Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Nostalgia Lagu Band Remaja Era 2000-An

with 32 comments
Akhir-akhir ini saya lagi bernostalgia sama lagu-lagu band remaja era 2000-an, lagu pada zaman di mana saya masih masuk dalam golongan dedek-dedek unyu, dan entah kenapa sampai sekarang tetep saja unyu #iyainaja. Menurut kalian, lagu apa saja sih, yang berperan aktif, melekat, terkenang -atau apalah namanya- di masa-masa muda dulu? Karena saya juga pernah bikin postingan tentang Nostalgia Lagu Anak Era 90-An, rasanya nggak afdol kalau Lagu Band Remaja ini nggak dibikin postingan sekalian. ^^

Jadi.. Ada lagu-lagunya Peterpan, grup band yang sekarang namanya diganti jadi NOAH, nama yang awalnya "ah, gitu banget* tapi lama kelamaan pantas juga. Lagu NOAH ini hafal-able banget, liriknya gampang dicerna fikiran, dan yang pasti.. Mudah banget difahami oleh hati #eaaa ^^

Nostalgia Lagu Band Remaja Era 2000-An
Maaf, saya lebih suka nama Peterpan. Gimana, dong? :(


Mungkin Nanti
Pada ingat lagunya Peterpan yang judulnya Mungkin Nanti, kan? Lagu yang bisa banget munculin kenangan-kenangan lama bareng.. Ehm, mantan. Lagu yang bikin orang yang dengerin jadi berimajinasi tingkat dewa, gimana kalau tiba-tiba ketemu mantan yang sudah PUNAH, sama kayak lagunya Peterpan nggak, ya? "Dan mungkin bila nan.. ti, kita kan bertemu la.. gi, satu pintaku jangan kau tanyakan kemba.. li, rasa yang kutinggal ma.. ti, seperti hari kemarin, saat semua di sini.... #makjleb banget.  Atau kayak lagunya Ada Band? "Rasa cinta.. yang dulu tlah hilang kini bersemi kembali.." #duhdek.

Semua Tentang Kita
Terus ada lagi lagu yang judulnya "Semua Tentang Kita" Lagu ini bisa banget bikin orang keinget sama kenangan-kenangan masa lalu bersama sahabat. "Waktu terasa.. Semakin berlalu.. Tinggalkan cerita tentang kita.. Akan tiada.. Lagi kini tawamu.. Tuk hapuskan semua sepi di hati.. " Sebenarnya lagu ini netral sih, ya, bisa buat sahabat, bisa buat mantan, bisa juga buat mantan gebetan, tapi saya lebih suka dengerin lagu ini sambil inget-inget teman zaman SMA. Iya. Lagu itu adanya pas zaman-zaman saya masih SMA. Zaman masih unyu. #ihiks.

Jauh Mimpiku
Lagu Ini semacam lagu-lagu Friendzone bukan, sih? Jadi isinya tentang harapan-harapan yang ternyata palsu, nggak bisa digapai, sekedar mimpi. Dearest, para korban PHP, lagu ini sepertinya pas banget buat kalian dengerin sambil mbrebes mili, gitu *sesat*. "Ku harus lepaskanmu... melupakan senyummu..Semua tentangmu... tentangku hanya harap... Jauh ku jauh mimpiku... dengan inginku..." Tapi bukan berarti saya dulu korban PHP ataupun Friendzone loh, ya. Saya, sih orangnya nggak gampang baper. Say No to PHP. Say No to Friendzone *A la Dijah Yelo*. XD

Dan, masih banyak lagi lagu dari NOAH yang berpotensi terkenang sepanjang masa. Tapi sekarang ini saya jarang update lagu-lagu NOAH yang terbaru, sih. Update-nya cuma lagu-lagu pengantar tidur buat si kecil, atau kalau nggak gitu MP3 isinya cuma buat muter Tilawah Qur'an, biar Dedek Qeis boboknya anteng,. ^^

Oke. Sekarang lanjut saya tanya, seberapa berpengaruh kah, lagu-lagu Sheila On 7 dalam mendukung perjalanan kalian menuju kenangan masa lalu? Kira-kira bakalan ada 8 dari 10 orang yang setuju kalau saya bilang "berpengaruh banget". Bener, nggak? Atau cuma saya sendiri? Pastinya, enggak lah, ya.. *menghibur diri sendiri*. Wah, kalau sudah bawa-bawa nama Sheila On 7, rasanya bakal banyak banget lagu yang jadi favorit dan yang sudah menemani masa-masa muda saya. Eh, sekarang juga masih muda, ding. ;) Tapi di sini akan saya sebutkan tiga lagu saja. Biar adil sama yang di atas. :D
Nostalgia Lagu Band Remaja Era 2000-An


Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki
Jadi, ya.. Lagu ini bercerita tentang kekaguman seseorang terhadap orang terdekatnya.  Kalau zaman saya sekolah dulu, lagu ini biasanya jadi idola remaja-remaja yang lagi kasmaran. Mau ada sisi negatif atau enggaknya si pasangan, tetep aja berasa jadi “Anugerah Terindah. Melihat tawamu… Mendengar senandungmu… Terlihat jelas dimataku Warna – warna indahmu… Menatap langkahmu… Meratapi kisah hidupmu… Terlihat jelas bahwa hatimu Anugerah terindah yang pernah kumiliki…” Pokoknya semua jadi terlihat indah penuh warna. Tapi nih, ya, kalau sudah masuk fase “Kamu di mana? Dengan siapa? Lagi apa” siap-siap saja buat cari backsound lagu yang bisa diajak bergalau-galau ria *yaampun doanya gitu banget, yak*. :))

Sebuah Kisah Klasik
Ini, nih.. Lagu yang menghantarkan kelulusan saya dari Madrasah Ibtida’iyah menuju Pesantren Al-Islah *Iya. Gini-gini saya pernah jadi Santriwati Pesantren*. Lagu yang berhasil bikin saya dan teman-teman Madrasah saya tangis-tangisan, soalnya pada pisah, ada yang jauh ke luar kota, ada yang masuk Pesantren, dan ada juga yang masih melanjutkan Madrasah Tsanawiyah di yayasan yang sama. Bersenang-senanglah.. Karna hari ini yang akan kita rindukan... Di hari nanti.. sebuah kisah klasik untuk masa depan.. Bersenang-senanglah.. Karna waktu ini yang kan kita banggakan.. di hari tua..” Saya sama teman-teman saya nyanyi lagu itu bareng-bareng sambil nangis gitu. Duh, masa kecil yang super sangat bahagia. :D

Berhenti Berharap
Dearest, para korban PHP, dengar nih, Lagunya Sheila On 7. Dari sebuah kegagalan pasti pada akhirnya akan ada pengalaman berharga yang bisa dijadikan pembelajaran. Ya.. masak betah jadi korban PHP terus-terusan tanpa kejelasan. Mending Move On, ikhlaskan saja. Nanti juga bakal dapat ganti yang lebih baik lagi *sok bijak banget sih, ah*. Saya dulu kalau lagi ada masalah kecil-kecilan, sukanya dengerin sambil meresapi lirik lagu ini. Jadi agak mendingan gitu galaunya. Kenapa ada derita.. Bila bahagia tercipta.. Kenapa ada sang hitam.. Bila putih menyenangkan.. Kau ajarkan aku bahagia.. Kau ajarkan aku derita.. Kau tunjukkan aku bahagia.. Kau tunjukkan aku derita..” Namanya hidup, ya, pasti ada naik-turunnya, hitam-putihnya, kadang di atas dan kadang di bawah juga. Jadi.. Tetap semangat, ya, Temans!

Baiklah, kolom komentar saya terbuka buat siapa saja yang mau nambahin lagu favorit era 2000-an versi masing-masing. Sok, tambahin sebanyak-banyaknya.. :))

Sumber Gambar

Sincerely,

Nostalgia Lagu Band Remaja Era 2000-An

32 comments:

  1. betul2, saya juga lebih suka peterpan daripada noah, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perpaduan lagu dan namanya seakan berhasil bawa saya ke dunia dongeng, Mbak. Jadi pas diganti nama Noah agak gimanaaa gitu ^^

      Delete
  2. berarti masa muda anda bahagia :D

    ReplyDelete
  3. Saya termasuk angkatan remaja waktu jaman Sheila On 7, Padi, dll..lagu mereka memang bagus bagus ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas album pertama Sheila rilis, saya masi Madrasah, Mbak. Lama banget, ya. Hehehe ^^

      Delete
  4. dulu, waktu masih kecil banget, aku sering denger lagu-lagu kedua band diatas mbak! Ampe hapal semua lirik lagunya XDDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Liriknya memang mudah dihapal banget, mbak.. Didukung dengan alunan musik yang easy listening, jadi makin suka. <3

      Delete
  5. kalo sheila on 7 paling suka lagunya Itu Aku.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Taukah bintang yang kausapa.. Taukah rumah yang kautuju.. Itu Aaaaaaku. *lah malah nyanyi* :3

      Delete
    2. jadi kamu itu bukan manusia ??? #PertanyaanMKD

      Delete
  6. itu yang cerita tentang kita udah bener kah judulnya mbak? seingat saya judulnya itu "semua tentang kita" :D cmiiw..

    lagu favorit juga sih soalnya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Iya, mbak, salah pengetikan. Sudah diedit lagi. Makasih, mbak, koreksinya. *sungkem* :))

      Delete
  7. Lagunya mereka itu pas saya masih sekolah. Hahaha, ngena banget. Simple pula.

    ReplyDelete
  8. Saya juga lebih suka peterpan ketimbang noah. Lagu lagunya easylistening tapi maknanya dalem. Kalo sekarang beda feelnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi.. Iya, Mbak.. Feelnya bedaaa.. Kalau dengerin lagu Peterpan itu rasanya kita terhipnotis sama liriknya #halah. Sekarang sih, beda.

      Delete
  9. here i am Sheilagank :)

    saya dr kelas 6 SD sampai sekarang jadi penikmat karya-karya Sheila On 7, jadi suka semua lagu-lagunya :)

    Sahabat Sejati selalu jadi soundtrack wajib pas ngumpul-ngumpul bareng kawan-kawan, bawaannya jadi bersyukur punya sahabat-sahabat yang baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. Apa mungkin kita seangkatan, Mbak? Lagu-lagunya Sheila syarat makna, sih.. Pas kumpul sahabat, Bisa lebih menciptakan suasana gitu.

      Delete
  10. Replies
    1. Sama, Mbak.... Tapi kurang suka sama Noah. :|

      Delete
  11. Hmm Jauh Mimpiku, itu lagu patah hati awak dulu. Sering jalan, nonton, sms an eh cuma di anggap teman -_-
    @davilubis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Friendzon detected. Hahahha... *pukpuk

      Tinggal beralih ke lagunya So7 tuh, Berhenti Berharap. ;)

      Delete
  12. Saya suka semua lagu yang disebutkan diatas, walau saya tepatnya cocok generasi akhir 80-an dan 90-an, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lagu-lagunya ngena banget, sih. Nggak menutup kemungkinan kalau anak generasi sekarang juga bakalan suka pas denger lagunya. :D

      Delete
  13. Dua band yang keren dan lagunya oke-oke. Tentunya sekarang sudah menjadi band besar yang masih digandrungi remaja. Wkwkwk. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi entah kenapa, ya, feel-nya itu agak beda dengan lagu-lagu mereka yang dulu #apaansih. Tapi tetep, mereka memang kereeen :)))

      Delete
  14. Paling berkesan lagunya element, hampir semua judul enak semua kak
    rahasia hati, cinta tak bersyarat, ah gilaklah

    setelah melejit, baru bermunculan band bernuansa sama, dan akhirnya redup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, elemen juga. :')

      Lagu cinta-cintaan yang cucok banget. Eh, ini kok berasa tuaan situ ya, daripada akik. *curiga*

      Delete
  15. Paling berkesan lagunya element, hampir semua judul enak semua kak
    rahasia hati, cinta tak bersyarat, ah gilaklah

    setelah melejit, baru bermunculan band bernuansa sama, dan akhirnya redup

    ReplyDelete

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com