bisa menyerang imunitas tubuh kita. Terutama virus yang saat ini menjadi momok menyeramkan bagi orang di belahan dunia mana pun, virus corona.

2. Begadang Sampai Pagi 
Nah, ini juga benar-benar nggak baik ya, terlebih di tengah pandemi yang membuat orang rentan merasa stres karena fikiran mereka yang bekerja lebih ekstra dari hari-hari biasa, entah itu berfikir tentang masa depan yang serba nggak pasti ataupun tentang gebetan yang ghosting lagi ghosting lagi, jangan sampai tingkat ke-stres-an semakin bertambah karena kurangnya waktu tidur, jadi.. kalau kamu ada agenda untuk melakukan rapid test dalam waktu dekat, pola tidur harus benar-benar dijaga, Gaes! 

3. Kurang Konsumsi Buah dan Sayur
Seperti yang sudah kita tau, sayur dan buah merupakan salah satu sumber serat yang berperan penting dalam tubuh. Lalu apa jadinya kalau kandungan serat dalam tubuh kita kurang? Dari beberapa artikel yang saya baca di website halodoc, dampak kurang serat pada tubuh dapat membuat kita menjadi lebih mudah lelah dan juga mual karena kurang lancarnya BAB. Lagi-lagi.. hal tersebut berpengaruh juga pada kesehatan mental kita, kalau istilah bekennya sih Physically and Mentally Exhausted. Dan kenapa kesehatan mental juga kembali dibawa-bawa? Oke, bayangin aja kamu nggak bisa BAB berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Stres nggak tuh? Jadi balik lagi.. kalau kamu kurang konsumsi sayur dan buah yang notabene banyak mengandung serat, perpaduan antara tubuh yang mudah lelah dan stres karena sulit BAB bakal menurunkan daya tahan tubuhmu secara drastis. Oke ini pengalaman pribadi sebelum saya melakukan rapid test sih, jadi.. terserah kalian mau percaya atau enggak :)

4. Minum Kopi Berlebihan 
Ehem, jadi.. sudah pada tau kan, kalau minum kopi berlebihan itu merupakan kebiasaan yang buruk? #uhuk, apalagi kalau minum kopinya terus-menerus sebelum melakukan rapid test, duh, sudah kandungan kafeinnya bisa bikin asam lambung menangis, ditambah konsumsi gula dalam kopi yang berlebihan juga. Meskipun sekarang sudah banyak varian kopi yang mengganti gula pasir dengan gula aren, tetap saja, ketika akan melakukan rapid test konsumsi kopi harus benar-benar dikondisikan. Selain bisa bikin mata melek semalaman, paginya pun kita akan merasa lelah karena kurang tidur dan seketika akan membuat daya tahan tubuh kita melemah.

Btw, kenapa sekarang banyak kedai kopi yang menawarkan varian kopi gula aren? Karena gula aren sendiri dipercaya memiliki manfaat kesehatan dan strukturnya yang baik untuk tubuh. Emang apa saja sih manfaatnya. Berikut beberapa manfaat gula aren yang saya baca di artikel halodoc:
  • Jika dibandingkan dengan gula putih, jenis gula ini akan menjadi salah satu pilihan tepat bagi orang yang sedang menjalankan diet gula.
  • Selain itu gula aren juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh
  • Gula Aren dipercaya bisa menurunkan glukosa atau kadar gula dalam darah yang sangat memicu penyakit diabetes
  • Memberi pasokan tenaga dengan kandungan kalori yang ada di dalamnya
  • Sarat dengan antioksidan yang bisa menangkal dampak negatif dari radikal bebas, sekaligus mampu menjaga kekebalan tubuh
Nah, kayaknya gula aren ini cocok juga dikonsumsi sebagai pengganti gula pasir kalau kamu akan melakukan rapid test, karena.. siapa sangka kandungan gula aren bisa memberi pasokan tenaga dan menjaga kekebalan tubuh juga kan? Mungkin karena cara pengolahannya yang alami, jadi manfaatnya juga tetap alami karena tidak adanya "campur tangan" dari bahan kimia. Tapi tetap.. balik lagi.. konsumsi secukupnya, karenaaa.. apapun yang berlebihan itu enggak baik bagi tubuh ;)

Oke, sekian dulu cerita saya yang mendapat hasil reaktif ketika melakukan rapid test, dan alhamdulillah negatif setelah di-SWAB. Anyway.. Ada nggak dari kalian yang pernah  dapat hasil reaktif padahal merasa sehat-sehat saja? Sharing juga dong kemungkinan penyebabnya apa?! 


Sincerely,
Gula Aren untuk menjaga kekebalan tubuh








Rekomendasi 5 Film Noah Centineo yang Harus Kamu Tonton

with Leave a Comment
Rekomendasi 5 Film Noah Centineo yang Harus Kamu Tonton


Bagi yang merayakannya, Valentine merupakan momen yang tepat untuk saling membaurkan dan menyatakan rasa sayang masing-masing. Untuk mendukung hari spesial ini, banyak diproduksi berbagai film dengan genre romantis atau komedi romantis. Salah satu yang sedang booming saat ini adalah film-film yang dibintangi oleh Noah Centineo yang telah banyak dirilis.

5 Film Noah Centineo Layak Ditonton 

Untuk mengisi hari valentine anda, berikut adalah rekomendasi film Noah centineo yang perlu untuk Anda tonton. 

1. Swiped (2018)

Walaupun tidak sebooming To All The Boys, Swiped harus masuk ke dalam wishlist film dari Noah Centineo yang harus Anda tonton. Film dengan genre komedi romantis ini, sebetulnya telah digarap 2 tahun lebih awal dari To All The Boys I've Loved Before. Namun dirilis pada tahun yang sama.

Berperan sebagai Lance Black yang memiliki wajah tampan. Namun ia tidak sepandai teman sekamarnya yaitu James, yang diperankan oleh Kendall Ryan Sanders. Film ini menceritakan tentang kedua tokoh yang mencoba aplikasi dating atau hookup, di mana nyatanya tidak berjalan seindah dan semulus sepertinya, justru lebih banyak konsekuensinya.

2. To All The Boys I’ve Loved Before (2018)

Di tahun yang sama, sebelum dirilis Swiped, film Noah Centineo To All The Boys I've Loved Before dirilis dengan genre komedi romantis tahun 90-an yang cukup booming pada tahun 2018. Noah Centineo berperan sebagai heartthrob Peter Kavinsky dan mengisahkan kisah cinta dua sejoli.

3. Sierra Burgess is a Loser (2018)

Rekomendasi 5 Film Noah Centineo yang Harus Kamu Tonton
Sierra Burgess's Quote

Masih di tahun yang sama, film yang dibintangi Noah Centineo selanjutnya memiliki pesan moral untuk mengajarkan makna tentang body positivity. Film dengan tema yang menjunjung tinggi persahabatan walaupun dengan konflik cinta, memberikan alur cerita yang sangat menarik untuk ditonton. 

4. The Perfect Date (2019)

Di tahun berikutnya,Noah Centineo membintangi film dengan genre komedi romantis yang berjudul The Perfect Date. Film Noah Centineo ini memberinya peran sebagai Brooks Rattigan yaitu seorang murid SMA yang tampan dan juga pintar. Film ini mengisahkan tentang Brooks.

Ia yang memiliki impian untuk melanjutkan sekolah menuju jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu ke Universitas Yale namun harus terus terhalang oleh financial. Selain menjalani kuliah di Yale, Brooks memiliki impian untuk dapat berkencan dengan gadis cantik di sekolahnya dan menjadi seseorang yang sukses sebagai pacar idaman. 

Namun dia malah dapat melakukan dating sembari mencari uang dengan aplikasi Stand-In yang dibuatnya dengan seorang perempuan kaya bernama Celia Lieberman.

5. To All The Boys P.S. I Still Love You (2020)

Setelah sempat booming di tahun 2018, Februari 2020 Netflix kembali merilis sekuel kedua dari film Noah Centineo dengan judul To All the Boys P.S. I Still Love You yang merupakan sekuel kedua dari To All The Boys I've Loved Before. 

Masih dengan perannya sebagai Peter kavinsky, film ini mengisahkan tentang hubungan Peter Kavinsky yang penuh dengan lika-liku termasuk hadirnya orang ketiga yaitu John ambrose dalam kehidupan Lara.

Itulah lima rekomendasi film Noah Centineo yang belum masuk ke dalam wishlist Anda agar dapat Mengisi waktu luang dengan film komedi romantis yang sangat cocok ditonton ketika hari Valentine. Jangan lupa untuk menjadi penonton yang bijak dengan mengambil hal-hal positif dan menikmati alur cerita dengan baik.


Sincerely,
Rekomendasi 5 Film Noah Centineo yang Harus Kamu Tonton













Transaksi Non Tunai di Era New Normal dengan Mesin Kasir Gobiz

with 65 comments

Transaksi Non Tunai di Era New Normal Dengan Mesin Kasir Gobiz

New Normal dan Pandemi yang belum berakhir adalah kenyataan yang harus kita hadapi sekarang. Setelah beberapa bulan “rehat” dari segala aktivitas di luar rumah dan lebih banyak #StayAtHome, sekarang sudah waktunya kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Salah satunya Work From Office, misalnya.

Sebenarnya saya masih khawatir saat berada di luar rumah. Ya, mengingat Covid-19 bukan wabah biasa, kalau dibayangkan memang ngeri banget penularannya, kan? Tapi ya mau gimana lagi. Kita harus tetap melanjutkan hidup dengan segala aktivitas yang harus kita lakukan di luar rumah.

Untuk menekan angka penularan Covid-19, berbagai upaya dilakukan pemerintah agar kita tetap bisa "hidup normal" . Ini yang juga harus selalu kita taati di masa pandemic ini. Selain wajib bermasker, cuci tangan dan social distancing, salah satu protokol kesehatan yang harus kita lakukan adalah menggunakan metode pembayaran non tunai saat bertransaksi agar terhindar dari penularan yang tersebar melalui uang kertas. Makanya, tidak heran kalau sekarang banyak yang memilih menggunakan transaksi non tunai, seperti Gopay hingga penggunaan kartu debit.

Melihat perkembangan teknologi yang semakin canggih, saya benar-benar dibuat kagum saat mengetahui Alat Kasir atau Mesin Kasir yang biasa digunakan mitra Gojek Indonesia yang bergabung dengan GoBiz.. Semua berawal ketika saya hendak membayar makanan yang saya beli dengan metode pembayaran non tunai.

Transaksi Non Tunai di Era New Normal Dengan Mesin Kasir Gobiz

Selain untuk menampilkan barcode untuk pembayaran non tunai, ternyata alat kasir ini memiliki banyak fungsi dalam satu genggaman. Padahal, saya pikir kecanggihan teknologi ini hanya bisa dimiliki dan dinikmati kalangan atas dan menengah saja seperti restoran di Mall atau para pengusaha yang memiliki bangunan toko yang besar. Tapi ternyata saya salah, adanya alat Kasir Gobiz menjadi bukti bahwa kecanggihan teknologi pun bisa dimiliki siapapun, termasuk UMKM atau para pengusaha dan pedagang biasa.

Apa Sih Kecanggihan Alat Kasir Gobiz?

Pasti kalian pernah melihat mesin kasir, kan? Umumnya, alat kasir punya layar/tablet, keyboard dan mesin printer. Dan tentu, harga yang harus dibayar untuk sebuah mesin printer ini gak murah. Makanya, mesin kasir hanya dimiliki pelaku usaha tertentu.

Tapi berbeda dengan alat Kasir Gobiz. Dengan harga ratusan ribu, wirausahawan bisa mengembangkan bisnis mereka melalui alat kasir ini tanpa perlu membeli tablet, keyboard atau printer. Harganya sekitar Rp. 490.000, atau ada juga yang bisa mendapatkan alat kasir ini dengan gratis. Alat kasir Gobiz juga memiliki bentuk yang kecil dengan teknologi “layar sentuh”, sangat praktis dan portable sehingga bisa dibawa kemana-mana dengan mudah dan tidak harus selalu tersambung dengan aliran listrik. 

Apa aja sih Fungsi alat Kasir Gobiz?

Menerima Transaksi Non Tunai - Di Era New Normal, sebisa mungkin kita harus mengurangi penggunaan uang kertas. Saat melakukan pembayarani di Mitra Gobiz, kita bisa bertransaksi dengan non tunai dengan menggunakan QRIS atau dengan dengan scan barcode seperti saat kita membayar dengan saldo Gopay. Nantinya, alat kasir ini akan menampilkan barcode yang bisa kita scan melalui aplikasi GOJEK.

Begitupun nanti kalau keadaan sudah normal kembali. Kita gak perlu ribet membawa uang cash atau mencari mesin ATM untuk Tarik tunai karena dengan Mesin Kasir ini, kita bisa membayar semua tagihan atau biaya pembelian dengan pembayaran non tunai. 

Gak hanya itu, alat kasir ini juga bisa melakukan pembayaran dengan kartu debit layaknya mesin EDC. Di bagian samping alat kasirnya ini terdapat bagian untuk “swipe” kartu dan di bagian bawah bisa untuk insert kartu debit yang menggunakan chip juga.

Mencetak Struk Pembelian - Biasanya, struk pembelian hanya bisa kita dapatkan saat berbelanja atau melakukan transaksi di restoran besar. Tapi kalau kita makan di salah satu Mitra Gofood, kita pun bisa menerima struk. Dan alat kasir Gobiz bisa mencetak struk pembelian dengan instan dan cepat tanpa perlu menggunakan printer Bluetooth. 

Benar-benar Multifungsi ya? Meskipun bentuknya tidak seperti mesin kasir, tapi alat kasir ini punya banyak manfaatnya! Dari alat kasir ini juga kita bisa merasakan serunya beli bakso atau pecel ayam tanpa harus membawa uang kertas, karena di Mitra Gobiz, bayarnya bisa menggunakan non tunai dan bisa dapat struk pembelian juga!

Transaksi Non Tunai di Era New Normal Dengan Mesin Kasir Gobiz

Awalnya, saya pikir alat kasir ini hanya bisa digunakan untuk menampilkan kode barcode saat kita ingin melakukan pembayaran. Tapi lagi-lagi saya salah. Ternyata Mesin Kasir Gobiz ini memiliki banyak fungsi dengan teknologi tinggi yang sangat memudahkan pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.

Untuk mengatur alat kasir ini pun mudah. Para Mitra hanya perlu mengunduh aplikasi Gobiz dari Playstore yang ada di Smartphone. Nah, di aplikasi ini pula pelaku usaha bisa melihat laporan penjualan, transaksi harian, mencatat pesanan, dan mengatur menu yang ada di GoFood.

Adanya teknologi yang dimiliki alat kasir ini bisa menunjang usaha dan meningkatkan penghasilan, apalagi saat New Normal ini. Banyak orang yang tetap merasa aman saat bertransaksi karena menggunakan pembayaran non tunai. Usaha dan penjualan pun jadi tetap lancar.

Karena kecanggihan teknologi ini pula salah satu mitra Gobiz pernah bercerita, adanya pembayaran non tunai membuat penghasilan mereka bisa “tersimpan rapi” , dan bisa dijadikan sebagai “uang tabungan” atau simpanan tanpa perlu harus repot mendatangi Bank untuk menyetor hasil penjualan.

Saya Pun turut senang, mereka yang mungkin dulu tidak paham dengan teknologi sekarang bisa semakin berkembang dengan bantuan dan dukungan perangkat multifungsi dari Gobiz. Jadi semakin mudah mengembangkan usaha, terutama dalam mengatur keuangan dan penjualan. Jangkauan pemasaran atau membeli pun bisa semakin luas..

Ya, semoga nanti semakin banyak pelaku usaha yang mau bergabung dengan Gobiz, ya!


Sincerely,
Transaksi Non Tunai di Era New Normal dengan Dukungan Teknolodi Mesin Kasir












Slice of Life di Tengah Coronavirus Outbreak

with 16 comments

Slice of Life di Tengah Coronavirus Outbreak

Keresahan akan corona outbreak akhirnya berhasil membuat saya kembali curhat di blog ini. Keresahan tentang physical distance, quarantine, lockdown, dan istilah-istilah asing lainnya yang menjadi booming di tengah merajalelanya wabah ini namun seakan kurang cukup untuk bisa menyampaikan makna sesungguhnya dari pesan tersebut. Antara masyarakatnya yang masih menganggap remeh, atau karena tuntutan hidup yang memang harus terus berjalan bagi pejuang sesuap nasi. 

Pekerja. Tentu saja ada berbagai macam reaksi pekerja dalam menghadapi situasi yang menegangkan ini, ada pekerja yang seharusnya dengan leluasa bisa memilih untuk #DiamDiRumah tapi mereka justru melanjutkan buka lapak tanpa peduli pada situasi-kondisi, ada pula pekerja yang benar-benar khawatir dan ingin #DiamDiRumah atau paling enggak #KerjaDariRumah demi sedikit membantu memutus penyebaran virus corona agar nggak semakin meluas tapi terhalang kebijakan atau karena kerjaannya memang nggak bisa dibawa pulang. Mau resign? Yakali, menentukan keputusan seperti ini nggak segampang membalik telapak tangan, Nder.. 

Selanjutnya, kembali ke alasan saya menulis postingan kali ini; curhat, curhat mengenai kegiatan saya selama melakoni pekerjaan di tengah wabah yang semakin parah. First of all, kalau belum tau saya kerja di industri apa, mungkin bisa mengintip di laman profil saya. 

Pertama kali kasus COVID-19 positif 1 dan 2 dipublikasikan oleh Bapak Presiden, jujur saya masih terbilang santai, menjalani kegiatan pergi dan pulang kerja pakai ojol seperti hari-hari biasa, pun makan siang di luar seakan semua sedang baik-baik saja. Bahkan sekitar 1 minggu setelah kasus konfirmasi tersebut diumumkan, kantor masih mengadakan agenda realisasi serah-terima kunci yang saat itu mengumpulkan 50+ orang, tapi pikir saya, dan mungkin user yang ikut agenda realisasi beserta notaris dan pihak bank-nya juga mikir kalau "belanda masih jauh", jadi nggak apa-apa lah lanjut realisasi, toh jauh hari user juga sudah melengkapi persyaratannya, daripada membatalkan undangan dan berujung nggak kebagian kuota KPR Subsidi, lebih baik menyiapkan alat pelindung diri dan banyak berdoa saja minta perlindungan Allah SWT. 

Alhamdulillah agenda realisasi berjalan lancar, dan tiba lah waktu saya untuk menikmati akhir pekan bersama keluarga, mengingat banyaknya user dari luar kota yang berhubungan face-to-face dengan saya pas realisasi, konsumsi vitamin C, yogurt, dan meminum air hangat jelas menjadi andalan selama akhir pekan demi kembalinya sistem imun yang sempat terganggu [read: mikirin agenda realisasi di tengah corona], sembari bermain dengan bocil sekaligus memindai lini masa Twitter yang penuh dengan update informasi tentang corona. Yang saya perhatikan saat itu adalah akun-akun yang digawangi oleh dokter mulai banyak bermunculan dan membagikan info terkait Covid-19, tapi satu yang selalu saya ingat: CUCI TANGAN PAKAI SABUN! Yak, intruksi itulah yang akhirnya selalu saya gemborkan ke anak-anak, ibu-bapak, dan adik-adik saya, nggak lupa membagikan berbagai info grafik yang berisi tips apa saja yang harus dilakukan selama corona outbreak. 
Slice of Life di Tengah Coronavirus Outbreak
Senin tiba, kasus positif bertambah, ODP dan PDP mulai bermunculan, serta simpang-siur langkah pemerintah dalam menangani pandemik ini membuat saya sedikit kacau. Beberapa warga twitter dan media online pun ada yang membagikan hasil penelitian tentang virus corona yang bisa bertahan hidup selama berjam-jam di benda mati, mulai dari kayu, stainless, kaca, plastik dan beberapa benda mati lainnya, yang paling membuat saya stress adalah virus tersebut juga bisa bertahan hidup pada uang kertas... sementara... [tolong bacanya sambil dagdigdug berasa penasaran gitu ya, Gaes]. .. pada saat agenda realisasi, saya menerima begitu banyak pembayaran tunai dari user. Down? Banget! Tapi show must go on.. Bos saya senin datang dan jelas saya harus membuat rekap laporan biaya realisasi sekaligus serah-terima uang tersebut, dan meski sudah ada konfirmasi kasus positif, saat itu saya belum begitu peduli dengan pemakaian masker, mengingat gencarnya himbauan dari Bapak Yuri selaku Jubir penanganan Corona, bahkan WHO yang juga nggak merekomendasikan penggunaan masker bagi yang merasa badannya sehat karena akan mengganggu supply masker bagi yang benar-benar membutuhkan. Dan tentu, sebagai warga negara yang baik saya nurut dong nggak pakai masker. Tapi setelah membaca hasil penelitian tentang siklus hidup corona pada benda mati tersebut..  seketika saya kembali drop. Jelas saya langsung kepikiran kalau- kalau tanpa saya sadari saya adalah seorang carrier mengingat agenda realisasi yang saya ikuti sebelumnya mengumpulkan begitu banyak orang bahkan ada yang dari luar kota juga,  dan apakah uang tunai yang saya terima tanpa pelindung diri yang kurang [read: masker] itu benar-benar steril? Mbuhlah.. Akhirnya saya kembali pasrah dengan keadaan, tapi.. 

Yamasa baru berjuang setengah jalan sudah kalah duluan? Oke, waktunya kembali menyusun strategi untuk memulihkan pikiran saya yang sebelumnya bener-bener drop hanya karna uang kertas. Heran, kan, biasanya kalau pegang uang banyak itu yang ada hati berbunga-bunga, eh ini malah drop XD. Skip. 

Strategi saya saat itu adalah dengan mengurangi konsumsi berita negatif yang disebabkan oleh corona dan mengisinya dengan informasi yang lebih positif seperti penemuan - penemuan alat deteksi virus, jenis makanan apa yang harus dikonsumsi untuk menjaga imunitas tubuh, jumlah kasus yang sudah sembuh, dan tentu nggak ketinggalan info mengenai tanda-tanda yang menunjukkan infeksi gejala virus corona itu bagaimana, biar bisa antisipasi kalau-kalau orang di sekitar ada yang mengalami gejala tersebut, ya maklum Negara kita lagi masuk musim batuk-pilek juga kan, jadi harus tetap waspada.

Slice of Life di Tengah Coronavirus Outbreak
Credit: twitter @AnissSaadah / @InfoLMG

Salah satu website kesehatan yang menjadi sumber informasi mengenai COVID-19 bagi saya sendiri adalah Halodoc, mengingat sebelumnya ada mutual twitter yang retweet percakapan tentang bagaimana penularan virus saat terjadi banjir di layanan Chat dengan Dokter di aplikasinya — iya, selain harus antisipasi terhadap virus corona, beberapa daerah di tempat tinggal saya juga mengalami banjir setelah turun hujan 3 hari berturut-turut —, alhasil saya juga penasaran apa saja fitur yang ada di dalamnya dan ikut mengunduh Halodoc di playstore. Karena baru pertama kali menggunakan aplikasi kesehatan seperti Halodoc ini, jadi agak takjub juga sih, karena ternyata layanan yang ada di sana beragam dan membantu sekali, bahkan ada layanan chat dengan dokter yang menawarkan konsultasi gratis juga, tapi kalau menurut saya untuk hasil konsultasi yang maksimal dan biar nggak malu kalau banyak tanya, dengan membayar sekian rupiah pun sepertinya worth it, dan nilai plus lainnya adalah.. Dokternya muda-muda, Gaes [bacanya sambil bisik-bisik ya]. 


Dengan strategi sederhana ala saya ini, paling enggak seimbang lah asupan antara berita positif dan negatif yang dikonsumsi, tetap update perkembangan sekaligus bisa mengontrol emosi jiwa dan raga biar nggak terus-terusan stress baca berita negative vibes dari virus corona yang nggak ada habisnya. Toh salah satu faktor agar imun tetap kuat itu harus selalu berfikir positif dan tetap bahagia. Jadi... JANGAN LUPA BAHAGIA GAES!! Jangan lupa minum vitamin dan suplemen makanan juga, yaaa! 

Last.. Sebenarnya saya penasaran juga sih gimana cerita atau strategi teman-teman yang masih harus bekerja keluar rumah sementara corona outbreak masih menghantui ini.. Gimana? Cerita dong!


Sincerely,





You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com