Personal Blog

Lifestyle, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me
Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

5 Rekomendasi Film Lawas dari Saya untuk Kamu

with 1 comment


Menonton film adalah cara paling mudah ketika kita sedang membutuhkan hiburan ringan. Bagi yang rumahnya jauh dari keramaian kota seperti saya, nggak perlu jauh-jauh datang ke bioskop, sekarang ini sudah banyak aplikasi Video on Demand yang menyediakan berbagai jenis judul film menarik. Kita bahkan bisa lebih irit dengan memanfaatkan fitur free account dari beberapa aplikasi tersebut, jadi nggak perlu bayar buat nonton film-film di dalamnya. Hanya saja tabahkan hatimu ketika lagi seru-serunya nonton dan tetiba iklan nongol. Itu sudah menjadi resiko untuk kita sobat missqueenque. Di zaman yang serba efisien begini, nggak ada salahnya kita memanfaatkan kemudahan-kemudahan yang sudah ditawarkan secara maksimal. Meskipun bukan film baru yang sedang tayang di bioskop atm, paling enggak kan kita masih bisa nonton, jadi ya bersyukur saja atas segala kemudahan yang sudah kita dapatkan.


Belakangan saya lebih suka nonton film dengan genre sci-fi, fantasy, atau yang based on true story gitu. Tapi meski begitu, waktu nonton film-nya sekarang agak kalah sama pembagian waktu nonton drakor, bahkan kalau lagi nemu drakor yang seru gitu bisa sampe marathon. Sebenarnya untuk waktu sendiri, kalau hanya sekedar hiburan ringan, nonton film akan lebih efektif dan efisien, soalnya durasi film kan paling lama biasanya kurleb 2 jam, sedangkan drakor 1 episode saja 1 jam sendiri, bayangin nggak tuh waktu yang digunakan bisa dimanfaatkan buat ngerjain hal lain kan. Tapi ya apalah daya pesona unie-unie dan oppa-oppa ternyata lebih menggoda #halah. 


Bicara soal film, saya mau kasih rekomendasi 5 film lawas yang worth watching buat kalian, mulai dari pesan yang disampaikan dan kisah yang mengharukan, semua bisa benar-benar menyentuh hati asal nontonnya benar-benar menghayati. 

In Time 
Dibintangi oleh Justin Timberlake dan Amanda Seyfried. Film ini merupakan wujud nyata dari kata bijak "Waktu adalah Uang". Dengan kisah yang menurut saya sangat menarik di mana waktu merupakan penentu hidup dan mati seseorang. Jadi, di film ini, waktu adalah umur bagi orang-orang di dalamnya, transaksi jual-beli pun menggunakan waktu. Lalu, waktu yang seperti apa? Bentuk waktunya itu seperti jam tangan digital, jadi dia tampak transparan di pergelangan tangan gitu. Kerennya, waktu tersebut bisa ditransfer, jadi waktu mereka adalah umur mereka, dan umur tersebut bisa dialihkan ke orang lain, semakin banyak jumlah waktu yang mereka miliki semakin panjang masa hidupnya. Wah.. Out of mind banget kan? Ada yang sudah pernah nonton nggak? Ya.. Meskipun film lawas, tapi ini recommended banget lo.. 


3 Idiot 
Film ini bercerita tentang 3 orang mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi jurusan teknik terkenal. Perguruan yang menerapkan sistem pendidikan kaku dan kuno serta menggunakan teori dan tradisi dasar yang menurut rektornya nggak bisa buat diutak-atik lagi. Dari 3 mahasiswa baru tersebut, ada 1 mahasiswa bernama Rancho yang ingin menunjukkan pada para pendidik di sana bahwa selain dari sistem pendidikan yang hanya berpegang pada teori serta tradisi tetap tersebut, sebenarnya masih ada banyak cara lain yang bisa dipraktikkan dan memiliki hasil sama dengan teori kuno yang dianggap nggak bisa diubah sistemnya itu, hal itu bertentangan dengan rektor yang terbilang cukup arogan, sehingga banyak sekali permasalahan muncul yang berimbas pada 2 sahabat Rancho. Tentunya, seperti film Bollywood lain, cerita ini semakin lengkap dengan kisah romansa Rancho dan Pia, putri dari sang rektor. Bagaimana kelanjutan kisah cinta mereka sedang hubungan Rancho dan Rektor sendiri seperti Kucing dan Tikus? Saksikan hanya di aplikasi Video on Demand yang terinstal di hp kalian! Hehehe.. 

Along With The God 
Nah, kalau film ini masih lumayan baru. Jadi, selain drama korea, film-film asal korea juga bisa jadi pilihan buat dimasukkan watching list, lo. Kalau dulu sempat heboh banget itu film korea dengan judul Train to Busan soal zombie-zombie gitu, tapi saya belum lihat soalnya kurang suka aja sama dunia per-zombie-an. Film korea yang sudah saya tonton dan berbekas di hati banget itu ada Wedding Dress, Moment to Remember, terus ada Baby and Me, film-film itu layak tonton banget. Tapi untuk yang terbaru saat ini saya suka sama Along With the God, ada dedek ucooo di sana, tapi bukan cuma faktor Kyungso nya sih, film ini emang beneran bagus, kok. Kisahnya itu tentang kehidupan pasca meninggal, kalau dari sudut padang ajaran islam ini disebut Yaumul Mizan atau hari perhitungan amal baik dan buruk manusia setelah meninggal dunia. Kisahnya benar-benar bisa menunjukkan kita akan adanya timbangan amal setelah meninggal, jadi paling enggak film tersebut bisa mengingatkan agar selama hidup kita harus selalu berbuat dan berfikiran positif. 

Top Secret - The Billionaire 
Meskipun menurut saya film Thailand yang paling seru itu film dengan genre horor-nya, The Billionaire ini tetap menjadi rekomendasi. Filmnya inspiratif banget, cocok buat kamu anak muda yang baru memulai sebuah usaha. Iya, film ini berkisah tentang anak muda yang memiliki kemauan dan tekad yang kuat untuk mendirikan sebuah usaha, meski beberapa produk yang dijualnya banyak yang gagal di awal dan segala cobaan dari pesaing pun berdatangan, namun semua itu nggak menyurutkan semangatnya untuk tetap memperjuangkan usahanya. Sampai pada akhirnya dia membuat makanan ringan berupa rumput laut yang berhasil masuk di sebuah mini market waralaba setelah melalui berbagai macam seleksi, dan ternyata banyak yang suka. Hasil memang benar-benar nggak pernah menghianati usaha. 


The Impossible 
Pertama tahu film ini adalah ketika teman kerja saya request minta di-download-kan. Iya, dulu kan layanan Video on Demand belum se-hits sekarang, jadi ya kalau mau nonton film mesti download dulu dari ganool yang sekarang entah di mana website itu berada, pardon me ^^. Setelah download, tentu dong saya yang pertama kali nonton. Ternyata sungguh film ini berhasil membuat saya tersedu-sedu hanya dengan sekali lihat, kalau benar-benar mudeng alur ceritanya kan pasti langsung bisa terbawa suasana, tuh.. jadilah saya ikutan nangis bareng Tom Holland Junior alias Lucas yang terpisah dengan adik-adik dan orangtuanya akibat Tsunami yang terjadi di Thailand. Berbeda dengan kisah di film Hafalan Sholat Delisa yang menceritakan kisah Tsunami versi Indonesia, di mana Delisa terpisah dengan kaka-kakaknya dan ibunya yang meninggal dunia, Lucas masih bisa berkumpul dengan keluarga besarnya di film The Impossible ini. Efek film ini sangat bagus dan terlihat nyata banget, buat yang belum nonton dan berencana mau nonton, siapkan tisumu sebelum habis air matamu #halah. 

Nah, ke 5 film yang saya sebutkan di atas adalah film-film keren yang sangat-sangat saya rekomendasikan buat kalian yang belum pernah nonton. Meskipun kebanyakan film jadul, saya janji film tersebut nggak kalah asiknya dengan film-film baru saat ini dan pasti kalian bakal suka dengan setiap peran dari aktris dan aktornya pun alur cerita yang disajikan. 


#BPN30dayChallenge2018 day 10, Tema; "5 Rekomendasi Buku / Film / Musik". 


Salam ^^ 

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas

with 3 comments
5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Credit; Pixabay

Jadi.. Sebenarnya.. Kalau lagi bahas soal blogger gini, saya itu berasa seperti makhluk asing yang baru keluar dari tempat persembunyian selama 1001 malam gitu. Hiatus total membuat saya seperti orang baru yang masuk dalam kerumunan spesies dengan kapasitas kecepatan luar biasa dalam memperoleh  pengetahuan baru. Memulai kembali rutinitas yang sudah lama ditinggalkan memang nggak jauh beda dengan belajar mengenal hal baru, hanya saja sedikit-banyak saya masih ingat pelajaran-pelajaran sederhana dan tahu beberapa orang hebat dan inspiratif yang menjadi bagian di dalamnya. Nggak terkecuali tentang circle per-blogger-an ini, lama nggak utak-atik blog, jadinya saya nggak pernah blogwalking juga, meskipun sekilas masih memantau informasi-informasi kecil melalui media sosial dari beberapa komunitas, tetap saja saya kurang update dengan laju perkembangan, serta bertambahnya populasi blogger saat ini, apa yang sedang menjadi trending topic di kalangan blogger, dan beberapa pelajaran lain yang lama nggak saya praktikkan jadi lupa teorinya bagaimana.


Tapi, selama saya masih menjalin pertemanan dengan mereka di media sosial, paling enggak saya jadi sedikit tahu tentang kegiatan per-blogger-an yang sedang mereka lakukan. Tentunya ada beberapa yang menjadi favorit dengan kepiawaian mereka masing-masing. Dan sebagai contoh, saya akan menuliskan 5 blogger yang menjadi favorit saya sekarang ini.. Here we go ~

Pemilik backpackstory.me - Ariev Rahman

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Tetap dia yang pertama. Alasannya? Sudah saya tuliskan berkali-kali di postingan-postingan saya sebelum ini. Ya.. Tahu sendiri kan, membaca blog dengan tema traveling itu selalu membuat kita ikut merasa deg-deg-an bahagia gimanaaa gitu. Apalagi cara bercerita Mas Ariev ini selalu asik, humoris, namun tetap informatif. Menjadi pekerja kantoran bukan halangan buat dia untuk tetap traveling keliling dunia dan membagikan "buah tangan" melalui tulisan-tulisan di blog. Dan dengan kemampuannya dalam mengelola pengeluaran saat backpacker-an, saat ini dia juga menjadi konsultan keuangan di salah satu travel agent. Rasanya sudah lama saya nggak berkunjung ke backpackstory.me ini, kangen juga pengen baca tulisan-tulisannya yang semacam mengandung zat addictive. Apalagi kisah mamacation-nya yang suka bikin haru sekaligus bangga, eh, tapi habis nikah apa masih lanjut buat mamacation-an nggak ya.. Oke, nanti kalau benar-benar sudah ada waktu luang, semoga bisa istiqomah buat segera kembali blogwalking ke backpackstory, dan tak terkecuali blog teman-teman semua. Amin?

Mbak Echa di echaimutenan.com - Suria Riza

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Pertama kali saya berkunjung ke blog Mbak Echa itu pas dia menulis kisah pasca kemoterapi nya, itu sudah sekitar 2-3 tahun yang lalu kalau nggak salah. Duh, pas bacanya saya jadi ikutan mbrebes mili sendiri, dengan keadaannya yang seperti itu dan dengan adanya Raffi, membuat saya begitu salut dengan semangat dan kemauan Mbak Echa. Sampai dia bisa bertahan dan pulih seperti saat ini pasti butuh kesabaran serta perjuangan yang nggak biasa. Selain kisahnya yang menyentuh hati, dia juga piawai banget dalam menuliskan review yang enak aja kalau dibaca, padahal nulis review itu susah-susah gampang, kadang kita sudah bikin yang se-soft mungkin tapi malah terkesan dibuat-buat, terus kalau bikin tulisan frontal nan blak-blakan gitu terkesan paid post banget, duh. Saya jadi kadang sedikit mengambil contoh dari tulisan-tulisan Mbak Echa kalau lagi mau review sesuatu //kayak yang sering dapat job review aja, deh//. Mbak Echa selain jago banget bikin tulisan dia juga kreatif dan terampil dalam membuat DIY, saat ini pun dia membuka usaha dekorasi balon di @garudaballonparty. Saya ingat, dulu pas ulang tahun Raffi yang ke 2 dia bikin dekorasi balon-balonan dengan tema minion bagus banget, akhirnya waktu saya bikin acara ulang tahun dan khitan anak pertama saya, jadi pengen dibikin tema minion juga, tapi apalah saya yang nggak sekreatif, setelaten Mbak Echa, iya sih, temanya minion, tapi semuanya pesan XD, dari kue minion, sovenir tas minion, bahkan saya request ke event organizer nya biar bawa kostum minion, properti dengan tema minon, dan hal yang paling greget dari itu semua adalah... Dokumentasi fotonya ilang nggak bersisa sodara-sodara. Pas mau mindahin foto-foto tersebut dari hp ke laptop, tiba-tiba kayak ke-reset gitu, saya sendiri bingun padahal nggak nge-klik apa-apa. Greget banget, kan. Saya kadang merasa takut kalau si kakak kecewa karena dia nggak punya foto kenangan bahagianya buat dilihat lagi kalau dia besar nanti, tapi ya semoga hati dan memorinya bisa tetap mengingat momen bahagia yang pernah dirasakannya itu, lah malah curhat ^^". Akhir kata, semoga selalu diberi kesehatan untuk Mbak Echa sekeluarga, sehat untuk calon adiknya 2R juga. Amin.

Lets Play and Learn!! letsplayandlearn.net - Heni Puspita

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Saya baru menemukan blog ini setelah berteman dengan Mbak Heni di Facebook, waktu itu dia membagikan gambar yang di dalamnya menceritakan kegiatan anaknya ketika sedang "bermain", dan saya lihat ada watermark bertuliskan letsplayandlearn. Karena saya suka dengan caption yang ditulis dan cara Mbak Heni menyampaikan pesan yan terkandung dalam gambar bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil hanya dengan memainkan permainan sederhana, akhirnya saya menuju instagram untuk mencari user id tersebut, eh.. ternyata ada, follow lah saya. Dari sana saya semakin suka dengan gambar-gambar tentang keseharian anak-anaknya yang sambil bermain namun seperti melakukan praktik kecil-kecilan gitu, jadinya lucu pun menjadi panutan saya ketika mengajak anak-anak saya bermain. Ragam Permainan edukatif yang dimainkan oleh anak-anak Mbak Heni pun hanya permainan biasa yang bisa dibuat hanya dengan bahan-bahan yang ada di rumah, oh iya, Mbak Heni juga kreatif banget menurut saya, dia bisa menciptakan mainan-mainan itu sendiri dengan bahan seadanya. Pas banget buat ibu-ibu muda yang masih dalam tahap belajar, untuk membaca blog atau follow akun instagram @letsplayandlearn ini.

Life Long Learner Mom, ibujerapah.com - Dessy Natalia

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Membaca kembali kolom "Tentang Si Ibu Jerapah" ini semakin membuat saya takjub dengan Mbak Dece. Ternyata banyak sekali pencapaian positif yang berhasil dia raih. Dia seorang dosen, lalu lagi aktif banget berkomunitas, hobi membaca buku sehingga banyak yang terinspirasi dan mengundang dia sebagai pembicara di beberapa kegiatan offline maupun online, terlebih blogger  yang saat ini menjadi ketua Rumah Belajar Literasi Ibu Profesional selalu membagikan pengalaman-pengalaman menariknya melalui tulisan-tulisannya di blog ataupun media sosial, bisa sekali saya lihat bagaimana Mbak Dessy sangat suka dengan literasi dan juga parenting. Saya ingat, dulu pas pernah bikin Giveaway kecil-kecilan, saya memilih tulisan di Ibujerapah ini sebagai salah satu pemenangnya. Dari sana saya mulai sering mampir di blog-nya, suka aja baca cerita curhatannya, meskipun sederhana, menurut saya, banyak yang bisa kita jadikan pembelajaran hidup di setiap tulisan single mom ini.

Masbocah Techijau.com - Pandu

5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas
Oke, di sini siapa sih yang nggak suka dengan blog yang berisi tentang tip, trik, dan tutorial mengenai gadget? Saya pribadi, sangat suka dengan tips-tips yang dibagikan di blog techijau.com ini, kenapa? Jelas karena tulisan-tulisan di sana bermanfaat dan bisa banget menjadi sumber solusi bagi orang-orang awam yang nggak terlalu paham mengenai gadget, tulisannya sangat mudah dipahami kok, nggak seperti blog tutorial lain yang laman blog-nya dipenuhi dengan iklan ads, penempatan masing-masing kategori pun sangat mudah ditemukan. Mau cek-ricek rekomendasi gadget? bisa langsung ditemukan di kolom review hanya dengan menggeser kursor ke bawah. Saya bingung sebenarnya, untuk blogger favorit terakhir ini mau diisi siapa, jadilah saya cek histori google saya dan yang beberapa hari belakangan saya kunjungi adalah blog techijau ini. Akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan blogger ini sebagai blogger favorit saya karena blognya yang sangat banyak membantu saya dalam mengoprek-oprek hp saya. *Peace Love and Gaul ya, Mas Pan XD*

Oke, itulah 5 blogger yang menjadi favorit, panutan, inspirasi, penghibur bagi saya. Tentunya masih banyaaak banget blogger-blogger keren lainnya, tapi yang terlintas dalam benak saya ketika disuruh nulis 5 blogger favorit, mereka ini yang pertama kali muncul. Kalau kalian penasaran bisa kok langsung cek blog mereka, tulisannya pada enak dibaca dan nggak bikin bosan, yakin!

#BPN30dayChallenge2018 day 9, Tema; "5 Blogger Favorit dan Alasannya".


Elisa ^^
5 Blogger dengan Aktivitas dan Kreativitas Tanpa Batas

Tips Sederhana Mengenali Smartphone Idaman di MatahariMall

with Leave a Comment
source: pixabay
Di era millennial ini, berbagai kecanggihan teknologi sangat berkembang pesat layaknya air yang mengalir deras. Apalagi kalau bicara tentang Smartphone, segala merk dan serinya benar-benar nggak ada habisnya. Baru muncul yang ini, besoknya udah muncul baru lagi. Yang tadinya pengen banget beli HP  X, tapi jadi meragu pengen HP X yang keluaran baru lagi. Coba ngaku kalau kamu gitu juga nggak?
Saya pernah beberapa kali mengalami kejadian itu. Pernah suatu waktu dengan susah payah mengumpulkan uang bulanan untuk membeli HP impian. Tapi, ketika uang sudah terkumpul, HP yang saya beli malah berbeda dengan tujuan pertama. Iya, saya terpikat dengan smartphone lain yang seorang penjual tawarkan pada saya. Tentu dengan iming-iming smartphone ini lebih baik dari yang saya impikan.
Setelah transaksi berhasil, saya baru sadar bahwa smartphone yang saya beli nggak lebih bagus dari smartphone yang saya impikan. Kalau udah begini, rasanya nyesek dan nyesel kayak mau guling-guling di aspal. XD
Sampai akhirnya ada seorang teman yang menyarankan untuk membeli di smartphone  di online store saja, biar nggak kena rayuan penjual-penjual yang sering membuat kita bingung dan bimbang. Dengan begini, kemungkinan 95% kita akan membeli barang yang kita butuhkan sesuai dengan pilihan pertama.
Belanja online? Emang nggak takut kena tipu?
Ya ngapain takut kalau belinya di MatahariMall ? Karena situs belanja online ini sudah aman dan terpercaya. Barang nggak dikirim? Ya, uang kembali. Ada masalah atau kesulitan? Ya, tinggal tanya dan lapor ke CS-nya. Karena layanan live chat dengan Customer Sevice pun sudah ada di website-nya. Gampang, kan?
Nggak hanya teknologi saja yang makin canggih, dalam memilih smartphone pun kita harus semakin teliti dan cermat dalam memilih smartphone yang akan kita gunakan untuk berbagai kepentingan. Sama halnya saat saya memilih Asus Zenfone 3 Laser yang saya gunakan sekarang. Sebelum membeli smartphone impian ini, saya terlebih dahulu mencari informasi detailnya.
Untuk meminimalisir kekecewaan setelah membeli smartphone di online store, ada 3 point yang harus banget saya dan kamu perhatikan, seperti:
- Pahami Spesifikasinya
Dalam menjual semua produknya, MatahariMall memberikan informasi yang lengkap agar kita bisa mengetahui detail dari barang tersebut guna menjadi bahan pertimbangan sebelum membelinya. Termasuk juga pada produk-produk smartphone-nya.
Layarnya berapa inch? RAMnya berapa GB? ROMnya berapa GB? Kameranya berapa MP? Batrainya berapa mAh? Berat Hpnya berapa KG? Warna Hpnya apa? Bentuk Hpnya gimana? Kameranya ada berapa? Apa semuanya udah sesuai dengan kebutuhan kita?
Nah, kira-kira itu spesifikasi sederhana yang harus kita tau di awal sebelum membeli agar kita nggak salah pilih dan menyesal ketika sudah membelinya. Kalau Asus Zenfone 3 Laser idaman saya, ukuran layar sebesar 5,5 Inch, berwarna silver, dengan kamera depan dan belakang, dual sim, dan informasi lainnya sudah tertulis detail di page-nya.
- Cek Tipe dan Serinya
Nggak sedikit lho smartphone yang namanya, bentuknya, Tipenya dan spesifikasinya mirip alias hampir sama. Pun juga harganya. Makanya, Sebelum membeli, kita wajib banget melihat ulang tipe dan seri yang mau kita beli. Jangan sampai kita “tertipu” dengan display gambar yang ada di sana karena dikira “sama aja”.
Misalnya saya yang mau beli Asus Zenfone 3 Laser. Karena HP ini ada 2 tipe, RAM 2GB dengan yang RAM 4GB, maka saya meneliti kembali bahwa yang saya beli adalah Asus Zenfone 3 Laser dengan RAM 4, yaitu tipe ZC551KL. Biasanya, tipe smartphone ini bisa kita lihat di display nama dan juga di details produknya
- Ketahui Kualitas Kameranya
Bagi penyuka fotografi seperti saya, kualitas gambar atau kamera menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli smartphone. Memang sih, saat melihat spesifikasi, kita akan tau berapa MegaPixel pada kamera tersebut. Namun, MP pada kamera bukan menjadi jaminan kualitas gambar atau fotonya bagus, lho.
Nah, cara mempertimbangkan kualitas gambar atau kameranya, kita bisa bertanya dengan orang-orang yang “mengerti gadget” atau dengan teman yang sudah memiliki smartphone yang akan kita beli.
Menurut saya, membeli smartphone idaman di online store memang lebih baik daripada harus pergi ke luar rumah untuk berkunjung toko-toko offline XD. Dengan mencari barang yang kita inginkan/butuhkan di online store, 95% kita akan tetap fokus pada pilihan kita karena nggak ada pengganggu penjual yang menawarkan pilihan produk lain. Kita juga bisa membandingkan harga dari penjual satu ke penjual lainnya yang ada di MatahariMall. Mana yang lebih murah, kita bisa memilihnya.
Selain itu juga, kita bisa menghemat pengeluaran uang untuk nggak tergoda membeli barang-barang lain yang biasanya penjual-penjual tawarkan saat berada di Mall atau toko offline. Sekaligus menghemat waktu, nggak perlu keluar rumah, dan cukup membeli smartphone melalui gadget saja.


Kamu Pakai Provider Apa untuk Koneksi Internetmu?

with 3 comments


Bicara soal aktifitas di dunia maya, kita juga perlu memperhatikan beberapa poin penting yang mendukung kelancaran aktifitas dunia maya tersebut. Dan salah satu poin yang akan saya bahas kali ini adalah tentang koneksi internet. Bisa dibilang, koneksi internet sekarang ini sudah bisa dimasukkan dalam kategori kebutuhan primer ketimbang sekunder, mengingat kebutuhan akan koneksi internet semakin tumbuh berkembang seiring dengan bertambahnya orang-orang yang melek akan betapa penting dan banyaknya manfaat yang diperoleh dari kemudahan yang dihadirkan oleh adanya koneksi internet.

Sebagai blogger yang tiap nge-draft seringnya malah nyasar ke insta, youtube, dan media sosial lain yang bikin fakir kuota internet sendiri saya menggunakan dua provider yang masing-masing memiliki nilai plus-minusnya. Yang satu bikin tongpes dan yang satu kadang bikin garing nunggu loading. Tapi tetep paling klop sama 2 provider ini, sih.

Provider yang pertama itu.. yang katanya harganya mahal terus alhasil website-nya kemarin kena hack, tapi di kampung saya, cuma provider itu yang sinyalnya nggak bikin greget pas lagi online. Kata hackernya sih, makin ke sini, bundling paket internet punya si merah ini makin mahal, tapi kalau menurutku, justru sebaliknya, si merah ini murahan banget, ya masak satu bundling paket internet sudah bisa dibagi-bagi jadi beberapa fitur, macam slogan salah satu tv nasional saja kan jadinya, "Satu untuk Semua..." Errr.. Jadi maksudnya, okelah harga sekian mahal tapi mbokyo nggak usah yang murahan gitu, satu paket dibagi-bagi buat paket video lah, paket 4G lah, midnight lah, oke buat paket 4G yang wilayahnya sudah ter-cover sama jaringan tersebut, la.. Tapikan di kampung saya mentok cuma sampe 3G, lalu paket 4G saya yang makin luber ke mana-mana ini fungsi dan manfaatnya apaaah? Yang disayangkan adalah.. Meskipun murahan, tapi saya tetap saja setia sama Telkomsel ini. Ya.. Mau gimana lagi, yang lain koneksi internetnya macam kura-kura. Ckckck.

Terus pilihan provider kedua, yang dipakai orang serumah juga, adalah provider dengan logo robot merah kecil, provider yang murahnya bukan cuma murahan tapi murah beneran #apeu. Yang jelas sejak saya pakai produk Mifi dari provider ini, budget buat beli paket internet kerasa banget berkurangnya. Cuma, ya.. kadang koneksi internetnya lumayan bikin mesem-mesem sendiri, tapi meski begitu, provider ini tetap bisa dipakai meski di daerah terpencil, tapi ya.. stok kesabarannya harus seluas samudera lah, ya, kalau memang ada sesuatu yang urgent dan ketika itu pas koneksi internet lagi pengen leyeh-leyehan bentar. Yang jelas setelah pakai Mifi dari Smartfren ini pengeluaran buat beli paket internet jadi sedikit lebih hemat.

Kalau kalian, provider mana yang dipake buat internet? Harga paketnya murah, nggak? Terus koneksi internetnya lancar jaya atau bikin garing? Kasih tau, dong...

Sincerely,














Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi

with 1 comment
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren

Mengulas tentang pertumbuhan teknologi yang semakin canggih memang nggak bakal pernah ada habisnya, terlebih teknologi digital yang katakanlah saat ini memiliki peran yang begitu besar terhadap kelangsungan dalam bidang pendidikan, informasi, hiburan, dan bisnis perbelanjaan online nasional. Dengan banyaknya aktifitas dalam dunia digital teknologi, hal tersebut juga berpengaruh terhadap pertumbuhan layanan berbasis teknologi digital lainnya, salah satunya seperti FinTech. FinTech sendiri menurut pemahaman saya adalah sistem layanan keuangan yang ikut menghadirkan kemudahan dalam mengatur keuangan, transaksi, dan proses finansial lainnya dalam bentuk digital teknologi.

Seperti hari biasa, saat itu saya sedang menikmati alunan musik sambil sedikit merapikan data pekerjaan yang memang harus saya laporkan setiap hari kamis, beberapa user/calon user keluar-masuk kantor untuk membayar tagihan uang muka, atau sekedar bertanya tentang info stok kavling yang masih tersedia, sampai ada salah satu calon user yang sedikit mengajak saya berbincang di luar informasi yang ditanyakan sebelumnya. Calon user tersebut menjelaskan kepada saya tentang sebuah aplikasi android yang bergerak dalam bidang financial technology, nama aplikasi tersebut adalah PayTren, "wah mbaknya "jualan" juga ternyata" pikir saya. Sebenarnya saya kurang begitu tertarik dengan penjelasan tersebut, tapi demi tata krama kehidupan dan sopan santun antar sesama, saya dengan seksama mendengarkan penjelasan dari mbaknya mengenai apa saja yang bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi FinTech bernama PayTren tersebut.

Seperti halnya aplikasi atau website yang bergerak dalam bidang teknologi finansial lainnya, PayTren dapat menyuguhkan kemudahan-kemudahan dalam melakukan transaksi bulanan seperti pembayaran kredit pinjaman, asuransi syariah, tagihan listrik, PDAM, TV kabel, bisa juga untuk pembelian token listrik, pulsa prabayar, voucher game, bahkan untuk pembelian tiket pesawat sekalipun. Selain transaksi pembayan dan pembelian beberapa item di atas, pada aplikasi PayTren juga terdapat fitur yang memungkinkan pengguna untuk membeli aneka kuliner atau kebutuhan rumah tangga lain yang terdapat dalam daftar mitra PayTren tersebut. Jadi bisa dibilang juga, dengan aplikasi ini, pengguna bisa menjalankan bisnis berupa pelayanan jasa pembayaran dan pembelian dari fitur yang disediakan dengan begitu mudah.

Daebak banget nggak sih, ragam layanan yang ditawarkan. Saya yang awalnya agak ogah-ogahan dengerin penjelasan dari Mbak PayTren jadi sedikit memasang telinga biar bisa menangkap lebih jelas pembicaraan tentang PayTren tersebut. Ya.. meskipun pada akhirnya saya juga sama sekali nggak minat, atau mungkin belum minat, untuk bergabung dalam jajaran pengguna PayTren. Tapi paling enggak saya jadi tahu, apa itu PayTren, dan bagaimana sebuah aplikasi FinTech bekerja. Dari sini saya jadi pengen berkata kasar ke orang yang suka bilang "main hp mulu, kerjanya kapan?" Ckckck. Dan poin yang paling penting dari percakapan saya dengan Mbak PayTren adalah... *drumbroll*... Saya jadi punya bahan buat ngerjain tantangan tema pekan ke 15 Liga Blogger Indonesia kali ini. Oke, sekian bahasan tentang FinTech a.k.a Financial Technology kali ini. Mari bertemu pada postingan tema #LBI2017 pekan selanjutnya.. *kissbye*

Sincerely,
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren



Coffeshop; Borjuis Food and Drink

with 7 comments
Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Jadi.. sekarang ini resto dan kafe dengan konsep yang instagram-able mulai menjamur di daerah saya, Paciran - Lamongan, mulai awal tahun 2017 kemarin banyak kafe bermunculan dan langsung penuh sesak dengan sekumpulan anak muda nan ceria di setiap sorenya, tapi nggak tau kenapa saya yang ikut senang dengan adanya perkembangan tersebut malah sama sekali belum minat buat sekadar icip-icip air putih di kafe-kafe tersebut. Oke. Sebenarnya bukan masalah nggak minat, cuma waktunya saja yang belum ada yang klop buat duduk-duduk manis di salah satu kafe tersebut.

Sampai pada pekan 14 #LBI2017 yang mengeluarkan tema tantangan "Review Rumah Makan di Daerahmu", dan di sini lah saya, menjadi bagian dari para anak muda yang sedang asik-asiknya menikmati siang mendung dengan aneka hidangan di Borjuis Food and Drink; salah satu kafe minimalis yang terletak di daerah Kranji - Paciran. Yah.. akhirnya saya menyempatkan diri untuk mengambil jatah istirahat singkat saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Sesuai dengan nama Borjuis Food and Drink, kafe tersebut menyediakan beragam menu minuman dan makanan ringan, tapi yang saya tangkap dari handlettering yang menghiasi sebagian dinding kafe tersebut adalah; di sana hanya menyajikan aneka minuman dengan fokus kopi-kopian #halah. Tapi ternyata minumannya pun beragam banget, mulai dari beberapa jenis jus buah, minuman dengan tema tropical hawai seperti lemon tea, lecy tea, minuman besoda, dan tentunya nggak ketinggalan Hot/Ice mocha, cappucino, white coffe, dan ragam menu kopi-kopian lainnya, dan untuk menu makanannya sendiri ada mie borju, beef steak, chicken kebab, pizza beef untuk menu salty favour, serta banana split, pancake, waffle float dan crepes untuk menu makanan manisnya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Waktu berkunjung ke kafe tersebut saya memilih beef steak yang kelihatannya memiliki ukuran porsi cukup sebagai pengganti makan siang dan untuk minumannya alih-alih memesan minuman favorit beraroma kopi, saya lebih ingin mencoba minuman baru yakni pattaya ling di mana pada pamflet menu digambarkan dengan semangkuk minuman dengan cairan berwarna putih entah itu susu atau santan, dengan toping irisan buah-buahan segar, namun karena stok pattaya ling-nya lagi kosong, saya beralih ke lecy punch, overall makanan dan minumannya sesuai dengan lidah pemilih saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Untuk tempatnya sendiri, meskipun kadang terlalu bising dengan suara kendaraan karena jarak antar kafe dan jalan raya bisa dibilang terlalu dekat, tapi pelanggan cukup dibikin betah dengan konsep desain tempat yang seperti saya sebut sebelumnya, instagram-able. Dengan dinding-dinding yang dipenuhi dengan wall-art berisi kutipan-kutipan inspiratif sekaligus menarik dan penataan bangku yang rapi meski tempatnya kecil. Tampilan depan yang memilih warna monochrome sebagai background menjadi dara tarik tersendiri pagi calon pelanggan, apalagi teras yang cukup minimalis tersebut dilengkapi dengan hiasan televisi tabung dan mesin tik antik yang entah kenapa menurut saya menambah nilai seni dari kafe tersebut, ya.. meskipun cuma sedikit sih.

Buat teman-teman yang kebetulan main-main ke WBL dari arah Gresik/Surabaya atau yang sedang melewati jalur pantura Lamongan - Paciran, bisa banget mampir ke The Borjuis Food and Drink ini, letak dan harganya dijamin terjangkau, dan yang pasti bisa sedikit menghilangkan lapar dahaga ketika melakukan perjalanan jauh di siang hari. Jam operasionalnya dari pukul 9 pagi sampai 9 malam. Nah, sekian ulasan singkat dari saya, sampai ketemu di pekan Liga Blogger Indonesia selanjutnya.. bye-bye.. *kissbye*


Sincerely,


Mood Booster adalah Kolaborasi Unit CBX dan Langit Musik yang Berhasil Menemukan "Musiknya Hidupku"

with Leave a Comment
Akhir-akhir ini saya lagi suka dengerin salah satu OST dari Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo, drama saeguk yang tayang menjelang akhir tahun 2016 dan ending-nya berhasil bikin sebagian k-drama lovers nggak bisa move on. 11-12 sama ending-nya, sebagian dari OST-nya pun bikin orang nggak bisa move on. Sebenarnya hampir dari semua OST memiliki alunan musik yang begitu enak dinikmati, tapi ada satu OST yang begitu sangat menarik perhatian saya, sehingga saya benar-benar mencari tahu siapa penyanyi dan apa judul dari OST tersebut. Dan final dari hasil pencarian saya adalah; For You (너를 위해) yang dinyanyikan oleh Sub Unit CBX dengan formasi 3 member dari EXO; Chen, Baekhyun, dan Xiaumin. Masing-masing vokalis benar-benar memiliki karakter suara yang khas, dan dari karakter berbeda tersebut, mereka berhasil menyanyikan lagu For You dengan indah dan enak didengar telinga saya.

Berawal dari For You, akhirnya saya searching lagu lain yang dinyanyikan oleh EXO-CBX tersebut. Melalui Langit Musik, saya menemukan fakta bahwa EXO-CBX sudah memiliki 1st Mini Album; Hey Mama! dengan 5 lagu yang semuanya sungguh saya suka.. saya suka.. *upin-ipin style* *cih!*. Dan, bisa dibilang, lagu-lagu dari CBX ini menjadi wujud dari "Musiknya Hidupku" selama 2 minggu ke belakang yang merupakan minggu paling riweuh di akhir bulan. Kolaborasi antara CBX dan Langit Musik benar-benar berhasil menjadi mood booster dan teman yang menyemangati saya dalam menyelesaikan tanggungan akhir bulan yang seakan membuat saya susah untuk sekadar bernafas lega.

Berkenalan dengan Little Hippo Cloth-Diapers

with Leave a Comment
Berkenalan dengan Little Hippo Cloth-Diapers

"Buat anak kok pakai coba-coba." Kira-kira seperti itu tagline salah satu minyak penghangat tubuh bayi. Memang, menentukan segala keperluan; pakaian, bedak, baby cream, sampai dengan pospak/clodi buat anak itu harus yang benar-benar sempurna. Tapi.. bagaimana kita tahu produk Y cocok dengan kulit bayi dan produk X bikin iritasi kalau nggak dicoba lebih dulu produknya? Jadi, sekarang ini, saya nggak hanya berpatok pada berapa banyak "bintang" yang diberi buibu pada suatu produk saja, melainkan dengan teliti mencoba sendiri produk-produk tersebut.

Pospak, sebagai working mom bisa dibilang, benda tersebut merupakan benda yang sangat berjasa dalam membantu meringankan pekerjaan rumah saya. Iya, saya pilih pospak yang nggak ramah lingkungan, pun nggak ramah sama isi dompet juga. Selama ini belum berani pilih clodi buat Qeis salah satu alasannya, sih, takut nggak cocok lah, nanti iritasi lah, apa lah, tapi.. seperti  yang saya tulis sebelum ini, kalau nggak dicoba dulu, mana tahu cocok enggaknya, yakan? Akhirnya beberapa hari yang lalu saya coba memilih salah satu clodi untuk dipakai Qeis, karena memang sengaja pilih clodi buat meringankan anggaran untuk pospak, saya maunya pilih clodi murah tapi berkualitas *emang ada gitu?*

Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia 2017

with 9 comments
Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia 2017

Nggak terasa, Liga Blogger Indonesia - LBI sudah jalan satu bulan saja, memasuki pekan ke 5 di bulan penuh cinta ini LBI memberi titah untuk mengulas minimal 3 peserta LBI tahun ini. Dan sesuai dengan LBI yang memasuki musim ke 5 dan tantangan yang juga memasuki pekan ke 5, maka saya juga memutuskan bakal mengulas 5 blogger yang menjadi peserta LBI 2017 kali ini. 

Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia.

www.ririekhayan.com

Pemilik Kidung Kinanthi bernama Ririe Khayan yang merupakan pemenang LBI musim 4, Blog Kidung Kinanthi sendiri berisi tentang lifestyle yakni ragam gaya hidup. Dapat dilihat di sana banyak sekali artikel bermanfaat seperti info kesehatan, kuliner, wisata, serta sesuai dengan tagline yang diusung "Life is Flowing in its Story Leaving History" Mbak Ririe juga mengabadikan setiap momen kesehariannya melalui tulisan dalam Kidung Kinanthi tersebut. Template blog yang digunakan terbilang simple, karena ketika saya masuk pada homepage, di sana saya bisa langsung melihat tulisan terbaru dengang jelas, sayang untuk footer dan sidebar-nya masing kurang sesuai dengan tinggi postingan yang ditampilkan pada homepage. Karena bisa jadi pengunjung akan berhenti di tampilan postingan, dan malas untuk scroll lebih jauh ke bawah, di mana pada footer dan sidebar terdapat banyak info mengenai akun sosial dan grup blogger yang penting juga buat pengunjung yang belum tau akan info tesebut atau bagi pengunjung yang ingin mengenal Mbak Ririe lebih dekat lagi.

Mewujudkan Konsep Konten Kreatif dengan Asuspro B8230

with 30 comments
Prediksi Konsep Konten Kreatif yang Masih Jadi Tren di Tahun 2017.

Sebagai salah satu media yang dipercaya berpengaruh dalam bidang online marketing, semakin banyak agensi iklan yang menggandeng blogger dalam mempromosikan produknya. Blog yang berkesempatan menjadi media pengiklan pun memiliki beragam tema, seperti beauty / fashion blog, techno blog, sampai dengan personal blog. Namun, nggak semua blog dengan tema-tema tersebut dengan mudah mendapat tawaran kerjasama, karena blog yang mampu menawarkan "nilai lebih" lah yang akan memenangkan hati agensi. Nilai lebih di sini bisa berpatok pada monthly pageview, keaktifan blogger melalui interaksi media sosial maupun kolom komentar blog-nya, tingkat ketenaran blogger dalam blog-sphere itu sendiri, dan yang terpenting adalah bagaimana blogger tersebut mampu meracik blog-nya dengan konten kreatif nan menarik. 

Sejernih Layar, Secantik Tampilan, dan Semaksimal Kinerja yang Dihadirkan Zenfone 3 Laser ZC551KL

with 9 comments


Menggenggam si laser dengan jemari tangan ini merupakan hal yang sama sekali nggak terlintas dalam fikiran saya, pasalnya dari awal saya lebih tertarik untuk menggandeng si selfie. Memang, keduanya memiliki penawaran yang sama-sama daebak, tapi.. rasanya terlalu berlebihan mahar yang harus saya keluarkan untuk si laser, toh keduanya memiliki daya pikat yang nggak jauh berbeda. Rencana yang awalnya bakal manfaatin harinya para online shoppers untuk menggaet si selfie ini pun gagal, karena pada akhirnya saya menemukannya di ruko sekitar kota, dan lebih mengagetkannya lagi, bukan incaran pertama saya; si selfie, yang ikut serta pulang bersama saya, melainkan saudaranya yang baru lahir beberapa bulan kemarin ini. Si Laser.


Duh, itu cerita apaan sih yang di atas.. mbulet bae. Oke, Jadi lebih sederhananya, saya itu berniat buat upgrade hp kucel saya dan beralih ke Asus Zenfone Selfie ZD551KL, eh.. dapetnya malah Zenfone 3 Laser ZC551KL antara seneng banget dan sedikit nggak rela, sih, toh spesifikasi keduanya hampir sama, sama-sama memiliki internal 32 GB, primary kameranya pun sama 13 Mega Pixel-nya, tapi harganya sudah terpaut -/+ Rp. 500.000,- bayangin, emak-emak yang ketika beli cabe kemahalan 1.500 rupiah saja bakal galau 7 hari 7 malam, apalagi itu yang selisih maratus rebu yassalam.. Tapi, meski nggak sesuai rencana, bersyukur tetap nggak boleh dilupakan. Iya, setelah mupeng lihat ragam smartphone handalnya asus betebaran di mana-mana, akhirnya hp saya upgrade ke salah satu smartphone keluaran asus juga :'), kameranya, internal 32 GB-nya, duh! Dengan kapasitas internal tersebut, rasanya saya bisa sepuasnya download, simpan berjudul-judul drakor. Selain itu, dengan dukungan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow, saya juga bisa download berbagai macam aplikasi kekinian tanpa batas serta tanpa takut notifikasi "free your space" menghantui.



Memang, beberapa spesifikasi yang dimiliki si selfie hampir sama dengan Zenfone 3 laser ini, tapi sebagai gadget keluaran terbaru dengan harga yang lebih tinggi, tentunya ZenFone 3 Laser ZC551KL harus bisa menyuguhkan kinerja yang lebih unggul dong, ya. Kamera beserta internal boleh memiliki kapasitas yang sama, tapi RAM tentu satu poin di atasnya, keunggulan lain yang membuat saya terkagum adalah ketika pertama kali mencoba fitur kamera depan, siapa sangka wajah yang nggak pernah ke-urus ini berubah bak wajah-wajah glowing gadis korea ketika kekuatan kamera depan 8 Mega Pixel milik si laser mulai beraksi *tutup muka*, itu jelas pembohongan publik tapi kenapa saya seneng gitu lihat hasilnya, padahal sendirinya nggak suka selfie, loh, nggak tau, deh, pasca hadirnya kamera depan si laser ini XD. Meskipun kalau dibandingkan sama si selfie yang kapasitas kamera depannya lebih tinggi 5 MP, tapi dari info yang saya peroleh, hasil jepretan si selfie ini meski mega pixel kamera depannya gedhe, hasil fotonya kayak rada-rada kuning gitu, saya belum tahu kebenarannya, sih, lawong punya saja enggak, jadi nggak bisa coba langsung. Terlepas dari besar-kecil kapasitas kameranya, hasil kamera depan maupun kamera belakang ZenFone 3 Laser ini tetap layak mendapat nilai 8.9 dari 10 bintang setara lah sama tagline yang diusung "Built for Photography". Alasan utama saya move on dari hp lama itu sendiri karena kameranya yang nggak support banget buat dokumentasi gambar bekal ngeblog, hasilnya selalu blur, jadi.. pilihan tepat ketika sang suami memberi restu untuk meminang zenfone 3 laser ini *ketjup manjah abang sayang*. Untuk foto/gambar hasil dari kamera atau editan pakai Zenfone 3 Laser ini, bisa dilihat di Instagram @elisafariesta per-tanggal 12 Desember 2016, bisa stalking saja.. atau disentuh tombol follow nya juga sama sekali nggak masalah, saya ikhlas #selaluadacelah #eaaa
Kalau menurut informasi hasil baca user experience di fanspage asus serta rekomendasi sales yang standby di ruko, seri zenfone sebelum ini baterainya sih mudah panas sedangkan dalam Zenfone 3 laser sudah ditambahkan komponen tertentu yang menjadikan baterainya stay cool meski dipakai multitask dsb, saya yang excited dari awal pun berusaha buktiin keabsahan beragam ulasan yang saya peroleh, hasilnya.. setelah semalaman saya ubek-ubek sosial media, download macem-macem aplikasi pendukung ngeblog, sampai edit-edit foto pakai aplikasi yang biasanya makan banyak space dan mudah bikin panas baterai, bisa dibilang si laser ini nggak cukup bikin saya menyerah, punggungnya pun nggak sampai bikin telapak tangan saya "terbakar". Multitasking antara download, stalking lambe_turah, sampai edit foto berjalan lancar selancar air terjun yang jatuh bebas menghempas bebatuan alam di bawahnya #halah. RAM si laser ini kan 4GB tuh, jadi harap maklum kalau saya kelewat lebay dalam memaparkan kelancaran multitask yang saya lakukan bersama ZenFone 3 Laser ZC551KL ini. Selain RAM yang leluasa tersebut, mungkin dukungan prosesor CPU 64-bit Qualcomm® Quad-Core Snapdragon™ 430 dan GPU Adreno™ 505 juga memiliki andil atas kelancaran dan ketidak panasan baterai meski dipakai multitasking secara bertubi-tubi. Ya.. meskipun saya belum begitu paham fungsi dari prosesor CPU dan GPU secara menyeluruh, tapi saya yakin kalau kedua komponen tersebut saling mendukung dalam melancarkan kinerja si laser. Kalau GPU yang bikin lancar pekerjaan versi saya, sih, Gosok-Pijat-Urut. Waks.
Sebagai smartphone user, saya bukan tipe pengguna yang "terima saja" ketika tema, aplikasi, wallpaper, font dan segala bentuk user interface (UI) dalam keadaan standart/bawaan pabrik, kalau hp yang dulu-dulu mesti melalui rooting ketika ingin mengubah tatanan UI, ZenUI 3.0 yang tersemat di ZenFone 3 Laser ini sudah menyediakan fitur tema yang sumpah lucu-lucu banget tanpa harus merusak "tatanan awal". Beberapa font bawaan yang terpasang pun, enak dipandang mata. Dengan dukungan layar 5.5 ", HD 1920 x 1080, dan Bluelight Filter for Eye Care bisa dipastikan bikin betah berlama-lama nge-draft di aplikasi blogger mobile. Tingkat kesensitifan touchscreen yang dilapisi Corning Gorilla Glass 3 pun 11/12 dengan mood wanita PMS, mudah tersentuh tapi nggak mudah tergores #apeu, jadi saya fikir aman saja kalau tetiba Qeis garuk-garuk layarnya pas bosen nonton video seri diva dan minta ganti video kisah-kisah nabi. Kan anti baret layarnya. Ehehe. Cuma kudu tetep hati-hati, sih, pasalnya material casing yang digunakan super licin, pun layarnya, saya saja kalau pegang hati-hati banget, takut selip, kalau jatuh pas lagi sayang-sayangnya kan nggak lucu.

Intinya.. selisih harga yang maratus ribu tadi tuh sama sekali bukan jadi masalah, toh kinerja yang diberikan memang sebanding dengan harga yang di bandrol. Dan apa itu "sedikit nggak rela" setelah memutuskan beli Asus ZenFone 3 Laser ZC551KL? Sudah lupa, tuh! XD



Sincerely,







Mengatasi Galau Akibat Kemahalan Beli Sembako di Pasar.

with 7 comments
cek harga sembako mudah pakai aplikasi boneprice
Source: Traditional Market

Jadwal saya setiap sabtu-minggu pagi adalah mengunjungi pasar tradisional yang terletak nggak jauh dari rumah. Entah itu untuk membeli sarapan, icip jajanan pasar, atau hanya sekadar ngekor ibuk yang lagi belanja sembako. Saya sendiri sebagai mahmudah memang jarang belanja sembako di pasar tradisional, alasannya simple, saya paling malas kalau harus melakukan transaksi tawar-menawar yang ribet, di mana calon pembeli dan penjual harus berbasa-basi dengan sikap manisnya masing-masing.

Dari sekian banyak pengunjung pasar, hampir semua melakukan proses tawar-menawar setiap mau membeli barang yang diinginkan. Bisa dibilang, kegiatan tawar-menawar ini sudah jadi kebiasaan, jadwal rutin ibu-ibu setiap datang ke pasar. Kecuali saya. Iya, kecuali saya. Kenapa? Karena kalau barang yang ditawarkan menurut saya mahal, ya, dadah. Kalau murah saya baru beli. Tapi tergantung kualitas, kuantitas, dan kebutuhan. Beda saya, beda pula Ibuk saya. Ibuk merupakan salah satu pembeli yang paling diwaspadai sama penjual, waspada karena kalau nawar barang paling makjleb, bisa hampir 25% dari harga yang ditawarkan, dan di situ saya merasa malu. Iya, malu kalau ibuk nawarnya kebangetan macam itu. Tapi bukan tanpa alasan juga ibuk kalau nawar selalu jauh dari harga yang ditawarkan, pasalnya ibuk sendiri selalu rutin cek harga sembako dari penjual yang satu ke penjual yang lain, dan sudah pasti ibuk bakal ambil harga terendah lah, ya. Cek sembako dari satu penjual ke penjual lain di pasar yang lumayan njelimet letak kiosnya. Nggak capek, buk? Saya sih, yang notabene cuma ngekor, ampun capeknya, belum lagi pas musim hujan gini, becek iya, dusel-duselan iya. Tapi, ya.. tahu sendiri lah, bagaimana galaunya wanita pas beli barang kemahalan meski selisihnya cuma lima ratus perak.

W - Two Worlds: Eksistensi Kang Chul Daepyonim dalam Dunia Fantasi

with 44 comments
Review, Sinopsis, W - Two Worlds: Dunia Fantasi Kang Chul Daepyonim, Drama Korea, Rekomendasi, 2016, Lee Jongsuk, Han Hyo Joo,
via IG #wtwoworlds
Baiklah, pertama kali bikin ulasan tentang Drama Korea (Drakor) nih, jadi harap maklum kalau ada kurangnya. Dari sekian drakor yang sudah saya tonton, entah kenapa W-Two Worlds ini begitu menyita perhatian saya untuk segera ditulis ulasannya di blog. Karena kedipan mata Kang Daepyo yang bikin perut serasa dipenuhi kupu-kupu, mungkin? Bukan, bukan itu.. Karena drakor ini berhasil bikin penasaran dari episode-episode awal bahkan sampai episode akhir pun saya masih dibikin dag-dig-dug, entah itu karena kisah fantasinya ataupun kisah cintanya. Semua bikin kepo. Saya, nih, kalau jadi Jagganim-nya, saya bakal bikin itu penjahat yang bantai keluarga Kang Daepyo tamat riwayatnya di tengah-tengah episode. Kenapa? Biar happy ending-nya Kang Daepyo yang diharapkan Yun Joo Nuna segera terealisai. Tapi, ya, namanya drama misteri-fantasi. Nggak afdol juga sih, kalau penjahatnya ketangkap duluan.

Ini kenapa jadi ngoceh nggak jelas, ya? Oke, jadi.. begini..

SINOPSIS

W-Two Worlds ini merupakan drakor dengan genre misteri-fantasi yang disisipi kisah romantisnya Kang Chul Daepyonim (Lee Jong-Suk) dan Oh Yun Joo Nuna (Han Hyo-Joo). Kang Chul merupakan sosok tokoh utama dalam seri webtoon (manhwa) karya Oh Seong Moo Jagganim -- Ayah Yun Joo. Khas tokoh utama yang memiliki kesempurnaan paripurna; muda, kaya, dan pemberantas kejahatan yang berwibawa. Namun, di balik kesempurnaannya itu, Kang Chul memiliki dendam mendalam kepada Pembunuh orangtua dan kedua adiknya yang belum juga diketahui identitasnya. Sebaliknya di dunia nyata, Jagganim memang sengaja nggak memberikan identitas jelas untuk pembunuh tersebut, karena latar belakang dibuatnya tokoh pembunuh adalah agar Kang Chul lebih memiliki tekad yang kuat dalam memberantas kejahatan di Dunia Manhwa.

Seri demi seri dengan mudah digambarkan oleh Jagganim, sampai pada suatu ketika, tokoh utama menolak takdir yang diberikan oleh Jagganim. Setiap alur cerita yang digambar oleh Jagganim, berubah dengan sendirinya sesuai kehendak dari Kang Chul. Eksistensinya semakin kuat, dia memberontak dari sesosok tokoh dunia manhwa yang diciptakan dari goresan pena dan ingin menjadi manusia seutuhnya di dunia nyata. Bisa gitu, ya? Bisalah, namanya saja drama fantasi. Nggak masuk akal, memang.

Review, Sinopsis, W - Two Worlds: Dunia Fantasi Kang Chul Daepyonim, Drama Korea, Rekomendasi, 2016, Lee Jongsuk, Han Hyo Joo,
via IG #wtwoworlds
W-Two Worlds
16 Episode
MBC
Juli - September 2016
Cast:
Lee Jong-Suk as Kang Chul-Daepyonim as Tokoh Utama Manhwa
Han Hyo-Joo as Oh Yun Joo as Kang Chul's Bae
Kim Eui-Sung as Oh Sung Moo-Jagganim as Yeon Joo's Father

Menyadari hal tersebut, Jagganim berusaha mengakhiri seri webtoon yang dibuatnya dengan cara membunuh Kang Chul. Tapi dari sekian cara yang dilakukan Jagganim, semua gagal, Kang Chul tetap hidup. Bahkan, putrinya -- Yun Joo, sendiri yang menyelamatkan Kang Chul ketika Jagganim menggambarkan adegan Kang Chul tertikam hingga berdarah-darah, itu merupakan kali pertama Yun Joo masuk dalam dunia manhwa dan kali pertama pula Yun Joo bertemu dengan Kang Chul. Loh, bukannya Kang Chul itu ada di dunia manhwa dengan bentuk gambaran semata, ya? Kok bisa ketemu Oh Yun Joo yang notabene putri dari Jagganim dan tinggalnya di dunia nyata? Caranya bagaimana? Ng... Kalau penasaran lanjut saja bacanya.

Yun Joo sendiri merupakan fangirl yang begitu mengidolakan Kang Chul sebagai tokoh utama di dunia manhwa, pertemuan yang nggak terduga tersebut membuatnya bingung sekaligus penasaran dengan apa yang dialamainya. Namun satu yang pasti, Yun Joo tahu kalau ayahnya berencana mengakhiri hidup Kang Chul dan membuat akhir menyedihkan untuk seri webtoon W. Hal itu begitu ditentang oleh Yun Joo dan fans seri webtoon W tersebut. Beragam cara dilakukan Yun Joo, melintas batas dunia nyata dengan keluar-masuk dunia manhwa sampai lupa mandi berbulan-bulan lamanya pun, dilakukan demi menyelamatkan Kang Chul dari serangan ayahnya. 

Seiring dengan upaya Yun Joo menyelamatkan Kang Chul, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara makhluk manhwa dan makhluk dunia nyata tersebut.. Kisah yang harusnya bergenre misteri-fantasi berubah menjadi kisah romantis. Tapi hal tersebut nggak begitu saja menyudahi tekad Kang Chul untuk menemukan pembunuh keluarganya. Lalu, apakah harapan Yun Joo untuk menjadikan kisah Kang Chul dalam dunia manhwa memiliki akhir bahagia terwujud? Yak, silakan tonton sendiri dramanya.

ULASAN.

Review, Sinopsis, W - Two Worlds: Dunia Fantasi Kang Chul Daepyonim, Drama Korea, Rekomendasi, 2016, Lee Jongsuk, Han Hyo Joo,
via IG #wtwoworlds
Pertama yang ingin saya sampaikan adalah.. Ini drakor kisahnya memang sama sekali nggak masuk di akal. Tapi.. namanya juga genre fantasi, jadi, ya, mau kisahnya, pemerannya, bahkan sampai penontonnya, semua bebas untuk berfantasi. Sebenarnya, Ini kali pertama saya nonton aktingnya Lee Jongsuk, dan biasanya kalau pertama gini, karakter pemain akan sangat berpengaruh terhadap penilaian saya mengenai drama sekaligus pemainnya. Kang Chul dengan gaya imutnya dan Yun Joo dengan gaya lugunya berhasil menciptakan kisah romantis, lucu, dan bikin perut dipenuhi dengan kupu-kupu. Yang saya sayangkan dari drama korea ini adalah; ada beberapa scene yang terlalu sering diulang-ulang (flashback), bahkan hampir di setiap episode, itu bikin bosan, sih.

Selain itu, fokus dari genre drama misteri-fantasi untuk menangkap penjahatnya pun, tetap konsisten dan nggak kalah seru, secara si penjahat ini juga memiliki kemampuan setara tokoh utama; bisa mengendalikan alur cerita di dunia manhwa. Bisa keluar masuk dari dunia manhwa ke dunia nyata dan sebaliknya. Dan, sebenarnya itu juga salah satu bagian yang bikin dag-dig-dug.

Jadi, meskipun ada bagian-bagian yang bikin bosan seperti yang saya sebutkan di atas, Drama Korea W-Two Worlds ini tetap saja berhasil memikat hati saya, dibanding dengan drama bergenre fantasi lain yang rentang waktu tayangnya bareng sama ini drama. Gimana? Kalian sudah pada nonton drama korea ini belum? Sharing ulasannya di kolom komentar juga, ya...



Sincerely,
Review, Sinopsis, W - Two Worlds: Dunia Fantasi Kang Chul Daepyonim, Drama Korea, Rekomendasi, 2016, Lee Jongsuk, Han Hyo Joo,










You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com