Personal Blog: Menuliskan Semua Kisah dan Ulasan tentang Gaya Hidup di Era Digital

About Me

Suka Makan? Kunjungi 5 Tempat Wisata Kuliner di Malang Ini!

with Leave a Comment


Wisata kuliner merupakan salah satu daya tarik Kota Malang. Kota yang setiap musim liburan selalu dipenuhi oleh wisatawan lokal dan mancanegara ini, memang dikenal memiliki beberapa jajanan dan makanan tradisional yang belum tentu ditemukan di kota lain.

Berikut merupakan 5 tempat wisata kuliner yang bisa dikunjungi ketika kamu berlibur ke kota malang, di antaranya:

Toko Oen

Sumber : perutgendut.com
Toko Oen merupakan tempat makan kuno yang sudah berdiri sejak tahun 1930. Bangunan toko ini tidak pernah berubah sejak masa penjajahan Belanda. Ketika memasuki toko, kita akan disambut dengan interior dan furnitur khas masa kolonial yang klasik.

Menu favorit pengunjung toko adalah es krim yang cita rasanya tidak pernah berubah sejak bertahun-tahun. Selain es krim, pengunjung juga dapat memesan steak, nasi goreng, dan aneka kue yang rasanya tidak kalah lezat.

Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi

with 1 comment
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren

Mengulas tentang pertumbuhan teknologi yang semakin canggih memang nggak bakal pernah ada habisnya, terlebih teknologi digital yang katakanlah saat ini memiliki peran yang begitu besar terhadap kelangsungan dalam bidang pendidikan, informasi, hiburan, dan bisnis perbelanjaan online nasional. Dengan banyaknya aktifitas dalam dunia digital teknologi, hal tersebut juga berpengaruh terhadap pertumbuhan layanan berbasis teknologi digital lainnya, salah satunya seperti FinTech. FinTech sendiri menurut pemahaman saya adalah sistem layanan keuangan yang ikut menghadirkan kemudahan dalam mengatur keuangan, transaksi, dan proses finansial lainnya dalam bentuk digital teknologi.

Seperti hari biasa, saat itu saya sedang menikmati alunan musik sambil sedikit merapikan data pekerjaan yang memang harus saya laporkan setiap hari kamis, beberapa user/calon user keluar-masuk kantor untuk membayar tagihan uang muka, atau sekedar bertanya tentang info stok kavling yang masih tersedia, sampai ada salah satu calon user yang sedikit mengajak saya berbincang di luar informasi yang ditanyakan sebelumnya. Calon user tersebut menjelaskan kepada saya tentang sebuah aplikasi android yang bergerak dalam bidang financial technology, nama aplikasi tersebut adalah PayTren, "wah mbaknya "jualan" juga ternyata" pikir saya. Sebenarnya saya kurang begitu tertarik dengan penjelasan tersebut, tapi demi tata krama kehidupan dan sopan santun antar sesama, saya dengan seksama mendengarkan penjelasan dari mbaknya mengenai apa saja yang bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi FinTech bernama PayTren tersebut.

Seperti halnya aplikasi atau website yang bergerak dalam bidang teknologi finansial lainnya, PayTren dapat menyuguhkan kemudahan-kemudahan dalam melakukan transaksi bulanan seperti pembayaran kredit pinjaman, asuransi syariah, tagihan listrik, PDAM, TV kabel, bisa juga untuk pembelian token listrik, pulsa prabayar, voucher game, bahkan untuk pembelian tiket pesawat sekalipun. Selain transaksi pembayan dan pembelian beberapa item di atas, pada aplikasi PayTren juga terdapat fitur yang memungkinkan pengguna untuk membeli aneka kuliner atau kebutuhan rumah tangga lain yang terdapat dalam daftar mitra PayTren tersebut. Jadi bisa dibilang juga, dengan aplikasi ini, pengguna bisa menjalankan bisnis berupa pelayanan jasa pembayaran dan pembelian dari fitur yang disediakan dengan begitu mudah.

Daebak banget nggak sih, ragam layanan yang ditawarkan. Saya yang awalnya agak ogah-ogahan dengerin penjelasan dari Mbak PayTren jadi sedikit memasang telinga biar bisa menangkap lebih jelas pembicaraan tentang PayTren tersebut. Ya.. meskipun pada akhirnya saya juga sama sekali nggak minat, atau mungkin belum minat, untuk bergabung dalam jajaran pengguna PayTren. Tapi paling enggak saya jadi tahu, apa itu PayTren, dan bagaimana sebuah aplikasi FinTech bekerja. Dari sini saya jadi pengen berkata kasar ke orang yang suka bilang "main hp mulu, kerjanya kapan?" Ckckck. Dan poin yang paling penting dari percakapan saya dengan Mbak PayTren adalah... *drumbroll*... Saya jadi punya bahan buat ngerjain tantangan tema pekan ke 15 Liga Blogger Indonesia kali ini. Oke, sekian bahasan tentang FinTech a.k.a Financial Technology kali ini. Mari bertemu pada postingan tema #LBI2017 pekan selanjutnya.. *kissbye*

Sincerely,
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren



Coffeshop; Borjuis Food and Drink

with 6 comments
Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Jadi.. sekarang ini resto dan kafe dengan konsep yang instagram-able mulai menjamur di daerah saya, Paciran - Lamongan, mulai awal tahun 2017 kemarin banyak kafe bermunculan dan langsung penuh sesak dengan sekumpulan anak muda nan ceria di setiap sorenya, tapi nggak tau kenapa saya yang ikut senang dengan adanya perkembangan tersebut malah sama sekali belum minat buat sekadar icip-icip air putih di kafe-kafe tersebut. Oke. Sebenarnya bukan masalah nggak minat, cuma waktunya saja yang belum ada yang klop buat duduk-duduk manis di salah satu kafe tersebut.

Sampai pada pekan 14 #LBI2017 yang mengeluarkan tema tantangan "Review Rumah Makan di Daerahmu", dan di sini lah saya, menjadi bagian dari para anak muda yang sedang asik-asiknya menikmati siang mendung dengan aneka hidangan di Borjuis Food and Drink; salah satu kafe minimalis yang terletak di daerah Kranji - Paciran. Yah.. akhirnya saya menyempatkan diri untuk mengambil jatah istirahat singkat saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Sesuai dengan nama Borjuis Food and Drink, kafe tersebut menyediakan beragam menu minuman dan makanan ringan, tapi yang saya tangkap dari handlettering yang menghiasi sebagian dinding kafe tersebut adalah; di sana hanya menyajikan aneka minuman dengan fokus kopi-kopian #halah. Tapi ternyata minumannya pun beragam banget, mulai dari beberapa jenis jus buah, minuman dengan tema tropical hawai seperti lemon tea, lecy tea, minuman besoda, dan tentunya nggak ketinggalan Hot/Ice mocha, cappucino, white coffe, dan ragam menu kopi-kopian lainnya, dan untuk menu makanannya sendiri ada mie borju, beef steak, chicken kebab, pizza beef untuk menu salty favour, serta banana split, pancake, waffle float dan crepes untuk menu makanan manisnya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Waktu berkunjung ke kafe tersebut saya memilih beef steak yang kelihatannya memiliki ukuran porsi cukup sebagai pengganti makan siang dan untuk minumannya alih-alih memesan minuman favorit beraroma kopi, saya lebih ingin mencoba minuman baru yakni pattaya ling di mana pada pamflet menu digambarkan dengan semangkuk minuman dengan cairan berwarna putih entah itu susu atau santan, dengan toping irisan buah-buahan segar, namun karena stok pattaya ling-nya lagi kosong, saya beralih ke lecy punch, overall makanan dan minumannya sesuai dengan lidah pemilih saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Untuk tempatnya sendiri, meskipun kadang terlalu bising dengan suara kendaraan karena jarak antar kafe dan jalan raya bisa dibilang terlalu dekat, tapi pelanggan cukup dibikin betah dengan konsep desain tempat yang seperti saya sebut sebelumnya, instagram-able. Dengan dinding-dinding yang dipenuhi dengan wall-art berisi kutipan-kutipan inspiratif sekaligus menarik dan penataan bangku yang rapi meski tempatnya kecil. Tampilan depan yang memilih warna monochrome sebagai background menjadi dara tarik tersendiri pagi calon pelanggan, apalagi teras yang cukup minimalis tersebut dilengkapi dengan hiasan televisi tabung dan mesin tik antik yang entah kenapa menurut saya menambah nilai seni dari kafe tersebut, ya.. meskipun cuma sedikit sih.

Buat teman-teman yang kebetulan main-main ke WBL dari arah Gresik/Surabaya atau yang sedang melewati jalur pantura Lamongan - Paciran, bisa banget mampir ke The Borjuis Food and Drink ini, letak dan harganya dijamin terjangkau, dan yang pasti bisa sedikit menghilangkan lapar dahaga ketika melakukan perjalanan jauh di siang hari. Jam operasionalnya dari pukul 9 pagi sampai 9 malam. Nah, sekian ulasan singkat dari saya, sampai ketemu di pekan Liga Blogger Indonesia selanjutnya.. bye-bye.. *kissbye*


Sincerely,


Hujan Kenangan di Museum Trowulan

with 1 comment

Museum, selalu memunculkan rasa kagum dibarengi dengan penasaran tersendiri bagi pengunjungnya. Kagum karena koleksi benda unik yang tertata apik dan menjadi daya tarik di sana, dan penasaran dengan sejarah apa yang menjadikan benda tersebut layak masuk dalam kriteria benda yang menjadi koleksi di sebuah museum.

Hujan deras mengiringi perjalanan saya waktu itu, tempat yang menjadi tujuan terakhir dari akhir pekan singkat saya di Mojokerto adalah museum trowulan - atau ada juga yang menyebutnya museum mojopahit - yang termasuk dalam visit list pada perjalanan waktu itu. Museum Trowulan sendiri merupakan museum yang menyimpan berbagai macam benda peninggalan pada masa kerajaan mojopahit yang berpusat di desa Trowulan - Mojokerto. Selain peninggalan pada masa kerajaan mojopahit, di sana juga terdapat koleksi benda peninggalan dari beberapa kerajaan lain yang berdiri di Jawa Timur  seperti kerajaan airlangga, kahuripan, kediri, dan kerajaan singhasari.

Prediksi Tren Blogger Indonesia 2017

with 8 comments

Belakangan saya jarang banget update tulisan di blog, nggak tau apa jadinya kalau saya nggak ikut Liga Blogger Indonesia musim 5 kali ini, mungkin blog ini sudah seperti rumah tua dengan lampu teras yang redup dan berkedip-kedip. Dan di sini lah, akhirnya.. Liga Blogger Indonesia sudah masuk pekan ke-13 dengan semangat yang kian anjlok, di mana dengan tema tantangan di setiap pekan selama tahun 2017 sudah berhasil menyumbang tulisan-tulisan nggak jelas di blog saya.

Kalau di Liga Blogger Musim 4 kemarin, menjelang akhir Maret seperti ini sudah hampir mencapai puncak klasemen, LBI musim 5 sekarang bakal melalui pekan yang lebih panjang dan mungkin bisa berakhir sampai pada Agustus 2017 mendatang dan itu akan menjadi slaha satu pemicu semangat saya untuk tetap menghidupkan aktivitas blog ini. Di trisemester kali ini tim LBI memberi tantangan pekan ke-13 dengan tema "Tren Blogger Indonesia 2017" yang dulunya tema tersebut keluar pada tantangan pekan 2 di LBI musim 4. Tentunya akan ada banyak sekali pilihan tema yang bisa menjadi tren blogger 2017 kali ini.

Tapi kali ini saya bakal mengulas 5 dari sekian banyak tema blog yang sudah pasti akan terus menjadi tren sepanjang masa sesuai dengan kebutuhan para pembaca. Jadi.. apa sih yang masih dan akan menjadi Tren Blogger Indonesia 2017 versi DigitaLife? Terhitung sudah 3 bulan kita melalui tahun 2017 ini, dan selama itu, menurut saya, tema yang masih dan menjadi tren di kalangan blogger adalah; travel, parenting, kuliner, tecno dan personal yang nggak bisa ditinggal di tiap tahunnya.

Travel. Seperti yang kita tahu, virus traveling sekarang ini mudah sekali menyebar dan menular, ada Si A upload foto di wisata hits ini, besoknya Si B tetiba sudah ada di sana juga, dan berlanjut ke Si C, B, X, dst, dst. Hal tersebut merupakan kesempatan bagi Blogger yang mengemas tema travel blog untuk membuat ulasan-ulasan mengenai suatu tempat wisata, karena semakin banyak virus travel yang menular, maka semakin banyak juga informasi yang dibutuhkan orang yang tertular virus tersebut dalam mencapai keinginannya untuk menyejajarkan diri di antara makhluk-mahkluk hits lainnya #halah. Selain itu, traveling sendiri juga bisa menjadi self healing bagi saya, kamu dan kalian setelah puas-sepuas-puasnya menjalani rumitnya hidup ini #apeu.

Parenting. Menjadi sangat penting ketika sekarang ini banyak sekali tersebar sekumpulan mamah muda dengan kecanggihan luar biasa yang sedang membutuhkan info seputar kebutuhan pendidikan atau perawatan paripurna untuk buah hati mereka. Ya, bahkan banyak saya temui forum-forum khusus bunda dan mamah sekalian yang mengulas artikel entah itu mengenai rekomendasi pendidikan, MPASI terbaik atau cara tepat untuk bunda yang memberi ASIP pada buah hatinya dst. Saya sendiri pernah mempraktikkan tips yang saya temukan di sebuah artikel tentang mengobati bapil pada balita usia 7 bulan secara alami, dan terbukti cara itu manjur banget. Dan mungkin dari 1-2 atau bahkan lebih banyak lagi tips dari sebuah artikel yang berhasil memenuhi kebutuhan informasi akan parenting tersebutlah, blog dengan tema parenting akan selalu ramai dikunjungi.

Culinary. Kadang traveling saja kurang lengkap kalau belum coba makanan khas dari tempat yang sedang kita kunjungi, blog dengan tema kuliner bisa menjadi pelengkap dari travel blog dengan menyajikan ulasan-ulasan tentang makanan wajib coba ketika kita berkunjung ke suatu tempat. Tapi bukan hanya terpaku pada rekomendasi makanan saja, sih, karena blog kuliner dengan fokus resep juga nggak kalah ramai. Apalagi bagi newlywed, byuh.. mereka yang lagi semangat-semangatnya melayani suami dengan menyajikan kreasi masakan yang super enak pasti bakal searching, browsing dan googling #halah resep makanan yang menjadi favorit suami. Selain newlywed buat kamu yang dalam masa pedekate sama camer bisa juga tuh, dicoba car-cari resep makanan favorit camer, biar dapat nilai A plus #yakali..

Techno. Kalau blog dengan tema satu ini sih, nggak perlu diragukan lagi eksistensinya mengingat melambungnya ragam gadget dengan kecanggihan yang menggiurkan penggunanya yang juga nggak kalah canggih, yang kadang saking canggihnya sampai kebablasan dan malah bikin gadget eror XD. Bagi sebagian pengguna mungkin akan melakukan pertolongan pertama dengan mencari info mengenai penanganan awal yang dibutuhkan dengan ciri kerusakan pada gadget, tentunya lagi-lagi tulisan blogger akan menjadi sangat bermafaat bagi mereka. Selain fokus terhadap service, blog tekno dengan fokus pada artikel tentang ulasan spesifikasi dan harga gadget, juga bisa dipastikan akan ramai pengunjung. Maklum, "kepuasan" manusia itu seakan nggak ada habisnya, sedikit saja ada barang baru dengan spesifikasi yang lebih keren, jari-jari gadget addict bakal dengan lincah memainkan keyboard gadgetnya untuk mengumpulkan info dari barang yang menjadi incarannya.

Personal. Terlepas dari ke-4 tren di atas, blog dengan tema personal saya yakin akan tetap bersinar. Curhat sana-sini, menceritakan pengalaman hidup yang tak seindah drama korea, akan selalu memiliki tempat tersendiri bagi pembaca, entah itu untuk diambil hikmahnya, atau hanya sekedar dijadikan bahan tertawaan. Tapi yang jelas, hanya kita para personal blogger yang mampu menjadi tempat berbagi untuk sebagian orang yang nggak mampu atau belum begitu berani membagikan pengalaman pribadi yang hanya berakhir pada buku diari. Bahkan sekarang banyak saya baca tulisan-tulisan blogger hits mengenai pengalaman pribadinya yang disampaikan secara frontal, dan meski hal tersebut berpotensi menjadi viral sebagai isu sensitif, namun apa yang disampaikan kadang memang benar begitu adanya.

Lima tema di atas adalak prediksi tren blog tahun 2017 dari saya yang akhir-akhir ini jarang menjamah blog XD. Tapi meski jarang, saya tetap mengikuti arus timeline teman-teman blogger di media sosial, kok, jadi mungkin dari hasil prediksi tersebut bisa sesuai, meski nggak menutup kemungkinan melenceng juga sih, Ehehehe. Btw, kalau menurut kalian, blog dengan tema apa nih yang bakal jadi tren di tahun 2017 ini?


Sincerely,

Send Me Your Questions Here!

elisa.fariesta@gmail.com

. . . . . .