Personal Blog

Personal Lifestyle Blogger, Parenting, Review, Culinary, Travel, Tips and more...

About Me

Beragam Pencapaian Terbaik Royal Golden Eagle Pada 2016

with Leave a Comment
Source: Inside RGE
Tahun 2016 sudah berlalu. Kini 2017 tengah dijalani. Bagi grup Royal Golden Eagle (RGE), tahun lalu merupakan momen yang positif. Banyak pencapaian luar biasa yang mereka raih sepanjang 2016.

Perlu diketahui, RGE merupakan korporasi yang bergerak dalam pemanfaatan sumber daya alam. Mereka mengubahnya menjadi produk bernilai guna tinggi dengan manfaat besar bagi masyarakat. Tentu saja nilainya menjadi berlipat yang berguna bagi pengembangan usaha. 

Royal Golden Eagle didirikan oleh pengusaha Sukanto Tanoto pada 1973. Awalnya, RGE bernama Raja Garuda Mas. Namun, seiring waktu, perubahan nama menjadi Royal Golden Eagle dilakukan.

Sukanto Tanoto merintis RGE dari nol. Ia bukanlah anak orang berada yang punya modal besar untuk membangun bisnis. Sebaliknya ia hanya berasal dari keluarga sederhana. Namun, berkat kerja kerasnya, Royal Golden Eagle kini menjadi korporasi skala internasional dengan nilai aset yang ditaksir mencapai 18 miliar dollar Amerika Serikat. Cek biografi Sukanto Tanoto

Kini, perusahaan yang dulu bernama Raja Garuda Mas ini memiliki karyawan hingga 60 ribu orang. Mereka pun memiliki anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang industri berbeda. 

Pertama adalah yang beroperasi dalam pulp and paper. RGE memiliki APRIL dan Asia Symbol. Sementara itu, dalam bidang industri kelapa sawit, RGE juga memiliki anak perusahaan bernama Asian Agri dan Apical. 

Untuk bisnis selulosa spesial, Royal Golden Eagle mempunyai Bracell. Semua masih dilengkapi dengan Sateri yang bergerak dalam serat Viscose serta Pacific Oil & Gas yang menjadi penyedian energi terintegrasi.


Pada 2016, semua anak perusahaan Royal Golden Eagle menunjukkan perkembangan positif. Mereka berkontribusi terhadap pencapaian spesial yang diraih selama itu. Apa sajakah hal-hal terbaik yang diraih oleh RGE selama 2016? Berikut ini beberapa di antaranya. 

PENCANANGAN PRINSIP KERJA BARU

Source: Inside RGE

Sukanto Tanoto mendirikan Raja Garuda Mas hingga menjadi Royal Golden Eagle dengan misi yang berbeda dari perusahaan lainnya. Ia tak mau hanya mengejar untung meski hal tersebut sangat diperlukan. Maka, sejak dulu ia mewajibkan semua perusahaan di bawah naungan RGE agar memberi manfaat kepada pihak lain. 

Secara nyata, selain untuk internal perusahaan, Sukanto Tanoto mewajibkan semua anggota RGE agar bisa berguna bagi masyarakat dan negara. Hal itu harus menjadi bagian dari operasi kerja perusahaan sehari-hari. 

Akan tetapi, pada 2016, sebuah prinsip baru ditambahkan. Sukanto Tanoto menggariskan supaya Royal Golden Eagle juga berkontribusi terhadap perlindungan iklim. Hal ini ia canangkan karena merasa prihatin melihat kerusakan alam yang terus terjadi. 

Akibat lingkungan yang rusak sangat nyata. Pemanasan global terjadi. Dampaknya jelas sangat buruk. Iklim menjadi kacau, bencana alam terjadi di mana-mana, dan penyakit bermunculan. Hal itu hanya segelintir efek negatif alam yang telah hancur. 

Sukanto Tanoto tak mau hal tersebut terus terjadi. Sedikit banyak ia ingin Royal Golden Eagle mampu berkontribusi dalam perlindungan iklim. Caranya ialah mendukung kelestarian alam. 

Hal bisa dilakukan oleh RGE dengan realistis. Pasalnya, mereka memang mengembangkan bisnis yang berkaitan dengan sumber daya alam. Sembari menjalankan perusahaan, RGE dapat memberi contoh dan mengedukasi pihak lain supaya mau peduli menjaga kelestarian lingkungan. 

SEMAKIN BERBICARA DI LUAR NEGERI

Source: Inside RGE

Selama ini perusahaan Indonesia dinilai hanya jago kandang. Tak banyak yang mampu berbicara di pentas internasional. Namun, pada 2016, Royal Golden Eagle membantah semuanya dengan pencapaian spesial. Mereka memperlihatkan diri mampu berbicara banyak di luar negeri.

Hal itu tergambar dari kesuksesan yang diraih berbagai anak perusahaan RGE. Pada 18 Maret 2013, Pacific Oil & Gas mendapat persetujuan dari Pemerintah Kanada dalam pelaksanaan proyek The Woodfibre LNG. 

Proyek ini sejatinya merupakan upaya untuk memanfaatkan gas alam cair yang ada di Squammish, British Columbia. Royal Golden Eagle berencana mengembangkannya menjadi sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. 

Sebelum memulainya, proses persetujuan tentang dampak lingkungan dilakukan. Akhirnya, proses yang dirintis sejak 2014 itu sudah rampung. Akibatnya proyek The Woodfibre LNG resmi berjalan. 

The Woodfibre LNG diproyeksi akan menghasilkan 2,1 juta ton gas alam cair terbarukan. Rencananya Pacific Oil & Gas akan memasarkannya untuk area Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok yang berada di garis lingkar Pasifik. 

Bukan hanya itu, pada 9 Mei 2016, anak perusahaanyan Pacific Oil & Gas yang menangani proyek tersebut, Woodfibre LNG Limited, juga meraih kesuksesan lain. Mereka meneken kerjasama dengan Guangzhou Gas Group Co dari Tiongkok dalam penyediaan gas alam cair. 

Dalam kesepakatan awal, Woodfibre LNG Limited akan menyuplai gas alam cair selama 25 tahun. Pekerjaan akan dimulai pada 2020 dengan kolaborasi bersamaGuangzhou Gas Group Co. 

Selain kesuksesan dalam bisnis energi, Royal Golden Eagle juga mengembangkan sayap hingga ke Brasil. Hal itu ditandai dengan kesuksesan mengakuisisi Bracell yang merupakan sa;ah satu produsen selulosa spesial terbesar di dunia pada 25 Oktober 2016. 

Bracell mengelola perkebunan eucalyptus terbarukan seluas 150 ribu hektare di Negeri Samba. Luasan itu setara dengan 180 ribu lapangan sepak bola. Tak aneh, Bracell sanggup memberikan pengembalian hasil investasi kepada pemegang saham sebesar 273% dalam tiga tahun sebelumnya. 

Namun, lebih dari itu, Bracell juga sukses memperlihatkan diri sebagai perusahaan yang ramah lingkungan. Sejumlah penghargaan akibat praktik ramah lingkungan mereka raih seperti The Excellence of Listed Enterprise Awards dari Capital Weekly. Lebih hebat lagi, anak usaha Royal Golden Eagle ini sanggup meraihnya dalam lima kali beruntuk antara 2011 hingga 2015. Selain itu, Bracell melengkapinya dengan penghargaan Best Environmental Responsibility Company dari from Corporate Governance Asia pada 2015. 

Semua itu memperlihatkan bahwa Royal Golden Eagle bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Sebagai perusahaan lokal, mereka sanggup berbicara di pentas internasional. Jelas saja mereka ikut mengharumkan nama bangsa. 

KOMITMEN NYATA UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN

Source: Inside RGE

Prinsip Good for Climate sudah dicanangkan oleh Sukanto Tanoto sebagai pendiri Royal Golden Eagle. Semua perusahaan di bawah naungannya segera bereaksi dengan mengambil berbagai langkah nyata demi perlindungan alam. 

Salah satunya dilakukan oleh APRIL Group yang memilih bergabung dengan Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) pada 2 Februari 2016. Langkah ini merupakan bukti nyata APRIL berkomitmen menjaga lingkungan. Akibatnya, mereka menjadi perusahaan pertama dari Indonesia yang mendapatkan sertifikat PEFC Sustainable Forrest Management. 

Tidak mudah untuk menjadi anggota PEFC. Di seluruh dunia hanya ada 22 perusahaan yang sanggup mendapatkan sertifikasinya. Namun, karena komitmen nyata bagi perlindungan lingkungan, APRIL mampu memperolehnya. 

Kesuksesan di internasional tak lepas dari pengamatan berbagai pihak di dalam negeri. Dalah satu buktinya pada 21 Mei 2016, APRIL mendapatkan penghargaan Indonesia Green Awards dari The La Tofi School of CSR. 

Keberhasilan APRIl tak lepas dari kiprah positifnya dalam perlindungan alam. Secara khusus, The La Tofi School of CSR menyoroti keseriusan APRIL dalam program Restorasi Ekosistem Riau dan pencanangan program Desa Bebas Api yang inovatif. 

Beberapa pencapaian itu hanya segelintir keberhasilan yang diraih Royal Golden Eagle pada 2016. Sejatinya masih banyak lagi pencapaian yang diraih sepanjang tahun lalu. Namun, meski tidak dipaparkan, semua memperlihatkan kontribusi positif RGE terhadap masyarakat, negara, dan perlindungan iklim.

Cara Sederhana Menarik Minat Baca Pengunjung Blog

with 2 comments

Menarik perhatian pembaca blog itu gampang-gampang susah, bagi sebagian blogger yang sudah memiliki tema serta memiliki khas tersendiri, biasanya memang lebih berhasil memiliki pembaca tetap yang kadang malah 'menuntut' nggak sabar menanti update dari blog tersebut. Berbeda dengan blog yang masih memiliki tema yang belum pasti alias gado-gado, blogger harus menerapkan cara-cara out-of-box agar tulisannya berhasil menarik minat pembaca.

Beberapa cara sederhana ini mungkin bisa diterapkan untuk sedikit menarik perhatian pembaca;

Pertama bisa dengan menentukan nama domain yang mudah diingat, sehingga ketika ada pembaca yang pernah mampir blog kita dan sewaktu-waktu mau cari artikel lain yang related sama postingan yang pernah dia baca di blog kita, dia bisa dengan mudah mengingat dan tentunya mengetik nama domain blog kita.


Kemudian paling tidak, kita memiliki beberapa postingan yang bisa masuk halaman utama penelusuran google ketika pembaca mengetikkan "kata kunci" yang sesuai dengan postingan kita, tentunya dari salah satu postingan tersebut bisa mengarahkan pembaca dari laman utama google ke blog kita. Lalu bagaimana agar postingan kita bisa masuk laman utama google? Duh, sebenarnya saya nggak paham-paham banget juga, sih soal beginian. Tapi dari materi-materi online yang saya pelajari sependek menjadi blogger, kita bisa memanfaatkan SEO atau dengan menulis tema postingan yang banyak dibutuhkan orang, postingan yang benar-benar menyajikan informasi secara lengkap serta fokus bahasannya nggak lari ke sana-sini dan tentunya postingan tersebut dapat menjawab pertanyaan atau masalah yang dimiliki pembaca. Selain 2 cara tersebut, kita juga bisa menjadikan bahasan tertentu yang sedang viral di waktu tertentu juga sebagai tema tulisan, ya.. biasanya yang sedang viral begitu kan banyak yang cari.


Dan yang sedang saya coba terapkan sekarang ini adalah dengan membuat tampilan blog sesederhana mungkin, penempatan widget yang rapi dan mudah dimengerti, menjadikan tampilan postingan lebih dominan agar pembaca nggak keganggu sama penampakan lain ketika sedang fokus membaca, menyuguhkan tampilan blog yang lebih fresh dengan paduan warna lebih ceria dari template lama saya yang mengemas warna monochrome. Karena, kadang biasanya pembaca masuk blog itu yang diperhatikan lebih dulu adalah tampilan blog-nya. Kalau enak dipandang mata biasanya dia nggak bakal buru-buru close tab. Terakhir tentunya dari tampilan yang sederhana tersebut bisa membuat loading blog lebih ringan.

Gambar pendukung yang menarik dan sesuai dengan tema pembahasan sebuah postingan juga bisa membantu untuk mendatangkan pembaca. Seperti yang saya sebut sebelumnya pembaca itu kadang lebih melihat tampilannya dulu dari pada isinya. Kalau dia nyaman dengan tampilan yang disuguhkan, kemungkinan dia akan dengan leluasa juga membaca postingan-postingan kita.

Blogwalking. Jujur saya sendiri jaraaang sekali blogwalking, tapi saya lihat di blog teman-teman blogger yang kolom komentarnya selalu ramai itu biasanya mereka yang rajin jalan-jalan ke blog tetangga, dan cara tersebut menurut saya sangat efektif buat mendatangkan pembaca dari.... sesama blogger(?). Tapi... sayang banget kegiatan tersebut kurang efisien buat saya. ~~~~\o/

Terakhir dari saya adalah membagikan link tulisan di semua media sosial yang kita punya. Ini biasanya yang paling banyak mendatangkan pembaca. Tapi bukan cara mudah juga sih, karena pembaca nggak asal klik link begitu saja, Judul Postingan yang mengundang rasa penasaran biasanya sering menjadi daya tarik ketika kita sedang membagikan postingan di media sosial, tentunya selain preview gambar pendukung yang biasanya muncul ketika link dibagikan.

Beberapa cara di atas adalah cara yang biasa saya terapkan dan menurut saya merupakan cara yang paling sederhana atau bisa dibilang mudah untuk menarik perhatian pembaca agar masuk ke blog kita. Tapi saya percaya, selain cara-cara yang saya sebutkan di atas, pasti teman-teman blogger memiliki banyak cara lain yang bisa diterapkan. Mungkin bisa ditambahkan di kolom komentar saya?


Sincerely,
Cara Sederhana Menarik Minat Baca Pengunjung Blog













Mengobati Demam Drama Korea dengan Layanan Video on Demand

with Leave a Comment
Mengobati Demam Drama Korea dengan Layanan Video on Demand

Video on Demand, sebenarnya saya kurang tau apa itu Video on Demad atau yang biasa disebut VoD, dan dengan dijadikannya VoD sebagai tema pekan ke 20 oleh LBI, akhirnya saya browsing juga, dan akhirnya saya juga tau kalau saya juga hampir sering memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh Video on Demand ini. Jadi, Video on Demand [VoD] merupakan sistem televisi interaktif yang memfasilitasi pengguna untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton, tentunya sistem tersebut akan memudahkan pengguna ketika ingin menikmati progam favorit atau yang menjadi highlight pada waktu tertentu, dari sedikit penjelasan di atas, bisa dibilang sistem VoD ini hampir sama dengan ketika kita sedang menonton televisi biasa, tapi bedanya kalau ingin menikmati program-progam di VoD ini harus melalui streaming, selain itu program yang ada juga nggak hanya program yang sedang tayang pada saat itu saja, melainkan kita bisa mencari program-progam lawas yang sudah pernah tayang sebelumnya, dan dari beragam program tersebut juga bisa di download melalui device yang digunakan.

Mengadopsi Nama Hari Jawa untuk Pasar Tradisional

with 1 comment


Pasar Tradisional kadang memiliki nama yang unik, mulai dari pasar yang mengambil nama dari lokasi pasar itu sendiri, nama pasar yang diusung dari barang-barang yang dijual, dan nggak terkecuali pasar yang menggunakan nama-nama hari. Kalau di ibu kota sana ada pasar senen dan pasar rabu, di tempat saya ada yang namanya pasar wage dan pasar kliwon. Kenapa pasar wage dan pasar kliwon? Ya karena pasar itu bukanya cuma pas kedua hari jawa itu datang. Lalu apa bedanya sih, kedua pasar tersebut dengan pasar-pasar yang biasanya?

Kamu Pakai Provider Apa untuk Koneksi Internetmu?

with 3 comments


Bicara soal aktifitas di dunia maya, kita juga perlu memperhatikan beberapa poin penting yang mendukung kelancaran aktifitas dunia maya tersebut. Dan salah satu poin yang akan saya bahas kali ini adalah tentang koneksi internet. Bisa dibilang, koneksi internet sekarang ini sudah bisa dimasukkan dalam kategori kebutuhan primer ketimbang sekunder, mengingat kebutuhan akan koneksi internet semakin tumbuh berkembang seiring dengan bertambahnya orang-orang yang melek akan betapa penting dan banyaknya manfaat yang diperoleh dari kemudahan yang dihadirkan oleh adanya koneksi internet.

Sebagai blogger yang tiap nge-draft seringnya malah nyasar ke insta, youtube, dan media sosial lain yang bikin fakir kuota internet sendiri saya menggunakan dua provider yang masing-masing memiliki nilai plus-minusnya. Yang satu bikin tongpes dan yang satu kadang bikin garing nunggu loading. Tapi tetep paling klop sama 2 provider ini, sih.

Provider yang pertama itu.. yang katanya harganya mahal terus alhasil website-nya kemarin kena hack, tapi di kampung saya, cuma provider itu yang sinyalnya nggak bikin greget pas lagi online. Kata hackernya sih, makin ke sini, bundling paket internet punya si merah ini makin mahal, tapi kalau menurutku, justru sebaliknya, si merah ini murahan banget, ya masak satu bundling paket internet sudah bisa dibagi-bagi jadi beberapa fitur, macam slogan salah satu tv nasional saja kan jadinya, "Satu untuk Semua..." Errr.. Jadi maksudnya, okelah harga sekian mahal tapi mbokyo nggak usah yang murahan gitu, satu paket dibagi-bagi buat paket video lah, paket 4G lah, midnight lah, oke buat paket 4G yang wilayahnya sudah ter-cover sama jaringan tersebut, la.. Tapikan di kampung saya mentok cuma sampe 3G, lalu paket 4G saya yang makin luber ke mana-mana ini fungsi dan manfaatnya apaaah? Yang disayangkan adalah.. Meskipun murahan, tapi saya tetap saja setia sama Telkomsel ini. Ya.. Mau gimana lagi, yang lain koneksi internetnya macam kura-kura. Ckckck.

Terus pilihan provider kedua, yang dipakai orang serumah juga, adalah provider dengan logo robot merah kecil, provider yang murahnya bukan cuma murahan tapi murah beneran #apeu. Yang jelas sejak saya pakai produk Mifi dari provider ini, budget buat beli paket internet kerasa banget berkurangnya. Cuma, ya.. kadang koneksi internetnya lumayan bikin mesem-mesem sendiri, tapi meski begitu, provider ini tetap bisa dipakai meski di daerah terpencil, tapi ya.. stok kesabarannya harus seluas samudera lah, ya, kalau memang ada sesuatu yang urgent dan ketika itu pas koneksi internet lagi pengen leyeh-leyehan bentar. Yang jelas setelah pakai Mifi dari Smartfren ini pengeluaran buat beli paket internet jadi sedikit lebih hemat.

Kalau kalian, provider mana yang dipake buat internet? Harga paketnya murah, nggak? Terus koneksi internetnya lancar jaya atau bikin garing? Kasih tau, dong...

Sincerely,














You Can Contact Me

elisa.fariesta@gmail.com