Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Arisan Link; Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak.

with Leave a Comment
Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak.

Media Digital, sekarang ini media digital bukanlah sesuatu yang awam. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi informasi juga semakin mengalami kemajuan, hal tersebut berpengaruh terhadap maraknya media digital, salah satu teknologi yang saat ini digandrungi banyak orang, bahkan bukan hanya orang dewasa saja yang gemar menggunakan media digital, anak-anak pun mulai menjadikannya sebagai "area bermain".

Seperti yang kita tahu, berbagai macam informasi yang kita butuhkan, bisa dengan mudah didapat. bahkan, media digital bisa menjadi senjata ampuh ketika anak lagi rewel-rewelnya. Sisi positifnya, media digital akan mudah membuat anak anteng hanya dengan mengakses channel youtube dengan video-video animasinya yang menarik perhatian anak. Kita juga nggak perlu terlalu ngoyo ketika membutuhkan informasi tertentu dalam keadaan mendesak, google akan secara cepat menyuguhkan ragam informasi yang kita butuhkan, selain itu, kita juga bisa terhubung dengan sanak-famili, bahkan untuk pasangan LDR, semua menjadi lebih efisien dengan adanya media digital.

Di luar banyaknya manfaat positif, sebagai orang tua tentu kita tahu bahwa nggak sedikit juga sisi negatif yang dapat ditimbulkan oleh media digital terhadap anak. Contoh kecil yang sering terjadi adalah mereka bisa "lupa waktu" kalau sudah berhadapan dengan media digital tersebut. Maka dari itu, ada baiknya kita untuk lebih bijaksana dalam menerapkan penggunaan media digital untuk anak. Beberapa tips dalam menggunakan media digital pernah dituliskan oleh Meutia Rahmah, seorang blogger juga supervisor di sebuah organisasi bernama Qatar Charity, organisasi non-profit yang bergerak dalam bidang pengembangan masyarakat pasca bencana tsunami di Aceh, khususnya dalam bidang pendidikan anak yatim. Tips tersebut akan sedikit saya uraikan dalam tulisan saya kali ini.

Persiapkan Pengetahuan Tentang Media Digital.

Orang tua sebagai pemegang kendali "harus" memiliki pengetahuan yang cukup sebagai bekal kontrol terhadap anak. "You don't have to be tech savvy" (pakar teknologi), yang dibutuhkan hanyalah mulai menggali acknowledge product & services dari setiap media digital yang digunakan.

Akses.

Pada dasarnya media digital merupakan sarana bagi keluar masuknya informasi dari luar, hal tersebut akan menjadikan kita sulit dalam melakukan pengawasan karena akan terlalu banyak informasi yang bisa mereka akses, entah itu positif atau negatif.


Pengunaan Secara Wajar.

Semua ada batas waktunya, baik itu menggunakan media digital untuk bermain ataupun belajar. Tentukan jadwal dan batasan waktu untuk semua kegiatan yang berhubungan dengan media digital. Selain agar anak bisa lebih bisa mengatur waktu, mereka juga akan sedikit terhindar dari mata sakit akibat terpapar radiasi cahaya dari media digital yang mereka gunakan.


Filtering.

Memilah media digital yang layak digunakan oleh anak, agar kita sebagai orang tua lebih mudah dalam menentukan mana informasi, film, aplikasi atau permainan yang layak digunakan oleh mereka, sebagai bentuk budaya sensor mandiri.


Komunikasi Dua Arah.

Komunikasi dua arah mempunyai peranan yang penting, karena dengan memberikan pengetahuan serta pemahaman yang mereka butuhkan dalam penggunaan media digital, palin nggak mereka bisa tahu apa saja yang boleh dan nggak boleh dilakukan ketika menggunakan media digital.


Zona Bebas Teknologi.

Menentukan batasan-batasan di mana anak boleh dan nggak boleh menggunakan media digital, seperti ketika waktu makan, istirahat atau berkumpul dengan keluarga.


Jadi Panutan yang Baik.

Orang tua memiliki peran penting sebagai panutan anaknya, seperti halnya menentukan jadwal kapan dan di mana mereka menggunakan media digital, dengan begitu anak akan mulai mencontoh perilaku mereka, selain itu kita juga dapat berinteraksi dan membangun ikatan lebih baik dengan anak dibandingkan dengan hanya menatap layar gadget.

Tips di atas bisa menjadi acuan dalam menerapkan penggunaan media digital secara bijaksana, dan tentunya hal tersebut juga akan memperkecil ancaman atau resiko negatif yang bisa saja menghampiri anak-anak kita.

Untuk tips lain bisa juga dibaca di blog Mbak Meutia Rahmah di  www.meutiarahmah.com

Sincerely,
Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak.













0 Komentar:

Post a Comment

Spamming? Nope!

You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com