Personal Blog

Lifestyle, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me
Showing posts with label Liga Blogger Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Liga Blogger Indonesia. Show all posts

Cara Sederhana Menarik Minat Baca Pengunjung Blog

with 5 comments

Menarik perhatian pembaca blog itu gampang-gampang susah, bagi sebagian blogger yang sudah memiliki tema serta memiliki khas tersendiri, biasanya memang lebih berhasil memiliki pembaca tetap yang kadang malah 'menuntut' nggak sabar menanti update dari blog tersebut. Berbeda dengan blog yang masih memiliki tema yang belum pasti alias gado-gado, blogger harus menerapkan cara-cara out-of-box agar tulisannya berhasil menarik minat pembaca.

Beberapa cara sederhana ini mungkin bisa diterapkan untuk sedikit menarik perhatian pembaca;

Pertama bisa dengan menentukan nama domain yang mudah diingat, sehingga ketika ada pembaca yang pernah mampir blog kita dan sewaktu-waktu mau cari artikel lain yang related sama postingan yang pernah dia baca di blog kita, dia bisa dengan mudah mengingat dan tentunya mengetik nama domain blog kita.


Kemudian paling tidak, kita memiliki beberapa postingan yang bisa masuk halaman utama penelusuran google ketika pembaca mengetikkan "kata kunci" yang sesuai dengan postingan kita, tentunya dari salah satu postingan tersebut bisa mengarahkan pembaca dari laman utama google ke blog kita. Lalu bagaimana agar postingan kita bisa masuk laman utama google? Duh, sebenarnya saya nggak paham-paham banget juga, sih soal beginian. Tapi dari materi-materi online yang saya pelajari sependek menjadi blogger, kita bisa memanfaatkan SEO atau dengan menulis tema postingan yang banyak dibutuhkan orang, postingan yang benar-benar menyajikan informasi secara lengkap serta fokus bahasannya nggak lari ke sana-sini dan tentunya postingan tersebut dapat menjawab pertanyaan atau masalah yang dimiliki pembaca. Selain 2 cara tersebut, kita juga bisa menjadikan bahasan tertentu yang sedang viral di waktu tertentu juga sebagai tema tulisan, ya.. biasanya yang sedang viral begitu kan banyak yang cari.


Dan yang sedang saya coba terapkan sekarang ini adalah dengan membuat tampilan blog sesederhana mungkin, penempatan widget yang rapi dan mudah dimengerti, menjadikan tampilan postingan lebih dominan agar pembaca nggak keganggu sama penampakan lain ketika sedang fokus membaca, menyuguhkan tampilan blog yang lebih fresh dengan paduan warna lebih ceria dari template lama saya yang mengemas warna monochrome. Karena, kadang biasanya pembaca masuk blog itu yang diperhatikan lebih dulu adalah tampilan blog-nya. Kalau enak dipandang mata biasanya dia nggak bakal buru-buru close tab. Terakhir tentunya dari tampilan yang sederhana tersebut bisa membuat loading blog lebih ringan.

Gambar pendukung yang menarik dan sesuai dengan tema pembahasan sebuah postingan juga bisa membantu untuk mendatangkan pembaca. Seperti yang saya sebut sebelumnya pembaca itu kadang lebih melihat tampilannya dulu dari pada isinya. Kalau dia nyaman dengan tampilan yang disuguhkan, kemungkinan dia akan dengan leluasa juga membaca postingan-postingan kita.

Blogwalking. Jujur saya sendiri jaraaang sekali blogwalking, tapi saya lihat di blog teman-teman blogger yang kolom komentarnya selalu ramai itu biasanya mereka yang rajin jalan-jalan ke blog tetangga, dan cara tersebut menurut saya sangat efektif buat mendatangkan pembaca dari.... sesama blogger(?). Tapi... sayang banget kegiatan tersebut kurang efisien buat saya. ~~~~\o/

Terakhir dari saya adalah membagikan link tulisan di semua media sosial yang kita punya. Ini biasanya yang paling banyak mendatangkan pembaca. Tapi bukan cara mudah juga sih, karena pembaca nggak asal klik link begitu saja, Judul Postingan yang mengundang rasa penasaran biasanya sering menjadi daya tarik ketika kita sedang membagikan postingan di media sosial, tentunya selain preview gambar pendukung yang biasanya muncul ketika link dibagikan.

Beberapa cara di atas adalah cara yang biasa saya terapkan dan menurut saya merupakan cara yang paling sederhana atau bisa dibilang mudah untuk menarik perhatian pembaca agar masuk ke blog kita. Tapi saya percaya, selain cara-cara yang saya sebutkan di atas, pasti teman-teman blogger memiliki banyak cara lain yang bisa diterapkan. Mungkin bisa ditambahkan di kolom komentar saya?


Sincerely,
Cara Sederhana Menarik Minat Baca Pengunjung Blog













Mengobati Demam Drama Korea dengan Layanan Video on Demand

with Leave a Comment
Mengobati Demam Drama Korea dengan Layanan Video on Demand

Video on Demand, sebenarnya saya kurang tau apa itu Video on Demad atau yang biasa disebut VoD, dan dengan dijadikannya VoD sebagai tema pekan ke 20 oleh LBI, akhirnya saya browsing juga, dan akhirnya saya juga tau kalau saya juga hampir sering memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh Video on Demand ini. Jadi, Video on Demand [VoD] merupakan sistem televisi interaktif yang memfasilitasi pengguna untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton, tentunya sistem tersebut akan memudahkan pengguna ketika ingin menikmati progam favorit atau yang menjadi highlight pada waktu tertentu, dari sedikit penjelasan di atas, bisa dibilang sistem VoD ini hampir sama dengan ketika kita sedang menonton televisi biasa, tapi bedanya kalau ingin menikmati program-progam di VoD ini harus melalui streaming, selain itu program yang ada juga nggak hanya program yang sedang tayang pada saat itu saja, melainkan kita bisa mencari program-progam lawas yang sudah pernah tayang sebelumnya, dan dari beragam program tersebut juga bisa di download melalui device yang digunakan.

Mengadopsi Nama Hari Jawa untuk Pasar Tradisional

with 1 comment


Pasar Tradisional kadang memiliki nama yang unik, mulai dari pasar yang mengambil nama dari lokasi pasar itu sendiri, nama pasar yang diusung dari barang-barang yang dijual, dan nggak terkecuali pasar yang menggunakan nama-nama hari. Kalau di ibu kota sana ada pasar senen dan pasar rabu, di tempat saya ada yang namanya pasar wage dan pasar kliwon. Kenapa pasar wage dan pasar kliwon? Ya karena pasar itu bukanya cuma pas kedua hari jawa itu datang. Lalu apa bedanya sih, kedua pasar tersebut dengan pasar-pasar yang biasanya?

Kamu Pakai Provider Apa untuk Koneksi Internetmu?

with 3 comments


Bicara soal aktifitas di dunia maya, kita juga perlu memperhatikan beberapa poin penting yang mendukung kelancaran aktifitas dunia maya tersebut. Dan salah satu poin yang akan saya bahas kali ini adalah tentang koneksi internet. Bisa dibilang, koneksi internet sekarang ini sudah bisa dimasukkan dalam kategori kebutuhan primer ketimbang sekunder, mengingat kebutuhan akan koneksi internet semakin tumbuh berkembang seiring dengan bertambahnya orang-orang yang melek akan betapa penting dan banyaknya manfaat yang diperoleh dari kemudahan yang dihadirkan oleh adanya koneksi internet.

Sebagai blogger yang tiap nge-draft seringnya malah nyasar ke insta, youtube, dan media sosial lain yang bikin fakir kuota internet sendiri saya menggunakan dua provider yang masing-masing memiliki nilai plus-minusnya. Yang satu bikin tongpes dan yang satu kadang bikin garing nunggu loading. Tapi tetep paling klop sama 2 provider ini, sih.

Provider yang pertama itu.. yang katanya harganya mahal terus alhasil website-nya kemarin kena hack, tapi di kampung saya, cuma provider itu yang sinyalnya nggak bikin greget pas lagi online. Kata hackernya sih, makin ke sini, bundling paket internet punya si merah ini makin mahal, tapi kalau menurutku, justru sebaliknya, si merah ini murahan banget, ya masak satu bundling paket internet sudah bisa dibagi-bagi jadi beberapa fitur, macam slogan salah satu tv nasional saja kan jadinya, "Satu untuk Semua..." Errr.. Jadi maksudnya, okelah harga sekian mahal tapi mbokyo nggak usah yang murahan gitu, satu paket dibagi-bagi buat paket video lah, paket 4G lah, midnight lah, oke buat paket 4G yang wilayahnya sudah ter-cover sama jaringan tersebut, la.. Tapikan di kampung saya mentok cuma sampe 3G, lalu paket 4G saya yang makin luber ke mana-mana ini fungsi dan manfaatnya apaaah? Yang disayangkan adalah.. Meskipun murahan, tapi saya tetap saja setia sama Telkomsel ini. Ya.. Mau gimana lagi, yang lain koneksi internetnya macam kura-kura. Ckckck.

Terus pilihan provider kedua, yang dipakai orang serumah juga, adalah provider dengan logo robot merah kecil, provider yang murahnya bukan cuma murahan tapi murah beneran #apeu. Yang jelas sejak saya pakai produk Mifi dari provider ini, budget buat beli paket internet kerasa banget berkurangnya. Cuma, ya.. kadang koneksi internetnya lumayan bikin mesem-mesem sendiri, tapi meski begitu, provider ini tetap bisa dipakai meski di daerah terpencil, tapi ya.. stok kesabarannya harus seluas samudera lah, ya, kalau memang ada sesuatu yang urgent dan ketika itu pas koneksi internet lagi pengen leyeh-leyehan bentar. Yang jelas setelah pakai Mifi dari Smartfren ini pengeluaran buat beli paket internet jadi sedikit lebih hemat.

Kalau kalian, provider mana yang dipake buat internet? Harga paketnya murah, nggak? Terus koneksi internetnya lancar jaya atau bikin garing? Kasih tau, dong...

Sincerely,














Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi

with 1 comment
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren

Mengulas tentang pertumbuhan teknologi yang semakin canggih memang nggak bakal pernah ada habisnya, terlebih teknologi digital yang katakanlah saat ini memiliki peran yang begitu besar terhadap kelangsungan dalam bidang pendidikan, informasi, hiburan, dan bisnis perbelanjaan online nasional. Dengan banyaknya aktifitas dalam dunia digital teknologi, hal tersebut juga berpengaruh terhadap pertumbuhan layanan berbasis teknologi digital lainnya, salah satunya seperti FinTech. FinTech sendiri menurut pemahaman saya adalah sistem layanan keuangan yang ikut menghadirkan kemudahan dalam mengatur keuangan, transaksi, dan proses finansial lainnya dalam bentuk digital teknologi.

Seperti hari biasa, saat itu saya sedang menikmati alunan musik sambil sedikit merapikan data pekerjaan yang memang harus saya laporkan setiap hari kamis, beberapa user/calon user keluar-masuk kantor untuk membayar tagihan uang muka, atau sekedar bertanya tentang info stok kavling yang masih tersedia, sampai ada salah satu calon user yang sedikit mengajak saya berbincang di luar informasi yang ditanyakan sebelumnya. Calon user tersebut menjelaskan kepada saya tentang sebuah aplikasi android yang bergerak dalam bidang financial technology, nama aplikasi tersebut adalah PayTren, "wah mbaknya "jualan" juga ternyata" pikir saya. Sebenarnya saya kurang begitu tertarik dengan penjelasan tersebut, tapi demi tata krama kehidupan dan sopan santun antar sesama, saya dengan seksama mendengarkan penjelasan dari mbaknya mengenai apa saja yang bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi FinTech bernama PayTren tersebut.

Seperti halnya aplikasi atau website yang bergerak dalam bidang teknologi finansial lainnya, PayTren dapat menyuguhkan kemudahan-kemudahan dalam melakukan transaksi bulanan seperti pembayaran kredit pinjaman, asuransi syariah, tagihan listrik, PDAM, TV kabel, bisa juga untuk pembelian token listrik, pulsa prabayar, voucher game, bahkan untuk pembelian tiket pesawat sekalipun. Selain transaksi pembayan dan pembelian beberapa item di atas, pada aplikasi PayTren juga terdapat fitur yang memungkinkan pengguna untuk membeli aneka kuliner atau kebutuhan rumah tangga lain yang terdapat dalam daftar mitra PayTren tersebut. Jadi bisa dibilang juga, dengan aplikasi ini, pengguna bisa menjalankan bisnis berupa pelayanan jasa pembayaran dan pembelian dari fitur yang disediakan dengan begitu mudah.

Daebak banget nggak sih, ragam layanan yang ditawarkan. Saya yang awalnya agak ogah-ogahan dengerin penjelasan dari Mbak PayTren jadi sedikit memasang telinga biar bisa menangkap lebih jelas pembicaraan tentang PayTren tersebut. Ya.. meskipun pada akhirnya saya juga sama sekali nggak minat, atau mungkin belum minat, untuk bergabung dalam jajaran pengguna PayTren. Tapi paling enggak saya jadi tahu, apa itu PayTren, dan bagaimana sebuah aplikasi FinTech bekerja. Dari sini saya jadi pengen berkata kasar ke orang yang suka bilang "main hp mulu, kerjanya kapan?" Ckckck. Dan poin yang paling penting dari percakapan saya dengan Mbak PayTren adalah... *drumbroll*... Saya jadi punya bahan buat ngerjain tantangan tema pekan ke 15 Liga Blogger Indonesia kali ini. Oke, sekian bahasan tentang FinTech a.k.a Financial Technology kali ini. Mari bertemu pada postingan tema #LBI2017 pekan selanjutnya.. *kissbye*

Sincerely,
Mudahnya Bertransaksi Hanya dengan FinTech Aplikasi Android PayTren



Coffeshop; Borjuis Food and Drink

with 7 comments
Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Jadi.. sekarang ini resto dan kafe dengan konsep yang instagram-able mulai menjamur di daerah saya, Paciran - Lamongan, mulai awal tahun 2017 kemarin banyak kafe bermunculan dan langsung penuh sesak dengan sekumpulan anak muda nan ceria di setiap sorenya, tapi nggak tau kenapa saya yang ikut senang dengan adanya perkembangan tersebut malah sama sekali belum minat buat sekadar icip-icip air putih di kafe-kafe tersebut. Oke. Sebenarnya bukan masalah nggak minat, cuma waktunya saja yang belum ada yang klop buat duduk-duduk manis di salah satu kafe tersebut.

Sampai pada pekan 14 #LBI2017 yang mengeluarkan tema tantangan "Review Rumah Makan di Daerahmu", dan di sini lah saya, menjadi bagian dari para anak muda yang sedang asik-asiknya menikmati siang mendung dengan aneka hidangan di Borjuis Food and Drink; salah satu kafe minimalis yang terletak di daerah Kranji - Paciran. Yah.. akhirnya saya menyempatkan diri untuk mengambil jatah istirahat singkat saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Sesuai dengan nama Borjuis Food and Drink, kafe tersebut menyediakan beragam menu minuman dan makanan ringan, tapi yang saya tangkap dari handlettering yang menghiasi sebagian dinding kafe tersebut adalah; di sana hanya menyajikan aneka minuman dengan fokus kopi-kopian #halah. Tapi ternyata minumannya pun beragam banget, mulai dari beberapa jenis jus buah, minuman dengan tema tropical hawai seperti lemon tea, lecy tea, minuman besoda, dan tentunya nggak ketinggalan Hot/Ice mocha, cappucino, white coffe, dan ragam menu kopi-kopian lainnya, dan untuk menu makanannya sendiri ada mie borju, beef steak, chicken kebab, pizza beef untuk menu salty favour, serta banana split, pancake, waffle float dan crepes untuk menu makanan manisnya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Waktu berkunjung ke kafe tersebut saya memilih beef steak yang kelihatannya memiliki ukuran porsi cukup sebagai pengganti makan siang dan untuk minumannya alih-alih memesan minuman favorit beraroma kopi, saya lebih ingin mencoba minuman baru yakni pattaya ling di mana pada pamflet menu digambarkan dengan semangkuk minuman dengan cairan berwarna putih entah itu susu atau santan, dengan toping irisan buah-buahan segar, namun karena stok pattaya ling-nya lagi kosong, saya beralih ke lecy punch, overall makanan dan minumannya sesuai dengan lidah pemilih saya.

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink

Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Coffeshop; Borjuis Food and Drink


Untuk tempatnya sendiri, meskipun kadang terlalu bising dengan suara kendaraan karena jarak antar kafe dan jalan raya bisa dibilang terlalu dekat, tapi pelanggan cukup dibikin betah dengan konsep desain tempat yang seperti saya sebut sebelumnya, instagram-able. Dengan dinding-dinding yang dipenuhi dengan wall-art berisi kutipan-kutipan inspiratif sekaligus menarik dan penataan bangku yang rapi meski tempatnya kecil. Tampilan depan yang memilih warna monochrome sebagai background menjadi dara tarik tersendiri pagi calon pelanggan, apalagi teras yang cukup minimalis tersebut dilengkapi dengan hiasan televisi tabung dan mesin tik antik yang entah kenapa menurut saya menambah nilai seni dari kafe tersebut, ya.. meskipun cuma sedikit sih.

Buat teman-teman yang kebetulan main-main ke WBL dari arah Gresik/Surabaya atau yang sedang melewati jalur pantura Lamongan - Paciran, bisa banget mampir ke The Borjuis Food and Drink ini, letak dan harganya dijamin terjangkau, dan yang pasti bisa sedikit menghilangkan lapar dahaga ketika melakukan perjalanan jauh di siang hari. Jam operasionalnya dari pukul 9 pagi sampai 9 malam. Nah, sekian ulasan singkat dari saya, sampai ketemu di pekan Liga Blogger Indonesia selanjutnya.. bye-bye.. *kissbye*


Sincerely,


Hujan Kenangan di Museum Trowulan

with 2 comments

Museum, selalu memunculkan rasa kagum dibarengi dengan penasaran tersendiri bagi pengunjungnya. Kagum karena koleksi benda unik yang tertata apik dan menjadi daya tarik di sana, dan penasaran dengan sejarah apa yang menjadikan benda tersebut layak masuk dalam kriteria benda yang menjadi koleksi di sebuah museum.

Hujan deras mengiringi perjalanan saya waktu itu, tempat yang menjadi tujuan terakhir dari akhir pekan singkat saya di Mojokerto adalah museum trowulan - atau ada juga yang menyebutnya museum mojopahit - yang termasuk dalam visit list pada perjalanan waktu itu. Museum Trowulan sendiri merupakan museum yang menyimpan berbagai macam benda peninggalan pada masa kerajaan mojopahit yang berpusat di desa Trowulan - Mojokerto. Selain peninggalan pada masa kerajaan mojopahit, di sana juga terdapat koleksi benda peninggalan dari beberapa kerajaan lain yang berdiri di Jawa Timur  seperti kerajaan airlangga, kahuripan, kediri, dan kerajaan singhasari.

Prediksi Tren Blogger Indonesia 2017

with 8 comments

Belakangan saya jarang banget update tulisan di blog, nggak tau apa jadinya kalau saya nggak ikut Liga Blogger Indonesia musim 5 kali ini, mungkin blog ini sudah seperti rumah tua dengan lampu teras yang redup dan berkedip-kedip. Dan di sini lah, akhirnya.. Liga Blogger Indonesia sudah masuk pekan ke-13 dengan semangat yang kian anjlok, di mana dengan tema tantangan di setiap pekan selama tahun 2017 sudah berhasil menyumbang tulisan-tulisan nggak jelas di blog saya.

Kalau di Liga Blogger Musim 4 kemarin, menjelang akhir Maret seperti ini sudah hampir mencapai puncak klasemen, LBI musim 5 sekarang bakal melalui pekan yang lebih panjang dan mungkin bisa berakhir sampai pada Agustus 2017 mendatang dan itu akan menjadi slaha satu pemicu semangat saya untuk tetap menghidupkan aktivitas blog ini. Di trisemester kali ini tim LBI memberi tantangan pekan ke-13 dengan tema "Tren Blogger Indonesia 2017" yang dulunya tema tersebut keluar pada tantangan pekan 2 di LBI musim 4. Tentunya akan ada banyak sekali pilihan tema yang bisa menjadi tren blogger 2017 kali ini.

Tapi kali ini saya bakal mengulas 5 dari sekian banyak tema blog yang sudah pasti akan terus menjadi tren sepanjang masa sesuai dengan kebutuhan para pembaca. Jadi.. apa sih yang masih dan akan menjadi Tren Blogger Indonesia 2017 versi DigitaLife? Terhitung sudah 3 bulan kita melalui tahun 2017 ini, dan selama itu, menurut saya, tema yang masih dan menjadi tren di kalangan blogger adalah; travel, parenting, kuliner, tecno dan personal yang nggak bisa ditinggal di tiap tahunnya.

Travel. Seperti yang kita tahu, virus traveling sekarang ini mudah sekali menyebar dan menular, ada Si A upload foto di wisata hits ini, besoknya Si B tetiba sudah ada di sana juga, dan berlanjut ke Si C, B, X, dst, dst. Hal tersebut merupakan kesempatan bagi Blogger yang mengemas tema travel blog untuk membuat ulasan-ulasan mengenai suatu tempat wisata, karena semakin banyak virus travel yang menular, maka semakin banyak juga informasi yang dibutuhkan orang yang tertular virus tersebut dalam mencapai keinginannya untuk menyejajarkan diri di antara makhluk-mahkluk hits lainnya #halah. Selain itu, traveling sendiri juga bisa menjadi self healing bagi saya, kamu dan kalian setelah puas-sepuas-puasnya menjalani rumitnya hidup ini #apeu.

Parenting. Menjadi sangat penting ketika sekarang ini banyak sekali tersebar sekumpulan mamah muda dengan kecanggihan luar biasa yang sedang membutuhkan info seputar kebutuhan pendidikan atau perawatan paripurna untuk buah hati mereka. Ya, bahkan banyak saya temui forum-forum khusus bunda dan mamah sekalian yang mengulas artikel entah itu mengenai rekomendasi pendidikan, MPASI terbaik atau cara tepat untuk bunda yang memberi ASIP pada buah hatinya dst. Saya sendiri pernah mempraktikkan tips yang saya temukan di sebuah artikel tentang mengobati bapil pada balita usia 7 bulan secara alami, dan terbukti cara itu manjur banget. Dan mungkin dari 1-2 atau bahkan lebih banyak lagi tips dari sebuah artikel yang berhasil memenuhi kebutuhan informasi akan parenting tersebutlah, blog dengan tema parenting akan selalu ramai dikunjungi.

Culinary. Kadang traveling saja kurang lengkap kalau belum coba makanan khas dari tempat yang sedang kita kunjungi, blog dengan tema kuliner bisa menjadi pelengkap dari travel blog dengan menyajikan ulasan-ulasan tentang makanan wajib coba ketika kita berkunjung ke suatu tempat. Tapi bukan hanya terpaku pada rekomendasi makanan saja, sih, karena blog kuliner dengan fokus resep juga nggak kalah ramai. Apalagi bagi newlywed, byuh.. mereka yang lagi semangat-semangatnya melayani suami dengan menyajikan kreasi masakan yang super enak pasti bakal searching, browsing dan googling #halah resep makanan yang menjadi favorit suami. Selain newlywed buat kamu yang dalam masa pedekate sama camer bisa juga tuh, dicoba car-cari resep makanan favorit camer, biar dapat nilai A plus #yakali..

Techno. Kalau blog dengan tema satu ini sih, nggak perlu diragukan lagi eksistensinya mengingat melambungnya ragam gadget dengan kecanggihan yang menggiurkan penggunanya yang juga nggak kalah canggih, yang kadang saking canggihnya sampai kebablasan dan malah bikin gadget eror XD. Bagi sebagian pengguna mungkin akan melakukan pertolongan pertama dengan mencari info mengenai penanganan awal yang dibutuhkan dengan ciri kerusakan pada gadget, tentunya lagi-lagi tulisan blogger akan menjadi sangat bermafaat bagi mereka. Selain fokus terhadap service, blog tekno dengan fokus pada artikel tentang ulasan spesifikasi dan harga gadget, juga bisa dipastikan akan ramai pengunjung. Maklum, "kepuasan" manusia itu seakan nggak ada habisnya, sedikit saja ada barang baru dengan spesifikasi yang lebih keren, jari-jari gadget addict bakal dengan lincah memainkan keyboard gadgetnya untuk mengumpulkan info dari barang yang menjadi incarannya.

Personal. Terlepas dari ke-4 tren di atas, blog dengan tema personal saya yakin akan tetap bersinar. Curhat sana-sini, menceritakan pengalaman hidup yang tak seindah drama korea, akan selalu memiliki tempat tersendiri bagi pembaca, entah itu untuk diambil hikmahnya, atau hanya sekedar dijadikan bahan tertawaan. Tapi yang jelas, hanya kita para personal blogger yang mampu menjadi tempat berbagi untuk sebagian orang yang nggak mampu atau belum begitu berani membagikan pengalaman pribadi yang hanya berakhir pada buku diari. Bahkan sekarang banyak saya baca tulisan-tulisan blogger hits mengenai pengalaman pribadinya yang disampaikan secara frontal, dan meski hal tersebut berpotensi menjadi viral sebagai isu sensitif, namun apa yang disampaikan kadang memang benar begitu adanya.

Lima tema di atas adalak prediksi tren blog tahun 2017 dari saya yang akhir-akhir ini jarang menjamah blog XD. Tapi meski jarang, saya tetap mengikuti arus timeline teman-teman blogger di media sosial, kok, jadi mungkin dari hasil prediksi tersebut bisa sesuai, meski nggak menutup kemungkinan melenceng juga sih, Ehehehe. Btw, kalau menurut kalian, blog dengan tema apa nih yang bakal jadi tren di tahun 2017 ini?


Sincerely,

Serba-Serbi Reputasi Online

with Leave a Comment
Source: Google
Selain personal branding, hal lain yang juga perlu dan harus diperhatikan oleh seorang blogger adalah reputasi online. Ya, bukan hanya di dunia nyata, dalam dunia maya pun kita harus menjaga reputasi agar bisa memberi kesan positif pada orang-orang yang terhubung dengan kita melalui online.

Status media sosial kadang menjadi salah satu poin yang menjadi acuan ketika seseorang ingin melihat lebih jauh tentang kita, karena.. itu lah yang saya lakukan ketika hasrat stalker saya mulai memuncak #halah dan berakhir dengan membaca status atau rentetan kiriman seseorang yang menjadi target saya. Maka dari itu, meskipun kadang bermain media sosial terasa sangat menyenangkan, bahkan sampai bikin lupa tanggunggan, bebas membagikan atau melakukan apapun layaknya burung yang terbang di angkasa luas, kita harus bisa melakukan kontrol diri, tetap bijaksana dalam mengelola media sosial yang akan menjadi salah satu poin penting dalam menyajikan riwayat reputasi online kita, sederhanya perihal konten yang akan kita bagikan, jangan sampai mengandung isu-isu sensitif atau informasi tertentu yang bakal bikin kita menyesal di kemudian hari karena bisa merusak riwayat reputasi online kita.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui reputasi online seseorang adalah dengan mengetikkan nama orang tersebut di kolom pencarian google, bukan rahasia lagi kalau kemudahan akses internet sekarang ini juga bisa dibilang sangat berpengaruh pada banyaknya riwayat aktifitas atau informasi tentang seseorang yang tersebar, entah itu informasi yang positif ataupun negatif. Kalau positif sih, itu memang harus, ya, tapi kalau yang tersebar justru informasi dari sisi negatif, hal tersebut tentunya akan menjadi cela pada reputasi online kita. Kalau toh, konten negatif tentang kita itu memang murni milik kita, misal pas zaman masih al4y kita sering upload foto atau status yang "dae-to-the-baks" kita jelas memiliki akses untuk menghapus konten tersebut sendiri, lah.. kalau konten itu punya orang lain yang entah karena alasan apa nyebar informasi negatif tentang kita bagaimana, dong? Tenang.. karena masalah ada itu untuk diselesaikan. Kita bisa menghapus/menghilangkan informasi negatif tersebut melalui pengajuan kepada google, meskipun konten negatif tersebut milik orang lain, dengan memenuhi S&K yang bisa dilihat di artikel "Menghapus Informasi di Google" di website google support.

Selain dua cara tersebut, yang paling mudah dalam mengetahui reputasi online seseorang adalah dengan membaca resume biodata yang tertera di profil media sosial mereka. Misal saya yang menamakan diri saya sebagai Blogger, maka saya menambahkan informasi kemampuan atau pekerjaan saya sebagai Blogger di akun-akun media sosial saya. Selain itu, menggunakan nama atau username yang sama di semua media sosial juga akan mempermudah seseorang untuk mengingat siapa kita. Dan yang terpenting adalah melengkapi informasi yang terdapat pada biodata media sosial kita, mulai dari info pendidikan, pekerjaan, bahkan kegiatan, film, atau musik yang disukai.

Saya sendiri sebelum menulis blogpost ini, sekilas mengecek nama saya di penelusuran google, dan karena selama 2016 kemarin mengikuti program arisan link yang diadakan oleh salah satu grup blogger, yang mengharuskan beberapa blogger yang tergabung di arisan tersebut membuat ulasan tentang blogger terpilih, jadi lah, ketika menelusuri nama saya di google yang keluar adalah ragam tulisan keren dari teman-teman blogger yang membantu membangun reputasi online milik saya. Terima kasih, Chingu-yaaa! #halah. Btw, kalian sudah coba cek riwayat reputasi online belum?

Sincerely,







Tentang Agregator dari Sudut Pandang Awam

with 4 comments
Tentang Agregator dari Sudut Pandang Awam
Source: Google Image
Banyak cara mempromosikan blog selain melalui sosial media. Begitulah kesimpulan yang saya dapat dari fakta yang menunjukkan bahwa begitu banyak wadah yang bisa dimanfaatkan untuk membagikan link tulisan kita. Entah itu dari yang paling mudah seperti sosial media, aplikasi chatting yang sekarang ini sudah menyediakan fitur berbagi status, atau seperti agregator berita yang sudah banyak membuka platform menulisnya sendiri dengan segala manfaatnya, sementara timsesnya juga seakan berlomba serta mencoba meminang para blogger untuk bergabung ke dalam platform menulis dari masing-masing agregator.

Teknologi dan Gaya Parenting Generasi Millenial

with 5 comments
 Teknologi dan Gaya Parenting Generasi Millenial, strategi menghadapi pembaca generasi millenial. Tips digital parenting.


Dalam beberapa artikel yang ada, Gen Y atau Generasi Millenial merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut para generasi yang lahir antara tahun 1980 sampai dengan tahun 2000. Karakteristik dari generasi millenial sendiri cenderung lebih aktif, kreatif, serta memiliki keinginan atau kemampuan dalam menggunakan kecanggihan teknologi semaksimal mungkin. Bisa kita lihat banyaknya pengguna teknologi dari generasi tersebut yang mulai memanfaatkan penggunaan media sosial sebagai sarana berbagi pengalaman dan informasi, sarana untuk menyalurkan hobi, serta sarana dalam melakukan riset bagi sebagian orang.

Tak terkecuali para ibu muda masa kini yang begitu antusias dalam mengumpulkan informasi melalui banyaknya artikel parenting yang tersebar, sebagai pedoman dalam memberi perawatan terbaik bagi anak mereka. Dari beberapa karakter generasi millenial dan antusiasme ibu muda masa kini tersebut, bisa dibilang bahwa teknologi memiliki pengaruh yang lumayan penting dalam penerapan gaya parenting generasi millenial. 

Lalu seperti apa dan bagaimana cara generasi millenial dalam menerapkan gaya parenting dengan dukungan teknologi?

- Gadget. Ibu muda dari generasi millenial cenderung lebih memilih untuk memperkenalkan cara menggunakan teknologi seperti gadget dalam memenuhi hiburan serta menambah pengetahuan si kecil. Saya sendiri kadang berlaku demikian, beberapa alasannya sih, biar si kecil mainnya di rumah saja, kalau siang kan panas, tuh, terus bisa mantau juga apa saja yang dia lakukan saat menggunakan gadget, serta berapa lama waktu yang digunakan untuk dia bermain sehingga nggak mengganggu istirahat siangnya. Bukan berarti mengekang, toh, masing-masing sudah seharusnya sesuai porsi, antara bermain sebagai hiburan, belajar untuk menambah pengetahuan, dan istirahat sebagai upaya menjaga ketahanan badan. Tapi hal tersebut juga harus seimbang, karena pada dasarnya tugas seorang ibu adalah mengarahkan atau membimbing, namun kebebasan anak dalam menentukan pilihan juga tetaplah yang utama. Selama hal tersebut baik, rasanya bukan masalah.

- Open Minded. Memiliki keterbukaan pemikiran dalam memberi dan menerima informasi tentang cara mengasuh atau merawat anak. Jadi sebagai ibu muda generasi millenial yang dikenal super hati-hati dalam menerapkan cara parenting pada anak-anaknya, mereka tentu nggak hanya menelan satu-dua artikel secara mentah, melainkan selalu siap menerima opini berbeda sebagai pembanding untuk kemudian disaring, karena bisa dipastikan akan ada banyak informasi metode parenting berbeda. Dan sudah seharusnya sebagai ibu, kita bisa menyesuaikan ragam informasi yang diterima dengan kondisi anak sebenarnya. Tentunya dengan keterbukaan seperti itu, akan membuat seorang ibu lebih bijaksana dalam menentukan gaya parenting terbaik bagi anaknya.

- Cashless. Dalam memenuhi kebutuhan si kecil, ibu muda generasi millenial cenderung lebih memilih belanja secara online dengan pembayaran CC atau bank transfer daripada harus berpayah-payah ngajak anak keliling pasar dan membayar secara tunai, belum lagi kalau si kecil rewel karena bosan berdesak-desakan di dalam pasar. Hal ini dianggap lebih efektif dan efisien, mengingat e-commerce sekarang juga sudah sangat begitu mudah digunakan. Tapi nggak harus setiap belanja juga, sih. Kalau menurut saya, mengajak anak ke pasar juga penting untuk dilakukan, dari sana kita bisa sedikit demi sedikit mengenalkannya bagaimana cara bersosialisasi secara "guyub dan rukun".

- Media Sosial. Melalui media sosial, segala bentuk rupa aktifitas dan keadaan orang dapat diketahui hanya dengan melihat layar HP. Ada satu ketika kiriman dari teman di grup Buibu facebook yang membahas tentang MPASI bertanya "anak saya susah pup nih, sudah 5 hari belum pup. Kasian :(. Buibu yang pernah punya masalah serupa bisa share solusi atau pengalamannya? Setelah pertanyaan tersebut muncul, bisa dipastikan akan banyak yang berkumpul untuk menyampaiakan beragam pengalaman serta solusi. Tentunya si penanya harus benar-benar pandai untuk memilih jawaban yang sesuai dengan keadaan anaknya. Di sini peran media sosial akan sangat membantu dalam mencari solusi dari masalah yang dihadapai ibu muda generasi millenial.

Sebagai blogger yang notabene masuk dalam generasi millenial, ibu muda, dan juga ikut serta menerapkan beberapa cara di atas. Dalam menerbitkan tulisan perihal parenting, saya rasa harus benar-benar sesuai pengalaman. Karena seperti yang sudah tertulis di atas, generasi millenial itu orangnya aktif, dalam hal ini ibu muda yang aktif dalam mencari informasi tentang parenting serta kreatif dalam menentukan artikel mana yang akan dijadikan pedoman gaya parenting. Jadi.. bukan nggak mungkin nantinya salah seorang dari sekian banyak ibu muda generasi millenial tersesat dalam tulisan parenting yang kita hasilkan, untuk membuat mereka tertarik dan membaca tulisan lebih lanjut, biasanya akan lebih mudah difahami kalau tulisannya dikemas dengan gaya curhat. Kenapa curhat? Karena pada dasarnya generasi millenial itu orangnya juga kepo, jadi kalau baca tulisan yang berbau-bau curhat gitu pasti pada antusias, tapi tetap kembali pada keabsahan tulisan juga, jangan sampai kita buat artikel hoax tanpa tahu kebenarannya.

Sincerely,

 Teknologi dan Gaya Parenting Generasi Millenial, strategi menghadapi pembaca generasi millenial. Tips digital parenting.







Kriteria Wisata Halal

with 5 comments
Pertama kali mendengar nama "wisata halal" hal yang masuk dalam pikiran saya adalah wisata religi; wisata yang destinasinya mengunjungi tempat-tempat religius. Tapi pada kenyataannya wisata halal berbeda dengan wisata religi. Wisata halal merupakan bagian dari industri pariwisata yang bukan hanya tempatnya saja yang memiliki unsur religi, melainkan pelayanannya pun harus mengacu pada aturan-aturan syariah Islam.

Seringnya ketika saya melihat orang-orang melakukan wisata religi seperti mengunjungi pesarean Sunan Drajat maupun Sunan Bonang, masih banyak, bahkan hampir semua kaum adam dan hawa berbaur jadi satu baik yang muhrim maupum belum muhrim. Dan itu jelas sedikit berbeda dengan kriteria yang masuk dalam sistem pelayanan wisata halal. Lalu apa saja bentuk dan kriteria yang terdapat dalam wisata halal?

Berikut adalah kriteria-kriteria wisata halal yang telah ditetapkan oleh CrescentRating dalam GMTI atau Global Muslim Travel Index selaku lembaga independen yang mengurusi masalah pariwisata halal.



Kriteria tersebut di atas tentunya akan meliputi hal-hal seperti pelayanan penginapan yang harus menyajikan makanan ataupun minuman yang nggak mengandung alkohol serta memiliki label halal dari pemerintahan (MUI). Fasilitas seperti kolam renang, spa, restoran juga dikemas secara terpisah antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim atau yang nyaman untuk wisata keluarga.

Selain itu penyedia jasa transportasi juga wajib memberikan kemudahan bagi wisatawan muslim dalam pelaksanaan ibadah selama perjalanan. Dan nggak lupa bagi pemandu wisatanya juga harus bisa menyesuaikan diri; pakaian dan menjaga perilaku sesuai wisatawan muslim.

Di tempat saya sendiri terbilang cukup mudah dalam menemukan destinasi wisata religi, namun untuk menentukan destinasi tersebut masuk dalam kategori wisata halal masih ada beberapa yang perlu dibenahi agar memenuhi kriteria sesuai GMTI tersebut di atas.

Source: Kompasiana


Sincerely,

Cara Praktis Menghadapi HOAX!

with 5 comments
Cara Praktis Menghadapi HOAX!
Headline, salah satu poin penting yang bisa menjadi penentu apakah seseorang akan melanjutkan untuk membaca isi dari artikel atau melewati artikel begitu saja. Banyak kita temui portal berita yang mengemas headline artikel secara heboh, sehingga sangat menarik minat seseorang untuk membuka link yang disebarkan. Namun, tak sedikit dari headline heboh tersebut penuh dengan tipu daya; judulnya ABC isi artikelnya XYZ, di situ pembaca akan merasa kecewa, waktu yang digunakan untuk membaca jadi sia-sia, kuota yang terlanjur dimakan data, pun manfaat yang didapat nggak sesuai yang dikira. 

Selain penulisan headline yang heboh, poin lain yang begitu menarik perhatian netizen adalah soal isu agama, politik, kesehatan, parenting, dan isu kemanusiaan. Ketika sekumpulan buibu berdebat soal mitos-mitos working mom vs stay-at-home mom, atau gambar-gambar penuh luka dengan caption yang juga penuh duka agar netizen memberi komentar amin kemudian bisa masuk surga, atau debat mengenai tokoh politik idola, dan ragam hot issue lainnya. Semua seakan terbawa dan rela menyisihkan waktu berharga hanya demi bisa memenangkan argumen masing-masing melalui kolom kecil di layar gadget mereka, padahal apa yang diperdebatkan sendiri belum jelas kebenarannya.

Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia 2017

with 9 comments
Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia 2017

Nggak terasa, Liga Blogger Indonesia - LBI sudah jalan satu bulan saja, memasuki pekan ke 5 di bulan penuh cinta ini LBI memberi titah untuk mengulas minimal 3 peserta LBI tahun ini. Dan sesuai dengan LBI yang memasuki musim ke 5 dan tantangan yang juga memasuki pekan ke 5, maka saya juga memutuskan bakal mengulas 5 blogger yang menjadi peserta LBI 2017 kali ini. 

Berkenalan dengan 5 Pejuang Liga Blogger Indonesia.

www.ririekhayan.com

Pemilik Kidung Kinanthi bernama Ririe Khayan yang merupakan pemenang LBI musim 4, Blog Kidung Kinanthi sendiri berisi tentang lifestyle yakni ragam gaya hidup. Dapat dilihat di sana banyak sekali artikel bermanfaat seperti info kesehatan, kuliner, wisata, serta sesuai dengan tagline yang diusung "Life is Flowing in its Story Leaving History" Mbak Ririe juga mengabadikan setiap momen kesehariannya melalui tulisan dalam Kidung Kinanthi tersebut. Template blog yang digunakan terbilang simple, karena ketika saya masuk pada homepage, di sana saya bisa langsung melihat tulisan terbaru dengang jelas, sayang untuk footer dan sidebar-nya masing kurang sesuai dengan tinggi postingan yang ditampilkan pada homepage. Karena bisa jadi pengunjung akan berhenti di tampilan postingan, dan malas untuk scroll lebih jauh ke bawah, di mana pada footer dan sidebar terdapat banyak info mengenai akun sosial dan grup blogger yang penting juga buat pengunjung yang belum tau akan info tesebut atau bagi pengunjung yang ingin mengenal Mbak Ririe lebih dekat lagi.

Ketika Semangat Ngeblog Menurun.

with Leave a Comment
Tips Ketika Semangat Ngeblog Menurun.


Belakangan mood ngeblog saya lagi di atas angin, selalu siap menulis tapi perlu usaha yang lumayan buat menemukan ide dan waktu nulisnya. Jadi.. maaf kalau artikel di blog www.elisa-blog.com akhir-akhir ini agak mengecewakan karena komposisinya yang kurang maksimal. Tapi, meski begitu, sebagai salah satu pejuang Liga Blogger Indonesia yang mewajibkan pesertanya menulis posting paling enggak dua kali seminggu, saya tetap berusaha mengisi kekosongan di blog ini.

Biasanya hal pertama yang saya lakukan kalau lagi nggak ada ide buat nulis adalah  blogwalking.. Ya! Dari blogwalking kadang saya bisa dapat ilham gitu, inspirasi dari tulisan blogger satu dan blogger lain, atau kalau enggak review film / drama korea juga bisa jadi solusi, tapi.. berhubung hardisk laptop saya baru saja mengalami kecelakaan, rencana  awal yang mau review film ini-itu jadi gagal, filmnya raib, Boo.

Terima Kasih, Startup!

with 5 comments


Bicara soal start up, sekarang ini di Indonesia sudah banyak berkembang start up dengan beberapa penggagas kaum muda belia penuh semangat dan talenta. Bagi mereka yang kaya akan ide kreatif dengan ulet memaksimalkan manfaat kecanggihan teknologi serta jaringan internet yang ada saat ini. Tapi Btw, apa sih, start up itu? Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan, umumnya disebut startup karena perusahaan tersebut belum lama beroperasi, dengan sekitar usia 3 tahun dengan tim kerja yang nggak lebih dari 30 orang, dan tentunya sebagian besar merupakan perusahaan yang masih berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Startup sendiri lebih mengacu pada perusahaan dalam versi digital atau online, salah satu contoh perusahaan startup adalah e-commerce yang saat ini semakin membludak keberadaannya di Indonesia.

Saya sendiri sebagai makhluk tuhan yang paling syeksyih menjadi salah satu penikmat kemudahan-kemudahan yang dihadirkan oleh kecanggihan teknologi, merasa sangat terbantu dengan berkembangnya ragam startup tersebut. Mulai dari kebutuhan dalam bidang edukasi, hiburan terlebih jasa, semua dapat saya penuhi hanya dengan sekali duduk. Mau belanja? Buka e-commerce, mau belajar? banyak kok, startup yang menyediakan informasi penting dan terkini, mau nonton drama korea? gampang! streaming saja pakai siinih. Nah, kan, hanya dengan diam di tempat, semua kebutuhan rohani dan jasmani saya bisa terpenuhi melalui ide-ide kreatif para penggagas startup tersebut *sembah*.

Salah satu startup di Indonesia yang sudah menunjukkan kesuksesannya adalah forum komunitas kaskus, di sana terdapat banyak sekali kasak-kusuk yang syarat informasi bermanfaat, seperti artikel bisnis, suara pelanggan, teknologi, pendidikan, dan ragam tema artikel lain, selain artikel, kaskus juga menyediakan fitur kegiatan jual-beli online, serta forum diskusi antar member. Saya sendiri sempat dua kali membuat akun di forum tersebut, tapi akun tinggal lah akun, thread-nya macam rumah angker.

Beralih ke startup developer dalam bentuk e-commerce. E-commerce sendiri merupakan kegiatan perdagangan yang meliputi aktivitas jual-beli, promosi, serta sistem transaksi barang dan jasa melalui perangkat elektronik. E-commerce yang sudah pernah saya jajal adalah lazada, zalora, shoope, dan bukalapak. Masing-masing memberikan pengalaman tersendiri dan dua di antaranya menjadi e-commerce langganan ketika saya mager sementara sedang membutuhkan beberapa barang. Memutuskan untuk menjadi pelanggan tetap shoope dan bukalapak, tentunya bukan tanpa alasan, selain bisa langsung tanya-tanya dengan penjual melalui fitur chat, kedua e-commerce tersebut juga menyediakan fitur nego, meskipun negonya nggak bisa banyak-banyak banget, namanya emak-emak pantang kalau belanja nggak pakai nawar.

Sisi positif lain dari berkembangnya startup yang semakin pesat adalah; hal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi insan kreatif lainnya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain maupun ladang emas bagi dirinya sendiri. Tentunya sudah banyak sharing informasi yang bisa dilihat melalui internet, dan dari bekal info tersebut mereka bisa menciptakan startup lainnya. 

*sek sek, iki mbakas opo toh? XD* *nanya adminnya LBI* *dan pasti dijawab "gampang kok itu, nggak usah dipikirin* *tyendyang* *eh*



Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger

with 22 comments
Cara Lain Membangun Personal Branding Bagi Lifestyle Blogger
Kalau dulu, motivasi utama saya ngeblog adalah agar bisa berbagi dan mengabadikan sedikit pengalaman serta pengetahuan melalui hobi menulis saya. Yang saya tahu hanya menulis, menulis, dan menulis. Tapi, semakin ke sini, semakin banyak pengetahuan yang saya peroleh dari hobi ngeblog yang saya jalani. Salah satunya adalah istilah personal branding. Ketika blogger lain ramai membicarakan personal branding melalui self packaging yang menjadi ciri khas blog-nya, blog saya masih berada pada masa pubertas; labil dan nggak jelas "identitasnya".

Mewujudkan Konsep Konten Kreatif dengan Asuspro B8230

with 30 comments
Prediksi Konsep Konten Kreatif yang Masih Jadi Tren di Tahun 2017.

Sebagai salah satu media yang dipercaya berpengaruh dalam bidang online marketing, semakin banyak agensi iklan yang menggandeng blogger dalam mempromosikan produknya. Blog yang berkesempatan menjadi media pengiklan pun memiliki beragam tema, seperti beauty / fashion blog, techno blog, sampai dengan personal blog. Namun, nggak semua blog dengan tema-tema tersebut dengan mudah mendapat tawaran kerjasama, karena blog yang mampu menawarkan "nilai lebih" lah yang akan memenangkan hati agensi. Nilai lebih di sini bisa berpatok pada monthly pageview, keaktifan blogger melalui interaksi media sosial maupun kolom komentar blog-nya, tingkat ketenaran blogger dalam blog-sphere itu sendiri, dan yang terpenting adalah bagaimana blogger tersebut mampu meracik blog-nya dengan konten kreatif nan menarik. 

Arisan Link; Menciptakan Gambar Instagram-able Hanya dengan Kamera Smartphone? Baca Ini Dulu!

with 3 comments
Tips Menciptakan Gambar Bagus dan Instagram-able dengan Kamera Hp - Smartphone


Foto. Banyak yang bisa kamu ketahui hanya dengan melihat sebuah foto, entah itu detail keindahan sebuah pantai yang eksotis, sebuah fenomena alam yang berada di belahan dunia lain, atau priceless moment yang enggan kamu lupakan dan akhirnya kamu abadikan melalui gambar. Kemajuan teknologi seakan memberi ruang segar bagi kamu yang begitu menggemari seni dari keindahan fotografi maupun saya yang hanya sekedar suka mengabadikan momen berharga yang saya lalui bersama keluarga. Beragam perangkat fotografi bermunculan, mulai dari kamera canggih dengan harga yang sama-sama "canggih", GoPro atau apa itu yang bentuknya kecil dan bisa buat selam-selaman di dalam air, dan mini kamera yang terselip dalam komponen smartphone bagi kamu yang memiliki budget terbatas atau saya yang lebih suka sesuatu simple namun masih bisa digunakan secara maksimal.

Blogger dan Media Sosial

with 23 comments
manfaat media sosial dalam membangun motivasi blogger

Saat ini media sosial bukanlah sesuatu yang asing. Dari emak-emak berdaster sampai anak kecil yang baru bisa baca-tulis, dapat dengan begitu mudahnya mengakses beragam media sosial, tentunya pengaruh gadget yang semakin canggih dan juga dukungan koneksi internet yang saat ini di setiap gang sudah bisa akses free wifi dengan cukup modal ijin yang punya saja. Dikutip dari koran-sindo.com, prediksi pengguna media sosial pada tahun 2016 berkisar 2.34 miliar akan meningkat pada tahun 2017 yakni mencapai 2.51 miliar. Waaa chincayaaa? XD

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com